TANAH BUMBU, – Desa Sumberbaru, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan masuk dalam enam besar pada ajang Lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam mendorong pengembangan program UP2K sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi keluarga, khususnya kaum perempuan di pedesaan.
Sebelumnya, Desa Sumberbaru berhasil menjadi yang terbaik dalam seleksi dan penilaian UP2K tingkat Kabupaten Tanah Bumbu, sehingga memperoleh kepercayaan untuk mewakili daerah pada kompetisi tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Camat Angsana, Taryono, S.P., Kp., M.A., mengatakan bahwa tim penilai UP2K Provinsi Kalimantan Selatan melakukan verifikasi lapangan secara langsung guna memastikan kesesuaian antara data administrasi, paparan program, serta produk-produk unggulan yang ditampilkan dengan kondisi nyata di lokasi.
“Tim penilai turun langsung ke lapangan untuk melihat apakah seluruh data yang disampaikan peserta benar-benar sesuai dengan kondisi sebenarnya, termasuk aktivitas usaha dan produk-produk yang dihasilkan kelompok UP2K,” ujar Taryono saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (24/6/2026), usai mengikuti rapat.
Penilaian lapangan sendiri telah dilaksanakan pada Senin (22/06/2026) di Desa Sumberbaru. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tim Penilai UP2K Provinsi Kalimantan Selatan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh masyarakat, tokoh agama, kader PKK, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Lomba UP2K tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun ini diikuti oleh perwakilan dari 13 kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan. Persaingan yang cukup ketat tidak menghalangi Desa Sumberbaru untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakatnya dalam mengembangkan usaha ekonomi keluarga.
Berdasarkan hasil penilaian sementara, Desa Sumberbaru berhasil menembus posisi enam besar dari 13 peserta yang mengikuti kompetisi tersebut.
Taryono berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi masyarakat dan para pengelola UP2K di Kecamatan Angsana untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat manajemen usaha, serta mempersiapkan diri lebih matang dalam menghadapi ajang serupa pada masa mendatang.
“Prestasi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berbenah. Ke depan, persiapan akan dimaksimalkan agar hasil yang dicapai bisa lebih baik lagi dan target yang diinginkan dapat terwujud,” tandasnya. (Ag)













