• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Oktober 21, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Dapur Budaya Sunda Rancage Jaga Tradisi Lewat Totopong Kasumedangan

Dapur Budaya Sunda Rancage Jaga Tradisi Lewat Totopong Kasumedangan

red cyber by red cyber
Februari 14, 2025
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,– Di tengah arus modernisasi Muhamad Andi Lesmana (41) tetap teguh melestarikan warisan budaya Sunda melalui Dapur Budaya Sunda Rancage yang ia dirikan di Dusun Cibitung, Desa Padasuka, Kecamatan Sumedang Utara.

Sejak 2016, ia dan timnya terus memproduksi Totopong (ikat kepala khas Sunda) dengan berbagai model dan filosofi mendalam.

Model dari totopongnya antara lain Mahkuta Wangsa, Totopong Merak Ngibing, Totopong Candra Sumirat, Totopong Buaya Ngangsar, hingga Totopong Bali.

Dengan harga berkisar antara Rp15.000 hingga Rp125.000, produk Totopong Andri tidak hanya laku di Sumedang dan Jawa Barat, tetapi juga telah merambah ke luar daerah, termasuk Palembang.

“Awalnya kami ingin mentransformasi iket Sunda yang sering kali dianggap sulit dikenakan. Maka lahir berbagai jenis Totopong yang lebih praktis, tetapi tetap mempertahankan nilai estetika dan filosofinya,” ujar Andi saat diwawancara, Jumat (14/2).

Baca juga :  Dewan Setujui Denda untuk Warga tak Pakai Masker

Salah satu karyanya, yaitu Totopong Merak Ngibing, terinspirasi dari salah satu ikon Kasumedangan, di mana merak melambangkan ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan.

Andi mengatakan, berbekal mesin jahit bantuan dari Disperindag pada tahun 2017-2018, Andi dan timnya terus berinovasi. Namun, keterbatasan alat masih menjadi kendala dalam meningkatkan produksi.

“Saat ini, ada tiga hingga empat orang warga sekitar yang diberdayakan dalam produksi Totopong, dari yang awalnya tidak memiliki keterampilan menjahit kini mampu menghasilkan produk berkualitas,” ujarnya.

Dikatakannya, Totopong hasil produksi Dapur Budaya Rancage telah menarik perhatian banyak tokoh, termasuk Dedi Mulyadi, Herman Suryatman, hingga pejabat seperti Ridwan Kamil, Anies Baswedan, Sandiaga Uno, dan Tito Karnavian.

Bahkan, pada 2020, mereka mendapat pesanan khusus 1.000 totopong dalam waktu seminggu dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Baca juga :  ASN di Kabupaten Bandung Ikuti Sosialisasi Budaya Antikorupsi

Lebih dari sekadar bisnis, Dapur Budaya Sunda Rancage ingin menjadikan Totopong sebagai bagian dari identitas masyarakat Sumedang.

Salah satu langkah yang diusulkan adalah mewajibkan pakaian adat, termasuk Totopong, sebagai seragam resmi di sekolah-sekolah melalui kebijakan pemerintah.

“Banyak daerah lain bangga dengan motif mereka sendiri, seperti Mega Mendung dari Cirebon. Sumedang juga punya banyak motif khas yang bisa dikembangkan, dan kami ingin itu menjadi kebanggaan bersama,” kata Andi.

Dengan semangat pelestarian budaya, Dapur Budaya Sunda Rancage terus berinovasi, tidak hanya dalam produk Totopong, tetapi juga dalam pengembangan ragam hias khas Sumedang untuk diaplikasikan pada batik dan seragam sekolah.

“Kami berharap, suatu saat, pemerintah dapat lebih mendukung para pengrajin lokal agar budaya kita tetap lestari dan menjadi kebanggaan generasi mendatang,” ucapnya. (Abas)

Previous Post

DPRD Kabupaten Bogor, Kaur, Solok ke DPRD Jawa Barat.

Next Post

Pj. Bupati Sumedang Beri Perspektif Daerah saat Jadi Narsum Rakornas Perpamsi

BeritaTerkait

Ekonomi

Buka Peluang Kemitraan bagi Komunitas, LinkAja Kembangkan Beyond the Wallet

Oktober 21, 2026
Willem Frans Ansanay
Featured

Catatan Penting Ketum BaraJP untuk Dua Program Prabowo-Gibran

Oktober 20, 2026
Featured

Lewat Subuh Berjamaah, Wabup Sumedang Ajak Kuatkan Ukhuwah dan Akidah

Oktober 20, 2026
Featured

Pemda Sumedang Matangkan Penertiban 5.100 KJA Liar di Waduk Jatigede

Oktober 20, 2026
Featured

DPRD Pangandaran Desak Pemda Siapkan Tandon Air di Setiap Desa Terdampak Kekeringan, Antisipasi El Nino hingga 2027

Oktober 20, 2026
Featured

Ketua DPRD Pangandaran Soroti Pangandaran Icon Carnival 2026, Minta Budaya Lokal Jadi Identitas Utama

Oktober 20, 2026
Next Post

Pj. Bupati Sumedang Beri Perspektif Daerah saat Jadi Narsum Rakornas Perpamsi

No Result
View All Result

Berita Terkini

Buka Peluang Kemitraan bagi Komunitas, LinkAja Kembangkan Beyond the Wallet

Oktober 21, 2026
Willem Frans Ansanay

Catatan Penting Ketum BaraJP untuk Dua Program Prabowo-Gibran

Oktober 20, 2026

Lewat Subuh Berjamaah, Wabup Sumedang Ajak Kuatkan Ukhuwah dan Akidah

Oktober 20, 2026

Pemda Sumedang Matangkan Penertiban 5.100 KJA Liar di Waduk Jatigede

Oktober 20, 2026

DPRD Pangandaran Desak Pemda Siapkan Tandon Air di Setiap Desa Terdampak Kekeringan, Antisipasi El Nino hingga 2027

Oktober 20, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC