• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, April 21, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Gagasan Dispangtan “Mini Lab Food Security” Raih Top 40 Inovasi Pelayanan Publik 2018

Gagasan Dispangtan “Mini Lab Food Security” Raih Top 40 Inovasi Pelayanan Publik 2018

cyber by cyber
November 8, 2018
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, – Mini Lab Food Security yang digagas Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung meraih penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik 2018 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Penghargaan diserahkan oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla kepada Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana pada acara The International Public Service Forum 2018, di Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Mini Lab Food Security merupakan laboratorium untuk memeriksa keamanan dan kelayakan makanan. Inovasi ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Warga bisa memanfaatkan laboratorium ini untuk menguji keamanan dan kelayakan makanan yang bakal dikonsumsi. Saat ini Kota Bandung baru memiliki satu unit kendaraan laboratorium keliling. Rencananya, Pemkot Bandung akan menambah lagi unit lab keliling tersebut.

Baca juga :  Polsek Bandung Kulon Polrestabes Bandung Pengecekan keberadan Minyak Goreng

Kepala Dispangtan Kota Bandung, Elly Wasliah mengatakan, Mini Lab Food Security untuk melayani 69 pasar modern dan 33 pasar tradisional yang ada di Kota Bandung.

“Ini memang sangat membantu para petugas untuk memastikan keamanan makanan yang akan dikonsumsi warga. Dengan ‘rapid test’, petugas hanya membutuhkan waktu satu menit untuk memastikan daging sapi tidak tercampur dengan daging celeng. Padahal biasanya memerlukan waktu 3 sampai 7 hari,” jelas Elly.

Menurut Elly, konsumen perlu mengetahui keamanan pangan. Terlebih di pasaran, banyak bahan pangan yang mengandung zat kimia berbahaya.

“Untuk menjaga keamanan masyarakat Kota Bandung, Mini Lab Security akan menguji dan memeriksa pangan segar yang dijual atau diedarkan. Baik di pasar tradisional maupun pasar modern dan distributor ataupun di agen,” jelasnya.

Baca juga :  Peduli, Anggota Kompi I Yon A Brimob Jabar Edukasikan Penggunaan Masker yang Benar

Keberadaan Mini Lab Food Security akan membuat masyarakat lebih tenang dalam memilih pangan untuk dikonsumsi. Dengan waktu yang sangat singkat, konsumen bisa mengetahui kandungan yang ada di dalam bahan makanan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana usia menerima penghargaan mengatakan, penghargaan yang diraih Dispangtan bisa semakin memotivasi dinas-dinas lainnya untuk terus berinovasi. “Dengan inovasi, masyarakat semakin terlayani dengan mudah, efektif dan efisien,” tuturnya.

Terkait dengan Mini Lab Food Security, Yana berharap Dispangtan Kota Bandung bisa terus mengembangkannya sehingga lab tersebut bisa menguji semakin banyak jenis dan produk makanan.

“Jika saat ini baru bisa menguji tujuh jenis produk makanan segar, mudah-mudahan ke depannya bisa lebih banyak lagi,” tutupnya. *Red

Previous Post

Ketua DPRD Lamsel Jadi Saksi Persidangan Kasus Suap Fee Proyek

Next Post

Dukungan Keluarga Berperan Besar Menegaakkan Integritas ASN

BeritaTerkait

Featured

Penegakan Hukum Diapresiasi, Kejari Kabupaten Bandung Terima Penghargaan dari Aliansi Masyarakat

April 21, 2026
Ekonomi

Rangkaian HJS Ke-448, Warga Serbu Gerakan Pangan Murah dan Gebyar Sembako Dhuafa

April 21, 2026
Featured

Petani Berpeluang Panen Tiga Kali Setahun

April 21, 2026
Ekonomi

Semarak Hari Jadi Ke-448, Pemkab Sumedang Gelar Gebyar Sembako

April 21, 2026
Oplus_32
Featured

Lanjutan Sidang Dugaan Korupsi Proyek di Pemkab Bekasi, Terdakwa Sarjan Sampaikan Permohonan Maaf

April 20, 2026
oplus_0
Featured

Perkara Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bekasi, Sarjan Jelaskan Aliran Uang

April 20, 2026
Next Post

Dukungan Keluarga Berperan Besar Menegaakkan Integritas ASN

Please login to join discussion
No Result
View All Result

Berita Terkini

Penegakan Hukum Diapresiasi, Kejari Kabupaten Bandung Terima Penghargaan dari Aliansi Masyarakat

April 21, 2026

Rangkaian HJS Ke-448, Warga Serbu Gerakan Pangan Murah dan Gebyar Sembako Dhuafa

April 21, 2026

Petani Berpeluang Panen Tiga Kali Setahun

April 21, 2026

Semarak Hari Jadi Ke-448, Pemkab Sumedang Gelar Gebyar Sembako

April 21, 2026
Oplus_32

Lanjutan Sidang Dugaan Korupsi Proyek di Pemkab Bekasi, Terdakwa Sarjan Sampaikan Permohonan Maaf

April 20, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC