• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Mei 2, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » BKSAP DPR RI Lakukan Kunjungan ke Universitas Sangga Buana YPKP

BKSAP DPR RI Lakukan Kunjungan ke Universitas Sangga Buana YPKP

red cyber by red cyber
Maret 26, 2025
in Featured, Nasional
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG,- Badan Kerja Sama Antar Parlemen Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (BKSAP DPR RI) lakukan kunjungan ke Universitas Sangga Buana YPKP Bandung, Senin (24/3/2025).

Kunjungan ini merupakan program BKSAP Day, dimana badan kerja sama antar parlemen mengunjungi universitas-universitas dalam rangka mensosialisasikan peran dan fungsi BKSAP dan apa saja yang telah dilakukan AKD ini selama masa sidang yang sedang berlangsung.

Selain mensosialisasikan peran dan fungsi Badan Kerja Sama Antar Parlemen, melalui BKSAP Day di Universitas Sangga Buana, sedikitnya 4 anggota DPR RI dari berbagai fraksi dan komisi yang hadir dalam kunjungan kali ini membahas terkait peran DPR RI dalam konteks ekonomi internasional.

4 anggota DPR RI yang hadir diantaranya, Muhammad Husein Fadlulloh, B.Bus., M.M., M.B.A. dari fraksi Gerindra (Ketua Delegasi/Wakil Ketua BKSAP), Bramantyo Suwondo, M.IR dari fraksi partai Demokrat, Abdullah dari fraksi PKB dan Surya Utama, S.IP, yang dikenal dengan nama Uya Kuya dari fraksi PAN.

Melalui BKSAP Day di Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung, anggota DPR RI ingin memperoleh masukan dan sharing knowledge dari akademisi terkait bergabungnya Indonesia pada keanggotaan BRICS dan OECD.

Ketua Delegasi atau Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Muhammad Husein Fadlulloh, B.Bus., M.M., M.B.A., mengapresiasi atas sambutan yang positif dari pihak USB YPKP Bandung. Dan menyampaikan pandangan kritis serta memberi banyak masukan.

“Alhamdulillah penyambutan teman-teman di Sangga Buana ini juga cukup positif. Mereka juga cukup kritis dan ini memberikan banyak masukan, terkait dengan apa yang kami (DPR-red) lakukan, terkait apa yang sedang pemerintah lakukan,” ujarnya.

Baca juga :  Komisi B Sarankan Tindak Lanjut Dana Retribusi Bagi Gedung Tinggi

Salah satunya terkait dengan bergabungnya Indonesia ke OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development) dan BRICS (Brasil, Rusia, India, China, dan South Africa).

Menurutnya, diskusi yang tersaji ini cukup menarik, hangat dan konstruktif. Pandangan dan masukan yang disampaikan berasal dari pihak yang berkompeten di bidang keilmuannya.

“Jadi memberikan modal bagi kami sebagai anggota parlemen dan anggota BKSAP untuk juga memberikan masukan kepada pemerintah,” ungkapnya.

Menurutnya, setelah bergabungnya Indonesia ke dalam BRICS maupun OECD, satu hal yang menjadi sorotan menarik adalah respon pemerintahan Amerika Serikat (AS) setelah Donald Trump kembali menjadi Presiden. Para pakar ekonomi internasional berpendapat bahwa dengan Donald Trump menjadi presiden AS apakah akan mengganggu hubungan antara Indonesia dan Amerika.

Namun hingga saat ini, katanya, kita tidak bisa menebak arah kebijakan Trump terkait kebijakan ekonominya. Semoga ini hanya sebatas kekhawatiran saja, terkait bagaimana respon negara AS setelah RI gabung BRICS dan OECD.

Karena, lanjutnya, memang sampai saat ini kita tahu Amerika belum banyak mengeluarkan kebijakan-kebijakan luar negeri. Jadi kita belum bisa tahu reaksi negara tersebut. Jadi kita belum bisa mengukur positif dan negatifnya usai Indonesia bergabung ke BRICS maupun OECD, jelasnya.

Sementara, Rektor USB YPKP Dr. Didin Saepudin menyambut baik dengan adanya kegiatan yang dilakukan BKSAP DPR RI berdiskusi dengan para akademisi di USB YPKP terkait konteks ekonomi internasional negara Indonesia.

“Ada forum diskusi yang luar biasa, selain masukan dari kami yang ditampung oleh para wakil rakyat di DPR RI. Dengan kegiatan ini kita berharap bisa menguatkan posisi Indonesia di kancah global kaitannya dengan masuknya Indonesia ke BRICS dan rencana kedepan ke OECD,” tutur Dr. Didin.

Baca juga :  Personil Pos Pam Metro Indah Mall (MIM) Polsek Buah Batu Polrestabes Bandung Melaksanakan Pengamanan Shalat Idul Fitri 1443 H

Dirinya berharap diskusi ini tidak hanya berhenti sampai hari ini dan bisa tetap berkesinambungan dalam kesempatan yang lain.

Selain tentang ekonomi, masuknya Indonesia ke BRICS juga memberikan peluang dalam memajukan pendidikan. Seperti yang disampaikan anggota BKSAP, salah satu negara yang tergabung di BRICS, Brasil akan memberikan peluang bagi pelajar Indonesia untuk melakukan studi dan beasiswa.

Untuk itu, kata Dr. Didin, ini bisa menjadi embrio yang bisa ditindaklanjuti oleh USB YPKP terkait peluang studi dan beasiswa pendidikan di negara-negara yang tergabung dalam BRICS.

“Jadi USB juga punya peluang untuk meningkatkan SDM nya, baik dosen maupun mahasiswa ikut serta dalam program tersebut. Apakah itu program pertukaran pelajar, atau beasiswa dari luar dan sebagainya,” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Yayasan YPKP Bandung, Dr. H. Ricky Agusiady S.E., M.Si., Ak., CFrA., CHRM. Dirinya menilai masuknya Indonesia ke BRICS maupun OECD bukan hanya memposisikan Indonesia dalam ekonomi Internasional tetapi juga bagian dari posisi Indonesia dalam geopolitik dan diplomasi global.

“Ini adalah salah satu langkah yang baik bagi kita para akademisi terutama par dosen untuk bertukar pikiran memberikan aspirasi terkait kekhawatiran antara peluang dan ancaman. Supaya bisa nanti pihak eksekutif dalam hal ini pemerintah dan DPR bisa bersama-sama membuat suatu kebijakan yang tepat,” tuturnya. **

Previous Post

Kegiatan PWI Berbagi Diapresiasi Wagub Jabar

Next Post

Saat Masa Libur Idulfitri, Pemkot Bandung Siapkan 1.968 Petugas Jaga Kebersihan

BeritaTerkait

Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 30 April 2026.
Featured

Sempurnakan Sistem Kependudukan Hingga Kesejahteraan Warga, DPRD Kota Bandung Sahkan Dua Raperda

Mei 1, 2026
Featured

BAZNAS Jabar Dampingi Gubernur Salurkan Santunan bagi Korban Kecelakaan KRL–KA Argo Bromo

April 30, 2026
Featured

Dishub Kebut Penerangan Jalan Umum di 17 Ruas Jalan Prioritas

April 30, 2026
Featured

Wabup Sumedang Salurkan Bantuan untuk Petani Tembakau di Sukasari

April 30, 2026
Featured

Kepala Dinas di Sumedang Dilatih AI, Dorong Pengambilan Keputusan Berbasis Data

April 30, 2026
Featured

Pemkab Sumedang Komitmen Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

April 30, 2026
Next Post

Saat Masa Libur Idulfitri, Pemkot Bandung Siapkan 1.968 Petugas Jaga Kebersihan

No Result
View All Result

Berita Terkini

Menteri Agus Andrianto Apresiasi Konser Musik Karya Warga Binaan Lapas Kelas IIB Ciamis

Mei 1, 2026

Polemik Rekrutmen Relawan MBG di Ciamis Berujung Penganiayaan, Satu Warga Terluka

Mei 1, 2026
Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 30 April 2026.

Sempurnakan Sistem Kependudukan Hingga Kesejahteraan Warga, DPRD Kota Bandung Sahkan Dua Raperda

Mei 1, 2026

Warga Binaan Lapas Ciamis Tampilkan Lagu Karya Sendiri, Musisi Donasikan Gitar

April 30, 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Gubernur Salurkan Santunan bagi Korban Kecelakaan KRL–KA Argo Bromo

April 30, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC