• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, April 19, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Eksekusi Lahan Tol Cisumdawu Dikawal Ratusan Personel Gabungan

Eksekusi Lahan Tol Cisumdawu Dikawal Ratusan Personel Gabungan

red cyber by red cyber
Januari 6, 2022
in Featured, Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,– Eksekusi lahan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Dusun Cijolang, Desa Margaluyu, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Kamis (6/1/22) dikawal 350 personel TNI dan Polri.

Mereka diterjunkan guna mengamankan eksekusi lahan seiring telah diputuskannya oleh Pengadilan Negeri Sumedang atas pelebaran lahan untuk main bord Tol Cisumdawu.

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo didampingi Dandim 0610/Sumedang Letkol Inf. Zaenal Mustofa menyebutkan, pengamanan itu guna mengantisipasi adanya bentrokan dengan pihak yang tidak sepakat dengan eksekusi.

Untuk personel yang dilibatkan, terdiri dari 150 Personel TNI, 200 Personel Polri dan sisanya Satpol PP Kabupaten Sumedang.

“Proses eksekusi berjalan lancar, tanpa ada hambatan. Pemilik lahan pun sudah merelakan bangunannya dieksekusi, bahkan ada yang dibongkar sendiri. Eksekusi ini lanjutan terkait dengan lahan tol Cisumdawu dimana hari ini ada 11 bidang tanah yang dieksekusi,” jelasnya.

Eko mengatakan, Pengadilan Negeri, PPK Lahan, Kodim 0610 dan Polres Sumedang sebelumnya melakukan bakti sosial terhadap masyarakat sekitar,  sehingga situasi pelaksanaan eksekusi ini berjalan kondusif.

“Di lokasi yang hampir bersamaan itu, masih ada 6 bidang tanah yang akan dieksekusi. Namun pemilik lahan meminta waktu untuk membongkar sendiri bangunan tersebut,” jelasnya.

Baca juga :  Sambangi Warga, Polisi Ingatkan Masyarakat Jaga Anak - Anak Muda dari Bahaya Genk Motor

Eko mengungkapkan, warga diberi waktu satu minggu untuk melakukan pembongkaran.

Sementara Dandim Sumedang Letkol Inf. Zaenal Mustofa menambahkan, sebagai upaya menciptakan humanis saat pengamanan eksekusi lahan, pihaknya bersama Polres dan Pol PP mendatangi lokasi dan bersilaturahmi dengan warga sekitar. Juga memberikan bantuan paket sembako sebanyak 50 paket pada masyarakat.

“Alhamdulillah mereka senang. Intinya kita datang sebagai pimpinan di wilayah, silaturahmi kepada masyarakat agar mereka mengenal kita. Kita juga mengenal mereka. Harapannya mereka menyampaikan aspirasinya sehingga kita bisa tahu dan bisa berbuat lebih awal untuk pencegahan,” kata Zaenal.

Sementara itu, PPK Lahan dari Kementrian PUPR, Parlin Hutasoit mengatakan yang dieksekusi hari ini seluruhnya ada 11 bidang, meskipun seluruhnya ada 17 bidang yang akan dieksekusi di Desa Margaluyu.

“Namun, karena 6 bidang ada permintaan dari pemilik lahan untuk dieksekusi sendiri jadi kita kasih waktu seminggu,” jelasnya.

Menurut Parlin, secara prinsip tidak ada yang menolak. Sebab dari 11 bidang fisik bangunan sudah ada yang dibongkar sendiri. Dalam artian mereka sudah menerima terkait harga.

“Hanya pada waktu penitipan konsinyasi awalnya mungkin karena mereka akan menolak, akhirnya dititipkan ke Pengadilan Negeri. Kemudian dari pihak PUPR mengajukan permohonan eksekusi karena uangnya telah dititipkan di Pengadilan Negeri Sumedang. Meskipun demikian, semua bidang yang akan dieksekusi pembayarannya sudah lunas dan dititip di PN Sumedang,” jelasnya.

