• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, April 26, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Gunungan Rewanda Bojana Diperebutkan Pengunjung

Gunungan Rewanda Bojana Diperebutkan Pengunjung

cyber by cyber
Oktober 7, 2018
in Featured, Seni Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANYUMAS,- Ribuan orang dari seluruh desa yang ada di Kecamatan Wangon bersama wisatawan tumpah ruah ikut menyaksikan prosesi Rewanda Bojana.
Tradisi memberi makan kepada monyet yang hidup di perbukitan sekitar Masjid Saka Tunggal Cikakak Masjid tetua di Banyumas itu, digelar Minggu (7/10/2018).

Kegiatan ini merupakan budaya adat Desa Cikakak Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas yang diadakan setiap tahun.

Bupati Banyumas Ir. Achmad Husein mengatakan keberadaan monyet di Cikakak harus di lestarikan dan di syukuri, karena adanya binatang tersebut juga membawa keberkahan terutama bagi masyarakat sekitar dan komunitas wisata.

“Acara Rewanda Bojana ini sedapat mungkin berlangsung setiap tahun sehingga anak cucu kita nantinya juga mengetahui, namun populasinya pun agar supaya bisa di kendalikan, dan jadikan momen Rewanda Bojana dengan memberi makan kera ini diniatkan sebagai ibadah,” ungkapnya.

Baca juga :  BPBD Kabupaten Bandung Siaga Tangani Bencana, Kabid KL Beny Sonjaya Imbau Pemudik Waspada

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas Asis Kusumandani mengatakan, membludaknya penonton yang hadir, hingga mencapai ribuan orang, membuat acara berjalan tidak sesuai dengan rencana.

Gunungan buah-buahan yang dibawa dari perwakilan desa, kelompok wisata dan pihak lainya sebanyak 22 gunungan, yang sedianya diberikan kepada ratusan monyet atau kera ekor panjang, justru habis diperebutkan oleh pengunjung.

“Dinporabudpar sebagai penyelengara dan masyarakat Desa Cikakak, sudah berupaya untuk menjaga ketertiban pengunjung. Namun rebutan buah oleh pengunjung tak terelakkan didukung ratusan kera yang biasanya ada disekitar masjid juga tidak terlihat,” katanya.

Asis selaku penyelangara akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap gelaran Festival Rewanda Bojana 2018.

“Semua kegiatan pasti ada plus minusnya, namun demikian kekurangan ini tentunya untuk evaluasi kedepanya. Kalau dari kunjungan wisatawan, tahun ini jauh lebih banyak, dibandingkan tahun lalu. Terus juga pesertanya, kalau tahun lalu dari desa yang ada di Kecamatan Wangon yang hanya 12 desa. Namun pada tahun ini, juga melibatkan swasta, BUMD, BUMN dan pelaku wisata,” kata Asis.

Baca juga :  Pisah Sambut Danlanal Kotabaru–Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif Apresiasi Kinerja dan Harapkan Sinergi Semakin Kuat

Asis menambahkan Festival Rewanda Bojana ini sebenarnya, memiliki dua tujuan utama yakni sebagai konservasi. Berupa pemberian makanan kepada ratusan kera ekor panjang yang ada di Cikakak, sebab saat ini musim kemarau, mereka kesulitan untuk mendapatkan makanan serta sebagai ajang promosi wisata Desa Cikakak, sebagai tempat tujuan wisata utama di wilayah Wangon. Karena memiliki Masjid Saka Tunggal dan ratusan ekor kera yang berkeliaran bebas di sekitar masjid.

Ari S/Tris

Previous Post

Di Hari Bersejarah, Babinsa Purwojati Bantu Air Bersih

Next Post

Yana Optimis Kota Bandung Juara Umum di Porda Jabar

BeritaTerkait

Featured

Gubernur KDM Berharap Sumedang Kembali Lagi Kepada Kejayaannya

April 25, 2026
Featured

Sumedang Perkuat Budaya dan Melangkah Menuju Daerah Maju

April 25, 2026
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan
Featured

Target Nasional Bebas TPA di Akhir 2026, Pemkot Susun Road Map Pengelolaan Sampah.

April 25, 2026
Kepala Diskominfo Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie, S.E., Ak
Featured

Memperkuat Transformasi Digital, Diskominfo Kota Bandung Siapkan “Program Ngulik” dan Bandung “Satu Data”

April 25, 2026
Selain mempercepat kerusakan infrastruktur jalan, keberadaan ODOL bisa membahayakan pengendara lain. Foto Halloriau.com
Featured

Jalan Hancur Akibat ODOL, Dishub Jabar Perketat Pengawasan Angkutan Barang

April 24, 2026
Bapemperda DPRD Kota Bandung menggelar Rapat Kerja terkait Raperda tentang Bantuan Hukim Bagi Masyarakat Miskin di Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu, 22 April 2026.
Featured

DPRD Kota Bandung Inisiasi Pembentukan Raperda Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin

April 24, 2026
Next Post

Yana Optimis Kota Bandung Juara Umum di Porda Jabar

Please login to join discussion
No Result
View All Result

Berita Terkini

Gubernur KDM Berharap Sumedang Kembali Lagi Kepada Kejayaannya

April 25, 2026

Pemilihan Anggota BPD Cileunyi Kulon: Ikbal Nurjamil Bawa Misi Kemajuan

April 25, 2026

Sumedang Perkuat Budaya dan Melangkah Menuju Daerah Maju

April 25, 2026
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan

Target Nasional Bebas TPA di Akhir 2026, Pemkot Susun Road Map Pengelolaan Sampah.

April 25, 2026
Kepala Diskominfo Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie, S.E., Ak

Memperkuat Transformasi Digital, Diskominfo Kota Bandung Siapkan “Program Ngulik” dan Bandung “Satu Data”

April 25, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC