• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Dampak Covid-19 Angka Stunting di Kota Bandung Meningkat

Dampak Covid-19 Angka Stunting di Kota Bandung Meningkat

red cyber by red cyber
2021-02-24
in Featured, Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, — Ketua TP-PKK Kota Bandung, Siti Muntamah Oded mengungkapkan, ada beberapa faktor yang menyebabkan angka stunting kian hari kian meningkat. Apalagi di masa pandemi Covid-19.

Bahkan, Indonesia menjadi penyumbang manusia pendek terbesar di dunia, yakni menduduki urutan ke-4 bahkan naik menjadi urutan ke-3.

“Pertama pola asuh, literasi gizi, faktor ekonomi karena daya beli rendah dan terbatas, dan ketahanan pangan kurang,” terangnya di Pendopo Kota Bandung, Rabu (24/2/2021).

Perlu diketahui, angka stunting di Indonesia masih cukup tinggi. Oleh karenanya, diperlukan peran serta dari semua pihak untuk menuntaskan permasalahan gizi dan pencegahan stunting pada anak.

Menurut hasil riset Studi Status Gizi Balita di Indonesia (SSGBI) Kementerian Kesehatan yang dilakukan pada 2019, terdapat 5 juta bayi yang lahir di Indonesia setiap tahunnya. Dari jumlah tersebut, 27,6 persen di antaranya dalam kondisi stunting. Angka itu masih jauh dari standard WHO yang seharusnya di bawah 20 persen.

Sedangkan di Kota Bandung, berdasarkan data yang dihimpun TP-PKK, sebanyak 8.434 anak dalam kondisi stunting dan di tahun 2020 hasil pengukuran di masa pandemi mengalami kenaikan sebesar 2,39 persen.

Baca juga :  Ratusan Crosser Berbagai Daerah Meriahkan Grasstrack Sadulur Sajalur di Cambora

“Tertinggi Babakan Ciparay dan Kiaracondong, kawasan yang padat-padat masih tertinggi,” jelasnya.

Menurut Siti, untuk pola, masyarakat saat ini lebih senang mengonsumsi junk food atau makanan-makanan yang serba instan. Sehingga mereka mengesampingkan makanan dasar.

“Padahal yang namanya makanan dasar itu sangat penting untuk pertumbuhan anak. Sekarang ini kita maunya yang instan dan dimudahkan oleh teknologi,” tuturnya.

Untuk itu, melalui program Bandung Tanginas (Tanggap Stunting Dengan Pangan Aman dan Sehat) yang digagasnya, TP-PKK Kota Bandung terus menyosialisasikan isi piringku, yaitu B2SA (Beragam Bergizi Seimbang Aman).

“Bukan hanya mengedukasi tetapi merubah budaya, bahwa makanan pertama di pagi hari itu adalah makanan yang bergizi yaitu mewakili isi piringku 50 persennya buah dan sayur, protein dan 11 persen saja karbohidratnya,” ungkapnya.

Selanjutnya yaitu literasi gizi masyarakat yang rendah menjadi faktor penyebab angka stunting terus bertambah.

“Kemudian faktor ekonomi, dengan adanya pandemi Covid-19 yang paling terasa itu dampak ekonomi. Daya beli masyarakat menjadi kurang,” imbuhnya.

Baca juga :  Yana Diisukan Ditemukan di Cirebon Setelah Diduga Hilang di Cadas Pangeran

Dengan demikian, Pemerintah Kota Bandung terus fokus dalam menekan angka stunting.

Berbagai upaya telah dilakukan, di antaranya yaitu melalui program Ojek Makanan Balita (Omaba), Bekal Anak Sekolah Bergizi, enak dan Murah (Beas Bereum), Remaja Bandung Unggul Tanpa Anemia (Rembulan) dan Studi Intensif Gizi Untuk Remaja Indonesia Hebat (Sigurih).

“Tapi ada yang menarik, di Kota Bandung ini lahir sebuah program yang sangat cerdas yaitu menghadirkan ketahanan pangan berbasis keluarga bernama Buruan SAE,” terangnya.

“Minimal dalam jangka panjang, kebutuhan sayur dan kebutuhan protein bisa di selang-seling,” imbuhnya.

Melalui program Bandung Tanginas juga, kata Siti, pihaknya memberikan berbagai upaya penanganan agar Kota Bandung bisa zero stunting.

Mulai dari jangka pendek yaitu memberikan makanan secara langsung kepada keluarga penderita stunting.

Kemudian untuk jangka panjang, yaitu dengan memberikan edukasi ketahanan pangan berbasis halaman atau ruang-ruang terbuka milik kelurahan.

“Kita memberikan pelatihan kepada keluarga-keluarga stunting supaya memiliki skill. Dengan skill itu supaya mereka mampu menghadirkan pendapatan keluarga untuk memenuhi kebutuhan dasarnya,” terangnya. **

Previous Post

Brimob Jabar Sigap dalam Tugas: Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan

Next Post

Brimob Polda Jabar Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Pemukiman Masyarakat

BeritaTerkait

Featured

Safari Ramadan di Bangkok, Fajar Aldila Ingatkan Masyarakat Tanggap Bencana

2026-02-27
Featured

Ramadan 1447 H PT Pos Properti Indonesia Bagikan 600 Paket Takjil

2026-02-27
Featured

Polres Tanggamus dan Ormas PP Gelar Apel Siaga Kamtibmas Demi Ramadhan 1447 H Aman dan Kondusif

2026-02-27
Featured

Safari Ramadan, Bupati Sumedang Ajak Umat Naik Kelas

2026-02-26
Featured

Kabar Baik Bagi Warga Bandung, Pemkot Targetkan 800 Unit Hunian di Proyek Rusunami Sadang Serang

2026-02-26
Featured

Bulan Ramadan, Sekda Sumedang Ajak Warga Manfaatkan Operasi Pasar Murah dan Layanan Publik

2026-02-26
Next Post

Brimob Polda Jabar Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Pemukiman Masyarakat

No Result
View All Result

Berita Terkini

Safari Ramadan di Bangkok, Fajar Aldila Ingatkan Masyarakat Tanggap Bencana

2026-02-27

Ramadan 1447 H PT Pos Properti Indonesia Bagikan 600 Paket Takjil

2026-02-27

Polres Tanggamus dan Ormas PP Gelar Apel Siaga Kamtibmas Demi Ramadhan 1447 H Aman dan Kondusif

2026-02-27

Safari Ramadan, Bupati Sumedang Ajak Umat Naik Kelas

2026-02-26

Kabar Baik Bagi Warga Bandung, Pemkot Targetkan 800 Unit Hunian di Proyek Rusunami Sadang Serang

2026-02-26
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC