CIAMIS – Karya musik ciptaan warga binaan Lapas Kelas IIB Ciamis berhasil mencuri perhatian publik hingga pemerintah pusat setelah meraih penghargaan Rekor Indonesia.
Penghargaan tersebut diberikan untuk kategori lagu karya warga binaan yang dinyanyikan oleh banyak artis nasional.
Pencapaian itu diumumkan dalam agenda pra-launching pada tanggal 16 Mei 2026, album karya Lapas Ciamis yang melibatkan sejumlah penyanyi dan musisi nasional.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas warga binaan, khususnya karya lagu ciptaan Kang Udin alias Judin, narapidana yang aktif menciptakan lagu selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.
Rencananya, acara puncak akan dihadiri Staf Ahli Presiden Republik Indonesia Bidang Politik dan Keamanan, Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip Kadi, S.E., M.M., M.Si. Sementara piagam penghargaan Rekor Indonesia dijadwalkan diserahkan langsung oleh Vice President Rekor Indonesia, Viktor Pudjiadi.
Selain itu, kegiatan juga akan dihadiri Kepala BNNP Jawa Barat, Sulistiyo Pudjo, serta sejumlah pejabat dari Polda Jawa Barat.
Suasana acara semakin meriah dengan kehadiran penyanyi Sunda populer Ade Astrid bersama Abiel Jatnika yang turut tampil dan menyapa warga binaan.
Keduanya bahkan menyempatkan diri bertemu langsung dengan Kang Udin dan para warga binaan lainnya.
Kehadiran para artis disebut sebagai bentuk dukungan moral sekaligus penghargaan terhadap kreativitas yang tumbuh di lingkungan pemasyarakatan.
“Saya sangat senang bisa tampil di sini. Selain launching album, ini juga menjadi momen untuk bertemu langsung dengan Kang Udin sebagai pencipta lagu,” ujar Ade Astrid melalui pesan WhatsApp, Minggu (10/5/2026).
Ade Astrid menegaskan dirinya bersama tim hadir secara sukarela tanpa menerima bayaran.
Menurutnya, kehadiran mereka merupakan bentuk kepedulian dan dukungan agar warga binaan tetap semangat berkarya.“Kami hadir tanpa dibayar. Ini murni sebagai dukungan agar mereka terus semangat berkarya,” ungkapnya.
Selain Ade Astrid dan Abiel Jatnika, sejumlah artis nasional lainnya juga turut membawakan lagu karya warga binaan. Di antaranya Charly Van Houten, Andika Kangen Band, Yayan Jatnika, Ujang Darso, Jefri Jatnika, Nazmi Nadia, hingga Amora Band.
Banyaknya artis yang membawakan lagu ciptaan warga binaan inilah yang mengantarkan Lapas Ciamis meraih penghargaan Original Rekor Indonesia.
Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa karya dari balik jeruji mampu menembus industri musik nasional dan mendapatkan pengakuan luas.
Pihak Lapas Ciamis berharap kegiatan ini dapat mengubah pandangan masyarakat terhadap warga binaan. Bahwa di balik keterbatasan, mereka tetap memiliki kemampuan, kreativitas, serta kesempatan untuk memberikan kontribusi positif melalui karya seni dan musik.
Melalui program pembinaan berbasis kreativitas ini, Lapas Ciamis ingin menunjukkan bahwa proses pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pengembangan mental, bakat, dan harapan baru bagi warga binaan agar tetap produktif dan terus berkarya.
Dalam kesempatan tersebut, Ade Astrid juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-51 kepada Kepala Lapas Ciamis, Supriyanto.
“Semoga panjang umur, sehat, dan sukses,” ucapnya.[Supriatna]











