CIAMIS – Polemik perekrutan relawan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Purwasari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, berujung aksi penganiayaan terhadap seorang pria berinisial DM (50), Jumat (1/5/2026).
Korban mengalami luka sabetan senjata tajam pada bagian jari dan lengan, sehingga harus mendapatkan perawatan di Puskesmas Banjarsari.
Menurut keterangan DM, keributan bermula dari saling sindir melalui status WhatsApp terkait proses perekrutan relawan dapur SPPG di desa tersebut.
“Awalnya dari saling sindir di WhatsApp soal rekrutmen relawan,” ujar DM saat diwawancarai wartawan. 
Ia menuturkan, situasi di tengah warga memang sudah memanas karena banyak pelamar yang tidak lolos seleksi relawan. Ketegangan semakin meningkat setelah muncul ucapan kasar yang diduga dilontarkan oleh seorang Sekretaris Desa (Sekdes), yang kemudian memicu emosi hingga berujung tindakan kekerasan.
DM menyatakan akan menempuh jalur hukum atas kejadian tersebut dan berencana melaporkannya ke pihak kepolisian.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Banjarsari, Bripka Wardana, membenarkan adanya insiden tersebut. Pihak kepolisian saat ini masih mendalami kronologi kejadian serta melakukan penjagaan di lokasi guna menjaga situasi tetap kondusif.
“Hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk, namun kami masih melakukan penyelidikan,” ujarnya.
Diketahui, konflik terkait rekrutmen relawan dapur MBG sebelumnya juga sempat memicu protes dari sejumlah warga Desa Purwasari.












