• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Mei 6, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Benny Wulur: Eksekusi Lahan yang Ditempati PT. Hayako oleh PN Bale Bandung, Cacat Hukum

Benny Wulur: Eksekusi Lahan yang Ditempati PT. Hayako oleh PN Bale Bandung, Cacat Hukum

cyber by cyber
Juli 16, 2020
in Featured, Hukum
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG BARAT, — Lahan seluas lebih dari 1.000 meter persegi yang ditempati PT. Hayako Prima Indonesia yang beralamat di Desa Campaka Mekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dieksekusi oleh Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung, Kamis (16/07/2020).

Kuasa Hukum pemilik lahan (Hendrew Sastra Nugraha) yang ditempati PT. Hayako, Benny Wulur mengatakan, bahwa eksekusi itu dinilai cacat hukum. Pasalnya, lahan tersebut bukan milik PT.
buy levaquin online https://buywithoutprescriptiononlinerx.net/dir/levaquin.html no prescription
Hayako Prima Indonesia, melainkan milik Hendrew Sastra Husnandar. Selama ini, PT. Hayako hanya menyewa kepada Hendrew.

Meski begitu, eksekusi oleh PN Bale Bandung tetap dilakukan. Padahal Hendrew selaku pemilik lahan tengah melayangkan gugatan perbuatan melawan hukum (PMH).

“Untuk eksekusi seperti ini seharusnya pengadilan menunda dulu. Karena kami dari pihak Pak Hendrew sebagai pemilik lahan tidak pernah diajak musyawarah oleh BPN,” ujar Benny Wulur, disela eksekusi.

Ia menambahkan, jika saja pihaknya diajak musyawarah maka ada waktu selama 14 hari untuk mengajukan keberatan. Begitu juga jika sudah keluar putusannya, masih ada kesempatan untuk melakukan kasasi.

Tetapi, kata Benny, kenyataannya justru keluar penetapan dari pengadilan bahwa konsinyasi diberikan kepada PT. Hayako Prima Indonesia. Bahkan eksekusi pun menyatakan lahan itu milik PT. Hayako Prima Indonesia.

Baca juga :  TMMD Ke-124 Dibuka Wabup Sumedang

“Padahal PT Hayako itu tidak memiliki tanah. PT. Hayako ini hanya menyewa lahan milik Pak Hendrew. Seharusnya kalau mau dieksekusi dilakukan di tanah atas nama Pak Hendrew, dan konsinyasinya juga (diberikan) kepadanya,” tegas Benny.

Menurut Benny, apa yang dilakukan oleh PN Bale Bandung ini terjadi salah subjek hukum.

“Ibaratnya, bagaimana mungkin pembeli memberikan uang kepada penyewa, sementara yang punya rumahnya diusir. Itu kan tidak betul. Pak Hendrew kehilangan haknya, karena dari awal dia tidak pernah diajak musyawarah, makanya terjadilah perbuatan melawan hukum karena eksekusi ini,” ujarnya.

Benny mengaku akan melayangkan surat kepada hakim pengawas di Mahkamah Agung (MA), Ketua Komisi Yudisial, Pengadilan Tinggi dan Ketua PN Bale Bandung.

“Secara administratif saja tadi sudah salah, tahapan demi tahapan klien kami tidak pernah diajak berunding. Eksekusi ini jelas cacat hukum. Dana konsinyasi diberikan kepada PT. Hayako Rp. 6 milliar, namun tidak diambil. Karena dia juga merasa itu bukan haknya. Ini hak klien kami, kerugian kami lebih dari Rp. 18 miliar,” ujarnya.

Sementara itu, dari pantauan di lapangan, eksekusi tetap berjalan. Eksekusi lahan seluas lebih dari 1.000 meter persegi itu terkait dengan proyek Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC).

Baca juga :  Saber Pungli Diminta Turun Tangan, SKTM Aspal Diduga Marak Beredar

Di tempat yang sama, Panitera PN Bale Bandung, Denry Purnama, SH, MH, mengatakan lahan yang ditempati PT. Hayako tersebut dieksekusi untuk kepentingan negara, yakni terkena jalur KCIC.

“Lahan milik PT. Hayako yang dieksekusi ini sudah sesuai dengan penetapan pengadilan, dan akan digunakan untuk kepentingan umum atau kepentingan pemerintah. Kalau memang akan mengajukan keberatan atau gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) silakan,” ujarnya.

Denry memberi contoh, jika dalam prosesnya ada tata cara verifikasi pengadaan tanah, tata cara musyawarah, dan lainnya ada kesalahan, maka hukum tidak melarang pihak yang berkepentingan untuk mengajukan gugatan.

“Tapi sebenarnya, kita sudah memberikan kesempatan kepada para termohon yang tanahnya digunakan untuk kepentingan negara, dan keberatan mengenai masalah ganti rugi prosesnya sudah dilalui. Makanya, eksekusi ini merupakan langkah terakhir. Jika masih keberatan silahkan ada jalur hukumnya,” tandasnya. (**)

Tags: Benny WulurPN Bale BandungPT Hayako
Previous Post

Kol Inf Yusep Sudrajat ; Masuki Tahun Ke-3 Citarum Harum Jalan Terus, Cepat Dimaksimalkan

Next Post

Hak Plasma Rakyat Jadi Soal, Kepada Siapakah Sebenarnya Pemkab INHU Berpihak?

BeritaTerkait

Entertainment

Penampilan Para Kontestan di “The Icon Indonesia” Banjir Standing Ovation, Persaingan Makin Ketat

Mei 5, 2026
Featured

Bupati Tanah Bumbu: Sinergi dan SDM Kunci Kemajuan Daerah di Otda dan Hardiknas 2026

Mei 5, 2026
Featured

Tanah Bumbu Mantapkan Langkah Menuju Adipura 2026, Fokus Pengelolaan Lingkungan

Mei 5, 2026
Featured

Tingkatkan SDM, Pemkab Tanah Bumbu Terima Bantuan Pendidikan dari Pemprov Kalsel

Mei 5, 2026
Featured

Pemkab Tanah Bumbu Tingkatkan Kapasitas Aparatur Desa Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

Mei 5, 2026
Featured

Perkuat Layanan Darah Berbasis Digital, PMI Kota Bandung Luncurkan Laboratorium Canggih Pertama di Indonesia

Mei 5, 2026
Next Post

Hak Plasma Rakyat Jadi Soal, Kepada Siapakah Sebenarnya Pemkab INHU Berpihak?

No Result
View All Result

Berita Terkini

Penampilan Para Kontestan di “The Icon Indonesia” Banjir Standing Ovation, Persaingan Makin Ketat

Mei 5, 2026

Bupati Tanah Bumbu: Sinergi dan SDM Kunci Kemajuan Daerah di Otda dan Hardiknas 2026

Mei 5, 2026

Tanah Bumbu Mantapkan Langkah Menuju Adipura 2026, Fokus Pengelolaan Lingkungan

Mei 5, 2026

Tingkatkan SDM, Pemkab Tanah Bumbu Terima Bantuan Pendidikan dari Pemprov Kalsel

Mei 5, 2026

Pemkab Tanah Bumbu Tingkatkan Kapasitas Aparatur Desa Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

Mei 5, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC