BANDUNG,— Kabupaten Bandung genap berusia 385 tahun pada hari ini, Senin, 20 April 2026. Momentum bersejarah ini diperingati dengan berbagai kegiatan yang disederhanakan, seiring dengan kondisi wilayah yang masih menghadapi tantangan bencana hidrometeorologi.
Di tengah peringatan tersebut, Penjabat (PJ) Kepala Desa Persiapan Pandanwangi, Rosyid, S.Pd., M.M., turut menyampaikan ucapan selamat dan asa atau harapan bagi kemajuan daerahnya.
Sejarah Singkat Hari Jadi Kabupaten Bandung
Hari Jadi Kabupaten Bandung merujuk pada peristiwa sejarah pengangkatan Tumenggung Wiraangun sebagai Bupati pertama pada tanggal 20 April 1641, berdasarkan Piagam Sultan Agung Mataram.
Selama 385 tahun perjalanannya, wilayah ini telah mengalami transformasi besar-besaran, dari wilayah yang berbasis agraris menjadi salah satu penyangga utama ekonomi Provinsi Jawa Barat dengan sektor industri, pertanian, dan pariwisata yang berkembang pesat.
Tahun ini, peringatan Hari Jadi ke-385 mengusung tema “Bandung Lebih BEDAS: Ngarawat Lembur Ngaronjatkeun Jaman”. Tema ini memiliki makna mendalam: Ngarawat Lembur mengajak untuk menjaga akar budaya, lingkungan, dan masyarakat sebagai fondasi utama pembangunan, sementara Ngaronjatkeun Jaman menekankan komitmen untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan meningkatkan daya saing di tengah perkembangan zaman.
Fokus Pada Kesejahteraan Warga
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, peringatan tahun ini dilaksanakan secara sederhana. Keputusan ini diambil sebagai bentuk empati terhadap warga yang terdampak banjir dan cuaca ekstrem yang melanda belasan kecamatan di Kabupaten Bandung.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menjelaskan bahwa anggaran yang semula digunakan untuk kegiatan seremonial dialihkan untuk penanganan bencana dan pemulihan wilayah. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan antara lain upacara bendera di Lapangan Upakarti, sidang paripurna DPRD, serta doa bersama istighosah akbar yang digelar secara hybrid.
Selain itu, juga dilaksanakan aksi gotong royong massal “Beberesih Lembur” yang melibatkan ribuan ASN dan masyarakat untuk membersihkan lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Rosyid, S.Pd., M.M., selaku Pj Kepala Desa Persiapan Pandanwangi, menyampaikan ucapan selamat yang hangat.
“Selamat Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung. Semoga daerah kita senantiasa diberkahi, selalu aman, tentram, dan damai. Mari kita terus menjaga sinergi dan keharmonisan antara pemerintah dan masyarakat, agar pembangunan dapat berjalan lancar dan membawa manfaat bagi semua pihak,” ujar Rosyid.
Rosyid juga menekankan pentingnya peran desa dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan Kabupaten Bandung tidak terlepas dari kemajuan desa-desa yang ada di dalamnya.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga Desa Pandanwangi untuk terus bekerja sama, menjaga kerukunan, dan berkontribusi aktif dalam memajukan wilayahnya.
“Sebagai bagian dari Kabupaten Bandung, kita memiliki tanggung jawab untuk ikut serta menjaga nama baik daerah. Dengan sinergi yang kuat dan hubungan yang harmonis, saya yakin Desa Pandanwangi dan Kabupaten Bandung secara keseluruhan akan terus berkembang menjadi tempat yang lebih baik untuk tinggal dan berkarya,” tambahnya.
Komitmen Membangun Desa
Sebagai Pj Kepala Desa Persiapan Pandanwangi, Rosyid telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam memajukan wilayahnya. Beberapa waktu lalu, ia juga telah menggelar rapat koordinasi dengan para ketua RW untuk membahas berbagai hal terkait pengembangan desa, termasuk batas wilayah, fasilitas umum, dan pelayanan masyarakat.
Ia juga sering menekankan pentingnya silaturahmi dan kebersamaan dalam membangun desa yang maju dan sejahtera.
Dengan semangat Hari Jadi ke-385, diharapkan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bandung dapat terus bersatu, bekerja keras, dan berkarya demi terwujudnya visi “Bandung Lebih BEDAS” yang lebih maju, adil, dan sejahtera. (Abah Abadi)












