• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Berkaca Pada Kasus Gunata-Wahab dan Mafia Tanah, Alwanmi Ternyata Bukan Sekadar Pers

Berkaca Pada Kasus Gunata-Wahab dan Mafia Tanah, Alwanmi Ternyata Bukan Sekadar Pers

red cyber by red cyber
2024-03-28
in Featured, Hukum
0
Alwanmi dalam sebuah acara bertajuk ‘Buka Puasa dan Bedah Kasus’, di Jakarta, Rabu (27/3)

Alwanmi dalam sebuah acara bertajuk ‘Buka Puasa dan Bedah Kasus’, di Jakarta, Rabu (27/3)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,– Aliansi Wartawan Non-Mainstream Indonesia (Alwanmi) menilai kasus sengketa tanah yang menimpa Gunata Prajaya Halim (52) beserta ayahnya, Wahab Halim (85) dipenuhi kejanggalan.

Koordinator Nasional Alwanmi, Arief P. Suwendi mengatakan, berdasarkan data yang dihimpunnya diperoleh jika tanah yang menyeret Gunata-Wahab berada di Kelurahan Cikiwul, Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

“Mengapa kita sebut kasus ini penuh kejanggalan, karena sebenarnya semua kronologis transaksi jual beli yang dilakukan Gunata-Wahab sejak awal tertib administrasi dan hukum. Secara hukum juga dikuatkan dengan adanya dokumen akta jual beli (AJB), sehingga terbitlah sertipikat hak milik (SHM) sekitar tahun 1998. Bahkan ada pernyataan tidak bersengketa dari Desa Cikiwul, Bantar Gebang,” ungkap Arief, kepada media ini, Kamis (28/3/2024) petang.

Ia juga mengaku heran karena pada tahun 2020, Gunata dan ayahnya dilaporkan sebagai pemalsu keterangan dan dokumen.

“Dalam peristiwa ini, kami berasumsi adanya keterlibatan mafia tanah. Dan inilah bahaya laten mafia tanah. Orang yang tertib administrasi, patuh hukum dan mengikuti prosedur yang ada bisa tumbang hanya dengan suatu tuduhan yang memutarbalikan fakta,” ujar Arief.

Disinggung soal darah baru di Kementerian ATR/BPN pasca dilantiknya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Arief menyebut jika AHY menjadi asa baru bagi bumi pertiwi dalam memerangi para mafia tanah.

Baca juga :  Razia Lapas Kelas I Cirebon, Petugas Temukan Sejumlah Barang Elektronik

“Kasus Gunata-Wahab ini juga akan kita bawa kepada pak AHY, Presiden Jokowi dan lainnya. Selain mencari keadilan untuk Gunata-Wahab, kita juga ingin berpartisipasi memberangus mafia tanah sekaligus membawa sample kasus, yaitu yang dialami Gunata-Wahab,” pungkas Arief, yang juga Koordinatir Nasional Alumni Kongres Relawan Jokowi tahun 2013 (AkarJokowi2013).

Di tempat sama, Wakil Ketua Alwanmi, Wira Bibib menjelaskan, kronisnya kasus tanah oleh para mafia bukan hanya menggardaterdepankan Kementerian ATR/BPN, namun partisipatif masyarakat, insan pers dan pihak lainnya dibutuhkan guna mewujudkan Indonesia tanpa mafia tanah.

“Diperlukan dorongan alternatif, non-mainstream, underground untuk menuju pemerintahan yang jujur, kredibel, bersih dan pro-rakyat. Kita punya dasar hukum, yaitu UUD 1945 Pasal: 28-A, 28-C ayat 2, 28- F maupun rujukan Komisioner Mediasi,” katanya.

Ia pun mengutip pernyataan Komnas HAM RI, Hairiansyah yang mengatakan bahwa dalam perspektif HAM, wartawan maupun profesi yang berkaitan dengan pemberitaan tentang Hak Asasi Manusia dikategorikan sebagai pembela HAM.

“Maka dari itu, lahirlah Alwanmi di Gedung Juang, Jakarta pusat sekitar tahun 2019 yang bertepatan dengan pre-pilpres 2019. Dimana merupakan wadah cair para wartawan media online non-mainstream, dan beberapa kegiatan dilakukan sesudahnya  melakukan dialog terbuka sekaligus merefrensikan tokoh-tokoh masyarakat yang layak masuk bursa Kabinet Presiden Jokowi saat itu ,dengan tema ‘Ngopi Kebangsaan’ yang juga diteruskan dengan audiensi dengan Kantor Staf Presiden RI saat itu,” papar Wira.

Baca juga :  Polsek Margaasih Siaga di Titik Rawan Kemacetan untuk Melakukan Pengawasan

Dia menuturkan, Alwanmi tak hanya sekadar pekerja pers. Lebih dari itu Alwanmi menjadi pengawal program pemerintah termasuk didalamnya memberantas mafia tanah yang kian hari mengkhawatirkan.

“Ya, kami khawatir mafia tanah ini bukan hanya merampas hak Gunata-Wahab, namun hak wong cilik pun ikut terampas kejamnya mafia tanah. Maka berkaca dari kasus Gunata-Wahab, kami akan mencari keadilan untuk anak dan bapak ini,” katanya.

Wira menyebutkan, keseriusan Alwanmi untuk membantu pemerintah memberantas mafia tanah, telah ditandai dengan sebuah acara bertajuk ‘Buka Puasa dan Bedah Kasus’, baik tentang konflik agraria, pilkada serentak dan lainnya. Acara dilangsungkan di JFS, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (27/3/2024).

“Intinya, acara buka puasa dan bedah kasus ini adalah bentuk dukungan kepada pemerintah tentang apapun yang terjadi di lapangan,” ungkapnya. (bon)

Previous Post

Kasus Gunata Membuka Tabir Jika Mafia Tanah Pekerjaan Utama AHY

Next Post

Destinasi Baru Geopark Lembah Cisaar-Jatigede Suguhkan Warisan Budaya dan Ilmiah

BeritaTerkait

Oplus_131072
Featured

Terkait Pengolahan Sampah, Farhan Akan Mematuhi Arahan Kementrian Lingkungan Hidup

2026-01-18
Featured

Fadli Zon Sebut Pemerintah Pusat Akan Revitalisasi Cagar Budaya di Kabupaten Sumedang

2026-01-17
Featured

Menteri Kebudayaan Dorong Situs Gunung Palasari Jadi Tempat Wisata Budaya

2026-01-17
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?
Featured

Komisi 3 DPRD Kota Bandung Soroti Drainase yang Tidak Berfungsi Optimal

2026-01-17
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 80?
Featured

Bersama Bapperinda Komisi I DPRD Kota Bandung Bahas Pembangunan 2026

2026-01-16
Featured

Bupati Tanah Bumbu Lantik 12 Pejabat Administrasi dan Pengawas, Pastikan Tidak Ada Praktik Jual Beli Jabatan

2026-01-16
Next Post
Geopark Lembah Cisaar-Jatigede

Destinasi Baru Geopark Lembah Cisaar-Jatigede Suguhkan Warisan Budaya dan Ilmiah

No Result
View All Result

Berita Terkini

Oplus_131072

Terkait Pengolahan Sampah, Farhan Akan Mematuhi Arahan Kementrian Lingkungan Hidup

2026-01-18

Fadli Zon Sebut Pemerintah Pusat Akan Revitalisasi Cagar Budaya di Kabupaten Sumedang

2026-01-17

Menteri Kebudayaan Dorong Situs Gunung Palasari Jadi Tempat Wisata Budaya

2026-01-17
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

Komisi 3 DPRD Kota Bandung Soroti Drainase yang Tidak Berfungsi Optimal

2026-01-17
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 80?

Bersama Bapperinda Komisi I DPRD Kota Bandung Bahas Pembangunan 2026

2026-01-16
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC