• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, April 21, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Harga Kacang Kedelai Mahal, Paguyuban Tahu Tempe Jabar Ancam Mogok Produksi

Harga Kacang Kedelai Mahal, Paguyuban Tahu Tempe Jabar Ancam Mogok Produksi

red cyber by red cyber
Oktober 27, 2022
in Ekonomi, Featured
0
Ilustrasi Tahu Sumedang. (Foto: Rumahmesin.com/Istimewa)

Ilustrasi Tahu Sumedang. (Foto: Rumahmesin.com/Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,– Paguyuban Tahu Tempe di Jawa Barat (Jabar) ancam mogok produksi pada 28, 29, dan 30 Oktober 2022. Hal itu akibat tingginya harga kacang kedelai sebagai bahan baku tahu dan tempe, serta tidak diimbanginya subsidi dari pemerintah membuat

Demikian disampaikan Ketua Umum Paguyuban Tahu Tempe Jabar, HM. Zamaludin dalam surat pemberitahuan mogok produksi yang disebar ke produsen dan pengusaha tahu tempe di Jawa Barat termasuk di Kabupaten Sumedang.

“Sesuai dengan hasil kesepakatan pengusaha tahu tempe dari perwakilan daerah di Jabar yang digelar pada 22 Oktober di Sekretariat Paguyuban Tahu Tempe Jabar di Jalan Jamika Bandung, kami sepakat untuk mogok produksi selama 3 hari dari tanggal 28 sampai 30 Oktober 2022,” kata Zamaludin, Kamis (27/10/2022).

Selain itu, kata Zamaludin, para pengusaha tahu sepakat menaikan harga tahu citak maupun Takus sebesar Rp. 5.000 per papan, atau sebesar 10-15 persen dari harga awal. Kecuali untuk harga tempe disesuaikan.

Baca juga :  Patroli Dialogis, Brimob Cirebon Edukasi Warga Patuhi Prokes

“Kami informasikan kepada pemerintah agar bisa menekan kenaikan harga bahan baku tahu dan tempe, dan memberikan kebijakan terkait aksi mogok produksi ini,” ujarnya.

Menurut Zamaludin, aksi ini menyusul tidak adanya penurunan harga pasca adanya kenaikan harga kedelai 3 bulan lalu. Ditambah naiknya harga BBM yang membuat pengusaha tahu tempe kelabakan dalam biaya produksi.

“Surat pemberitahuan mogok produksi ini sudah kami tembuskan ke Kadin Jabar, Disperindag Jabar, dan Subdit Ekonomi Polda Jabar. Juga ke pedagang tahu dan tempe seluruh Jawa Barat,” katanya.

Sementara itu, pengusaha tahu BN asal Desa Cibeusi, Kecamatan Jatinangor, Beben membenarkan adanya surat pemberitahuan itu.
buy avanafil online https://desiredsmiles.com/wp-content/themes/twentynineteen/inc/new/avanafil.html no prescription

Ia pun akan mengikuti arahan paguyuban tahu tempe di Jawa Barat tidak akan produksi sementara.

Baca juga :  Sejumlah Polsek di Wilkum Polres Majalengka Gencarkan Sosialisi Penerapan Prokes dan 3M

“Sejak bulan September sampai Oktober harga kedelai terus mengalami kenaikan. Sekarang di Sumedang harga tertinggi mencapai Rp14 ribu per kg dari harga normal Rp13.000 per kg,” kata Beben.

Seperti diketahui, harga rata-rata kedelai global dipatok US$14 (setara Rp218 ribu) per bushell atau gantang dalam tiga pekan terakhir di Oktober 2022, berdasarkan data Chicago Board of Trade (CBOT) via Trading Economics. Ironisnya, di tengah kenaikan harga, pasokannya pun menipis.

“Pada akhir September 2022, harga komoditas impor mencapai Rp13.700/kg, kemudian pada 20 Oktober 2022 naik menjadi Rp13.800/kg dan hari ini (25/10) naik lagi menjadi Rp13.900/kg,” kata Beben. (abas)

Previous Post

Kembali bank bjb Kantongi Penghargaan pada ESG Disclosure Awards 2022

Next Post

Berkontribusi dalam Program BPJS Ketenagakerjaan, bank bjb Raih Paritrana Award

BeritaTerkait

Oplus_32
Featured

Lanjutan Sidang Dugaan Korupsi Proyek di Pemkab Bekasi, Terdakwa Sarjan Sampaikan Permohonan Maaf

April 20, 2026
oplus_0
Featured

Perkara Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bekasi, Sarjan Jelaskan Aliran Uang

April 20, 2026
Featured

Hari Jadi Ke-448, Bupati Sumedang Ziarah Ke Makam Raja Sumedanglarang

April 20, 2026
Featured

Komitmen HJS ke-448, Bupati Sumedang Fokuskan Program Pembangunan

April 20, 2026
Ekonomi

Penguatan Pengelolaan ZIS dan Dana Sosial Keagamaan, BAZNAS Jabar dan Kanwil Kemenag Teken MoU

April 20, 2026
Featured

Upacara HJS Ke-448, Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Cinta dan Kebanggaan Terhadap Sumedang

April 20, 2026
Next Post

Berkontribusi dalam Program BPJS Ketenagakerjaan, bank bjb Raih Paritrana Award

No Result
View All Result

Berita Terkini

Oplus_32

Lanjutan Sidang Dugaan Korupsi Proyek di Pemkab Bekasi, Terdakwa Sarjan Sampaikan Permohonan Maaf

April 20, 2026
oplus_0

Perkara Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bekasi, Sarjan Jelaskan Aliran Uang

April 20, 2026

Hari Jadi Ke-448, Bupati Sumedang Ziarah Ke Makam Raja Sumedanglarang

April 20, 2026

Komitmen HJS ke-448, Bupati Sumedang Fokuskan Program Pembangunan

April 20, 2026

Penguatan Pengelolaan ZIS dan Dana Sosial Keagamaan, BAZNAS Jabar dan Kanwil Kemenag Teken MoU

April 20, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC