TANAH BUMBU, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu terus berupaya memperkuat perekonomian masyarakat melalui kemudahan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui peluncuran Program Aksi Kredit Tanpa Bunga oleh Bupati Tanah Bumbu, H. Andi Rudi Latif, A.Md.T., S.H., M.M., di Batulicin, pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
Peluncuran program ditandai dengan penyerahan secara simbolis fasilitas Kredit Tanpa Bunga kepada tiga pelaku usaha mikro. Langkah ini menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah untuk membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis, meningkatkan kapasitas produksi, serta memperluas peluang usaha.
Bupati Tanah Bumbu mengatakan, program tersebut diluncurkan sebagai upaya memperkuat perekonomian daerah sekaligus mempermudah pelaku usaha mikro dalam memperoleh akses permodalan.
“Program ini diluncurkan dalam upaya memperkuat perekonomian daerah dan memudahkan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro,” ujar Andi Rudi Latif.
Menurutnya, Program Aksi Kredit Tanpa Bunga merupakan bagian dari upaya Aksi Bantu dan Mudahkan Masyarakat (Aksi) yang diarahkan untuk memberikan dukungan nyata kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usahanya.
Ia menjelaskan, akses permodalan masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pelaku usaha mikro. Keterbatasan modal kerap memengaruhi kemampuan pelaku usaha dalam meningkatkan kapasitas produksi, memenuhi permintaan pasar, mengembangkan produk, hingga memperluas jangkauan pemasaran.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggandeng Bank Kalsel untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang lebih mudah dijangkau melalui program kredit tanpa bunga. Kehadiran program ini diharapkan dapat meringankan beban pembiayaan pelaku usaha sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif.
Bupati menegaskan, dukungan permodalan tersebut diharapkan tidak hanya membantu keberlangsungan usaha, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
“Saya berharap program ini bisa memberikan kemudahan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro dan usaha produktif. Dengan demikian, para pelaku usaha memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pemasaran, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga,” jelasnya.
Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap pelaku usaha mikro di Tanah Bumbu semakin mampu meningkatkan daya saing dan memanfaatkan peluang pasar. Kemudahan pembiayaan juga diharapkan dapat mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi produktif yang berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan Bank Kalsel menjadi salah satu langkah strategis dalam memperluas dukungan terhadap sektor usaha mikro. Dengan akses permodalan yang lebih terjangkau, pelaku usaha diharapkan dapat mengembangkan potensi bisnisnya, menjaga keberlanjutan usaha, dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.
Program Aksi Kredit Tanpa Bunga ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu untuk menghadirkan kebijakan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung pelaku usaha mikro agar semakin mandiri, produktif, dan berdaya saing. (Ag)












