• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Kapolri: Jangan Buat Konflik, Polri Perlu Legitimasi Publik Dalam Tindakan

Kapolri: Jangan Buat Konflik, Polri Perlu Legitimasi Publik Dalam Tindakan

cyber by cyber
2018-04-03
in Nasional
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG,- Sebagai upaya memperbaiki birokrasi di tubuh Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Tito Karnavian bersama Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur menandatangani keputusan bersama tentang tatacara pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani.

Penandatanganan dilakukan di Aula Maryono, Mapolda Jabar, Selasa 3 April 2018 dengan dihadiri pejabat penting Mabes Polri, seperti Irwasum Mabes Polri Komjen Pol. Putut Eko Bayuseno serta Kapolda Jabar Irjen Pol. Agung Budi Maryoto, pejabat utama Polda Jabar, para Kapolres jajaran Polda Jabar dan yang lainnya.

Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, reformasi birokrasi merupakan salah satu jantung organisasi berisi mengenai suatu organisasi. Disamping itu, amanat melakukan reformasi merupakan tulang punggung organisasi.

“Langkah-langkah reformasi ini juga menjadi salah satu program presiden dalam program Nawa Cita. Reformasi birokrasi merupakan tuntutan dari situasi kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini. Dimana rakyat menghendaki pemerintah itu ada, eksis dan memberikan pelayanan menjesahterakan rakyat. Oleh karenanya, melakukan perbaikan reformasi birokrasi merupakan tuntutan,” tegas Tito.

Terkait reformasi birokrasi ini, bahkan secara khusus kepolisian telah menerbitkan suatu buku demokratik polisi.

“Saya minta rekan-rekan pejabat utama dan kapolres mencari buku itu dan baca betul-betul konsep buku tersebut karena mengandung landasan filosopi. Tak hanya itu para pamen (perwira menengah) ke atas juga harus memahami konsep buku tersebut,” tuturnya.

Baca juga :  Presiden Jokowi Puji Kecepatan Respon Basarnas

Dalam hal menjalankan tugas dan tindakan kepada masyarakat, kata dia, polri harus mengedepankan legitimasi publik, termasuk dalam penindakan, agar tidak menimbulkan perseteruan.

“Contohnya di Sukabumi Jawa Barat tentang penangkapan tersangka yang menangkap benur (bayi) udang. Karena tidak mengedepankan legitimasi, hingga polsek diserang. Jadi legitimasi ini salah satunya mempertimbangkan, jika masyarakat ditangkap, mereka mau makan apa. Jadi beritndak itu harus mendapat legitimasi publik disamping hukum,” ujar Tito.

Dia menyebutkan, Polri saat ini menjadi institusi/lembaga terpercaya ketiga setelah TNI dan KPK. Polri mengalami peningkatan dibanding tahun 2016, Polri paling tidak dipercaya publik.

“Lantas saya membuat konsep Promoter (Profesional, Modern Terpercaya). Alhamdulilkah kini mengalami peningkatan yang signifikan. Kendati demikian pelayanan publik harus ditingkatkan dengan baik, masyarakat ketika masuk ke kantor polisi jangan sampai seperti masuk kandang macan,” ujarnya.

Setelah promoter digelarkan, menurutnya citra polri meningkat dan meningkat 7,2 persen masyarakat percaya terhadap polisi.

Menpan RB, Asman Abnur dalam sambutannya mengatakan, pihaknya telah mencoba melakukan evaluasi lagi kinerja dalam 2 tahun ini. Dirinya mengutus juga seseorang ke Sumatera Utara juga untuk menevaluasi agar hasilnya dilapor kepadanya.

“Tadi pagi saya bersama Gubernur dan Wagub Jabar mengumpulkan bupati/wali kota se-Jabar. Hasilnya, Jabar memiliki nilai SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, red) A,” katanya.

Baca juga :  Kabid Humas Wakili Kapolda Jabar pada Harmoni Indonesia untuk Menangkal Berita Hoax

Dengan demikian, imbuhnya, Jabar menjadi salah satu model dan tempat study tiru pemerintah lain, termasuk tingkat polres.

Berdasarkan kajian Menpan RB, saat ini enam polda kinerjanya membaik dan ada empat polda yang sedang dievaluasi agar melalukan perubahan bertipe A. “Target kami, tahun ini 10 polda bertipe A,” tutur Asman.

Menurut dia, jika zona integritas ditetapkan, harus ada komitmen dengan apa yang telah dicapai. Kalau Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) meningkat, maka tunjangan kinerjanya harus naik satu sampai dua kali lipat,” jelasnya.

Dikatakan, yang akan memperkuat zona integritas agar yang berhasil, maka (pihak berprestasi, red) harus diberi hadiah atau apresiasi

“Pekerjaan kami yang berikutnya bagaimana mensinkronkan dengan penegak hukum yang lain. Kajari pun harus mengikuti polres yang sudah WBK. Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung pun kita lakukan sinkornisasi, sehingga lengkaplah reformasi di bidang tersebut,” katanya.

Terkait pelayanan kepolisian, dia mangajukan agar masyarakat yang mengajukan penerbitan SKCK dapat dilakukan secara online. “Tahun ini, sekitar 2,4 juta orang akan mengajukan SKCK untuk mendaftar sebagai ASN. Maka, Polri harus melayani dengan baik, jangan sampai niatan mereka terhalang karena SKCK,” pungkasnya.

 

Yadi S

Previous Post

Herbal yang Diracik dengan Benar, Mencegah Perkembangan Kanker

Next Post

35 Danrem dan 91 Dandim Dibekali Ilmu Pengetahuan Bidang Teritorial

BeritaTerkait

Featured

Serahkan Kader ke PSI, Bara JP Targetkan 6 Kursi di Kabupaten Bogor

2026-01-13
Featured

Astra Salurkan Bantuan Penanganan Bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat

2025-12-11
Featured

Jurnalis Hukum Bandung Tegaskan Dukungan Penuh Pemberantasan Korupsi

2025-12-09
Featured

Menteri PKP Akan Memfasilitasi 5.000 Unit Rumah Subsidi Bagi Wartawan di Seluruh Indonesia

2025-12-06
Featured

PP PERSIS Sampaikan 10 Rekomendasi di Musykernas IV

2025-12-03
Featured

Menhan RI Lakukan Kunker ke Yon TP 828/Banua Warani Mattone, Tinjau Kesiapan Penguatan Sistem Pertahanan di Wilayah Selatan Kalimantan

2025-11-26
Next Post

35 Danrem dan 91 Dandim Dibekali Ilmu Pengetahuan Bidang Teritorial

Please login to join discussion
No Result
View All Result

Berita Terkini

Oplus_131072

Terkait Pengolahan Sampah, Farhan Akan Mematuhi Arahan Kementrian Lingkungan Hidup

2026-01-18

Fadli Zon Sebut Pemerintah Pusat Akan Revitalisasi Cagar Budaya di Kabupaten Sumedang

2026-01-17

Menteri Kebudayaan Dorong Situs Gunung Palasari Jadi Tempat Wisata Budaya

2026-01-17
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

Komisi 3 DPRD Kota Bandung Soroti Drainase yang Tidak Berfungsi Optimal

2026-01-17
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 80?

Bersama Bapperinda Komisi I DPRD Kota Bandung Bahas Pembangunan 2026

2026-01-16
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC