TANAH BUMBU, – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif mendorong penguatan inovasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memberikan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Tanah Bumbu melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan SDM, Adrianto Wicaksono, saat membuka secara resmi Workshop Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) BLUD di Batulicin, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan yang digelar Bagian Perekonomian, Sumber Daya Alam, dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Tanah Bumbu tersebut berlangsung selama dua hari, yakni 8–9 September 2026.
Workshop diikuti para peserta yang berasal dari sejumlah unit pelayanan dan badan usaha daerah di Kabupaten Tanah Bumbu. Peserta terdiri dari pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Laboratorium Kesehatan (Labkes), PT Air Minum Bersujud, serta Puskesmas se-Tanah Bumbu.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Penguatan Tata Kelola dan Inovasi Pengelolaan BLUD yang Profesional, Fleksibel, Akuntabel, dan Berorientasi pada Peningkatan Kualitas Pelayanan serta Pendapatan BLUD.”
Tema tersebut menegaskan pentingnya penguatan kompetensi aparatur dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan BLUD, terutama dalam menciptakan tata kelola yang profesional, fleksibel, transparan, dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutan Bupati yang disampaikan Adrianto Wicaksono, Andi Rudi Latif menegaskan bahwa peningkatan kapasitas SDM menjadi salah satu kunci utama dalam mewujudkan pengelolaan BLUD yang berkualitas.
Menurutnya, aparatur yang terlibat dalam pengelolaan BLUD tidak hanya dituntut memahami aspek administrasi dan tata kelola, tetapi juga harus memiliki kemampuan adaptif, inovatif, serta profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya berharap workshop ini dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam mengelola BLUD secara lebih profesional, efektif, dan akuntabel,” ujarnya.
Bupati juga mendorong seluruh BLUD di Kabupaten Tanah Bumbu untuk terus melakukan inovasi dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Inovasi dinilai penting agar pengelolaan layanan dapat semakin efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Selain inovasi, peningkatan efisiensi juga menjadi perhatian. BLUD diharapkan mampu mengoptimalkan berbagai sumber daya yang dimiliki sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara maksimal.
Di sisi lain, potensi pendapatan BLUD juga perlu dikelola dan dioptimalkan secara baik. Namun, upaya peningkatan pendapatan tersebut tetap harus berjalan seimbang dengan komitmen utama BLUD dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
Dengan demikian, pengelolaan BLUD tidak hanya berorientasi pada aspek pendapatan, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang mudah, efektif, profesional, dan memberikan manfaat nyata.
Bupati berharap melalui peningkatan kapasitas SDM dan penguatan tata kelola, keberadaan BLUD di Tanah Bumbu semakin mampu menjalankan perannya sebagai salah satu instrumen peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sementara itu, Plt. Kepala Bagian Perekonomian, Sumber Daya Alam, dan Administrasi Pembangunan Setda Tanah Bumbu, Susilawati, berharap seluruh peserta dapat mengikuti workshop dengan serius dan aktif.
Ia menekankan agar materi yang diperoleh selama kegiatan tidak berhenti pada pemahaman secara teoritis, tetapi dapat diterapkan dan diimplementasikan di instansi masing-masing.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan peningkatan kapasitas SDM salah satunya dapat dilihat dari sejauh mana pengetahuan dan pemahaman yang diperoleh peserta mampu memberikan perubahan positif dalam pelaksanaan tugas di lingkungan kerja.
Workshop tersebut turut dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Tanah Bumbu, M. Putu Wisnu Wardhana.
Adapun narasumber dalam kegiatan tersebut yakni Kasubbag Tata Usaha Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula Provinsi Kalimantan Selatan, Artanto Saputro, S.Sos.
Melalui workshop ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap peningkatan kompetensi SDM dapat menjadi fondasi dalam memperkuat tata kelola BLUD sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi pelayanan.
Penguatan tersebut diharapkan mampu menciptakan pengelolaan BLUD yang semakin profesional, fleksibel dan akuntabel, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan serta optimalisasi pendapatan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Tanah Bumbu. (Ag)