Baca juga :  Operasi SAR Hari Kedua, Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Tarum Timur

“Syarat pengambilan uang, membuat surat pengantar dari BPN, kemudian ada dokumen-dokumen yang dilengkapi oleh pihak termohon seperti KTP dan surat lain-lainnya. Baru kemudian setelah lengkap kami cek di pengadilan jika telah lengkap akan kami berikan untuk pencairan,” tuturnya.

Secara fisik, kata Parlin, eksekusi itu tidak akan menggangu progres tol. Sebab, bukan berada di ruas jalan tol. Namun, pelebaran di main board atau jembatan layang jalan arteri itu akan diperlebar sehingga, yang tadinya jembatan lebarnya 6 meter, maka jalannya juga harus 6 meter.

“Kita berpikir 10 sampai 20 tahun kedepan. Masa jembatan lebarnya 6 meter, jalan hanya 3 meter. Dikhawatirkan akan ada penyempitan arus, dan biar enak dilihatnya. Jadi, ini nantinya selain untuk ruang hijau juga agar akses jalan arteri tidak berbelok belok melainkan lurus,” pungkasnya. (abas)

Previous Post

Brimob Jabar terus Ingatkan Masyarakat yang Lalai Prokes

Next Post

Kawal Persidangan ditengah Pandemi, Gegana Brimob Polda Jabar Terapkan Prokes

BeritaTerkait

Komisi II DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja terkait Penggunaan Tapping Box untuk Meningkatkan PAD Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 16 April 2026.
Featured

Komisi II DPRD Kota Bandung Dorong Pemkot Melakukan Evaluasi dan Optimalisasi Pengelolaan Pendapatan Daerah

April 18, 2026
Featured

Tingkat Kepuasan Terhadap Layanan Pendidikan dan Kesehatan Kota Bandung Capai 80 Persen

April 18, 2026
Featured

Pemkot Bandung Siapkan BRT dan Peremajaan Angkot Listrik

April 18, 2026
Kepala Kanwil HAM Jawa Barat, Hasbulloh Fudail, bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kanwil Kemenham Jawa Barat, Nurjaman, melakukan kunjungan langsung ke rumah korban di Jalan Golf Island Kav 79 No 1 R.D.P, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026).
Featured

Kemenham Jabar Kawal Dugaan Kekerasan Pada Anak dan Perempuan, Saat Eksekusi Rumah di Bandung

April 17, 2026
Featured

TP PKK Tanah Bumbu Matangkan Program Kerja 2026 Lewat Rapat Lintas Sektor, Fokus Sinergi dan Lokus Lomba

April 17, 2026
Ekonomi

BRI Ungkap Masa Depan Perbankan Berbasis AI di Unpad, Dorong Literasi Keuangan Generasi Muda Hadapi Disrupsi Fintech

April 17, 2026
Next Post

Kawal Persidangan ditengah Pandemi, Gegana Brimob Polda Jabar Terapkan Prokes

No Result
View All Result

Berita Terkini

Komisi II DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja terkait Penggunaan Tapping Box untuk Meningkatkan PAD Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 16 April 2026.

Komisi II DPRD Kota Bandung Dorong Pemkot Melakukan Evaluasi dan Optimalisasi Pengelolaan Pendapatan Daerah

April 18, 2026

Tingkat Kepuasan Terhadap Layanan Pendidikan dan Kesehatan Kota Bandung Capai 80 Persen

April 18, 2026

Pemkot Bandung Siapkan BRT dan Peremajaan Angkot Listrik

April 18, 2026
Kepala Kanwil HAM Jawa Barat, Hasbulloh Fudail, bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kanwil Kemenham Jawa Barat, Nurjaman, melakukan kunjungan langsung ke rumah korban di Jalan Golf Island Kav 79 No 1 R.D.P, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026).

Kemenham Jabar Kawal Dugaan Kekerasan Pada Anak dan Perempuan, Saat Eksekusi Rumah di Bandung

April 17, 2026

TP PKK Tanah Bumbu Matangkan Program Kerja 2026 Lewat Rapat Lintas Sektor, Fokus Sinergi dan Lokus Lomba

April 17, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC