TANAH BUMBU, – Bupati Tanah Bumbu, H. Andi Rudi Latif, A.Md.T., S.H., M.M., memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 sekaligus Peringatan Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan ke-77 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Tanah Bumbu, Batulicin, Rabu (20/05/2026).
Dalam upacara tersebut, Bupati Tanah Bumbu bertindak sebagai Inspektur Upacara dan menyampaikan amanat penting mengenai semangat persatuan, nasionalisme, serta kesiapan generasi muda menghadapi tantangan zaman di era digital.
Mengusung tema Hari Kebangkitan Nasional 2026, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, Bupati menegaskan bahwa generasi muda harus dipersiapkan menjadi penerus bangsa yang memiliki karakter kuat, wawasan kebangsaan, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai persatuan dan gotong royong.
“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan tekad bersama dalam membangun bangsa yang maju dan berdaulat,” ujar Bupati dalam amanatnya.
Menurutnya, tantangan bangsa saat ini tidak hanya berkaitan dengan menjaga kedaulatan wilayah, namun juga menyangkut kedaulatan informasi dan teknologi. Karena itu, semangat kebangkitan nasional harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan literasi digital, inovasi, serta daya saing global.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, lanjutnya, berkomitmen mendukung pembangunan generasi muda melalui peningkatan sektor pendidikan, pengembangan keterampilan, pembinaan karakter, serta pemanfaatan teknologi secara positif dan produktif.
Bupati juga mengingatkan seluruh masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terpecah oleh perbedaan maupun informasi yang tidak benar.
“Mari jadikan semangat Hari Kebangkitan Nasional sebagai energi bersama untuk membangun daerah dan bangsa menuju Indonesia yang semakin maju, mandiri, dan berdaulat,” tegasnya.
Selain memperingati Harkitnas, upacara tersebut juga dirangkaikan dengan Peringatan Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan ke-77 yang tahun ini mengangkat tema “Pejuang-Pejuang yang Ikhlas Tidak Menuntut Jasa”.
Tema tersebut menjadi refleksi atas perjuangan para pejuang Divisi ALRI Kalimantan yang telah berkorban demi mempertahankan kemerdekaan dan menjaga keutuhan bangsa.
Dalam amanatnya, Bupati menekankan bahwa nilai keikhlasan, keberanian, pengabdian tanpa pamrih, serta kecintaan kepada tanah air merupakan warisan luhur yang harus terus dijaga dan diterapkan oleh generasi masa kini.
Ia menegaskan bahwa kemerdekaan dan pembangunan yang dirasakan saat ini tidak terlepas dari perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa raga demi bangsa dan negara.
“Oleh sebab itu, sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk melanjutkan perjuangan tersebut melalui karya nyata, disiplin, loyalitas, dan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Bupati juga menambahkan bahwa semangat kebangkitan nasional harus dimulai dari diri sendiri, mulai dari kedisiplinan, pelayanan, pendidikan, etos kerja, hingga kepedulian sosial terhadap sesama.
Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, ia optimistis Kabupaten Tanah Bumbu akan terus berkembang menjadi daerah yang maju, makmur, dan beradab.
Upacara berlangsung khidmat dengan Perwira Upacara Kapten Inf Wahyono yang menjabat sebagai Perwira Seksi Personel Kodim 1022 Tanah Bumbu. Sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Ahmad Adis Saputra selaku Komandan Pleton Senapan A.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, DPRD, TNI, Polri, instansi vertikal, Kantor Kementerian Agama, ASN, camat, lurah, kepala desa, organisasi wanita, pimpinan partai politik, perusahaan daerah dan swasta, perbankan, LSM/Ormas, tokoh masyarakat, pelajar, hingga anggota Pramuka. (Ag)












