• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, November 3, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » OPINI: Masyarakat Butuhkan Kampanye Intelek, Bukan Black Campaign

OPINI: Masyarakat Butuhkan Kampanye Intelek, Bukan Black Campaign

red cyber by red cyber
November 13, 2024
in Politik
0
Share on FacebookShare on Twitter
Oleh: Idat Mustari

Seperti diketahui kampanye Pilkada telah berlangsung sejak beberapa waktu lalu. Masing-masing Paslon  dengan para jurkamnya, telah pula mengedepankan pelbagai rencana program yang akan diekskusi sekiranya nanti mereka  terpilih jadi Kepala Daerah.

Hampir dalam waktu yang bersamaan pula masyarakat sedikit paham (untuk tidak mengatakan samar-samar) mau ke arah mana akan dibawa para Paslon lima tahun ke depan.

Akan tetapi perlu dicatat. Hasil amatan empirik penulis, selain perilaku para kampanyewan tampak masih konsisten dengan aturan yang disepakati. Ada juga yang tidak taat asas. Alias telah keluar dari koridor. Mereka tidak lagi berpegang pada  “pakem” kegiatan kampanye, sebagai wahana pendidikan politik masyarakat.

Maka untuk hal amat penting ini, kita himbau alangkah elok kalau masing-masing kontestan melakukan introspeksi, agar sadar diri, untuk kemudian kembali ke jalur yang benar, sesuai aturan legal dan tuntutan etik moral.

Bahwa, kemungkinan adanya kritik atas gagasan lawan, sepedas apapun sifatnya tidak soal. Yang demikian itu suatu indikasi bahwa demokrasi berjalan sehat. Malahan dengan adanya kontra argumentasi, pada gilirannya dapat meningkatkan kecerdasan para atau bakal calon pendukung. Kampanye yang besifat diskursus tersebut, akan lahir suatu kebenaran dengan basis keilmuan yang kokoh.

Baca juga :  Sang Raja Cor Kini Gabung Ke Parpol, Wasekjen PAN Berikan Apresiasi

Sekali lagi, elok kalau kampanye Pilkada sarat dengan dirkursus intelektual. Saling mengritisi program dan wacana lawan. Tetapi dengan catatan harus tetap dalam kendali diri yang prima. Sebab jika sedikit saja kendali ini kendur, maka pasti kampanye akan berlansung secara emosional-konfrontatif.

Di sini akan penulis kedepankan salah contoh kampanye yang lepas kendali dan emosional. Yakni, menyerang dengan mengungkapkan kekurangan fisik lawan. Dengan kata lain, upaya mendiskreditkan kondisi fisik seseorang. Misalnya kata “pendek “yang ditujukan pada seorang calon kepala daerah yang dianggap jadi lawannya.

Padahal dilihat dari perspektif Islam, terang saja perilaku seperti itu tidak dibenarkan. Dengan kata lain perlu dijauhi. Sebab yang demikian itu pada identik dengan menggugat Penciptanya. Na`udzu billah.

Baca juga :  Tingkatkan Partisipasi Masyarakat, KPU Ciamis dan IPJI Gelar Sosialisasi Pilkada 2024

Setiap muslim diingatkan oleh peristiwa ketika Rasulullah SAW menegur Abu Dzar al-Ghifari gara-gara ketika berselisih paham dengan Bilal mengucapkan, “Dasar, kulit hitam!” Bilal sangat tersinggung mendengar ucapan itu. Ia datang kepada Rasulullah SAW dan mengadukannya.

Mendengar hal itu, rona wajah Rasulullah SAW berubah dan bergegas menghampiri Abu Dzar. Lalu berkata, “Sungguh dalam dirimu masih terdapat Jahiliyah!” Sampai kemudian Abu Dzar bukan saja meminta maaf kepada Bilal, bahkan meminta Bilal menginjak wajahnya. Tentu saja Bilal tidak melakukannya.

Oleh karena itu seyogiyanya kampanye dengan pelecehan seperi itu, jelas tak boleh terjadi lagi. Bagi pelakunya minta maaflah, bertaubatlah  sebab pasti sanksi eskatologis kelak di Akhirat telah menanti. Percaya kepada hari akhir merupakan rukun iman bagi seorang muslim.

Sekali lagi jika berkampanye gunakan pendekatan rasional-persuasif, sebab ini  lebih elegan dari pada kampanye emosional konfrontatif.

Penulis adalah Pemerhati Sosial dan Keagamaan
Previous Post

Bupati Zairullah Azhar melakukan panen raya padi di Desa Manurung

Next Post

Bupati nomor urut 2, Teddy Meilwansyah Bikin Jalan Dalam Kota Baturaja Mulus

BeritaTerkait

Politik

OPINI: Menakar Putusan MA 742 K/TUN/2026

Oktober 31, 2026
Featured

Pleno BaraJP Tegaskan Satu Komando! Ketum Sebut Belum Ada Arahan Lain Selain Kawal Prabowo-Gibran JAKARTA,– Rapat Pleno ke-3 DPP Barisan Relawan Jalan Perubahan (BaraJP) yang digelar di Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (28/10), menetapkan sikap politik tegas: satu komando di garis Jokowi. Pleno yang dipimpin langsung Ketua Umum DPP BaraJP, Willem Frans Ansanay tersebut menjadi penegas bahwa BaraJP tetap solid dan tidak terpecah. “Belum ada arahan lain selain tetap mendukung penuh Pemerintahan Prabowo-Gibran. Kami tetap komit mendukung selama belum ada arahan baru dari Bapak Jokowi,” ujar Willem, dengan tegas. Willem menjelaskan, sikap ini diambil untuk menjawab spekulasi liar di luar yang mencoba membenturkan relawan Jokowi dengan pemerintah. Ia memastikan BaraJP tidak akan kemana-mana dan tidak ada manuver politik lain di luar arahan Jokowi. “BaraJP memastikan relawan Jokowi tetap satu barisan mengawal pemerintahan hasil perjuangan bersama. Ini adalah pemerintahan yang kita perjuangkan bersama Bapak Jokowi. Jadi kewajiban kita untuk kawal sampai tuntas,” lanjutnya. Lebih jauh, pleno menginstruksikan kepada seluruh DPD dan DPC BaraJP di seluruh Indonesia untuk tetap merapatkan barisan dan fokus pada kerja-kerja kerakyatan, bukan terpancing isu-isu yang memecah belah. “BaraJP tetap dukung pemerintah, tetap di garis Jokowi, tidak ada manuver lain. Kami satu komando,” pungkasnya. (Ist)

Oktober 28, 2026
Jonny Sirait
Politik

OPINI: Dua Tahun Prabowo-Gibran, Antara Konsistensi, Keberanian dan Keberpihakan pada Rakyat

Oktober 20, 2026
Ketua Umum DPP Barisan Relawan Jalan Perubahan (BaraJP), Willem Frans Ansanay. (Foto: Istimewa)
Featured

Pesan Politik Willem Frans Ansanay: Kesetiaan Diuji Saat Pemimpin Diserang

Oktober 19, 2026
Featured

Dua Sahabat Bertemu, Ahmad Sahroni Tegaskan Usul Pemakzulan Wapres Gibran Hoaks

Oktober 9, 2026
Featured

Kepada Jokowi, Ketum BaraJP Laporkan Perkembangan Politik Nasional

September 27, 2026
Next Post

Bupati nomor urut 2, Teddy Meilwansyah Bikin Jalan Dalam Kota Baturaja Mulus

No Result
View All Result

Berita Terkini

PWI Half Marathon 2026 Jadi Rangkaian Kick Off HPN Lampung

November 3, 2026

1.185 Unit PJU Telah Terpasang di Priangan Timur

November 3, 2026

500 Mahasiswa Unpad Manfaatkan Geoteater Rancakalong Sebagai Ruang Belajar

November 2, 2026

Semangat Berbagi, Dapur Kartika Grup Sajikan 250 Porsi

November 2, 2026

Petualangan Koki Cilik B2SA di Tanah Bumbu, Siswa TK Negeri Pembina Karang Bintang Belajar Panen dan Olah Sayuran

November 2, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC