SUMEDANG,– Pemerintah Kabupaten Sumedang terus berkomitmen memperkuat ukhuwah islamiyah dan silaturahmi dengan masyarakat melalui Safari Subuh Berjamaah.
Gerakan Subuh Berjamaah harus dijadikan momentum nyata untuk memperkokoh akidah dan rasa kebersamaan, bukan sekadar agenda rutin harian.
“Subuh berjamaah merupakan sarana memperkuat ukhuwah dan akidah, jangan sampai hanya menjadi seremonial belaka. Bagaimana ke depannya Pemda Sumedang terus berikhtiar dan menjaga semangat ini,” ujar Wakil Bupati Sumedang, Fajar Aldila usai Salat Subuh Berjamaah di Masjid Jami Al-Ikhlas, Kecamatan Cisarua, Selasa (20/10/2026).
Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada para pengurus DKM, tokoh agama, serta warga Cisarua yang menyambut jajaran Pemkab Sumedang dengan hangat.
Fajar Aldila secara simbolis menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat Desa Cisarua. Bantuan tersebut meliputi sarana perlengkapan ibadah untuk masjid hingga bibit ikan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi warga.
“Semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga di Desa Cisarua,” katanya.
Di hadapan para jamaah, Wabup Fajar turut membagikan prestasi menakjubkan Pemkab Sumedang pada tahun 2026. Kabupaten Sumedang berhasil meraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Peringkat Pertama di tingkat Provinsi Jawa Barat, sekaligus masuk dalam jajaran empat besar di tingkat nasional.
“Pemda Sumedang berhasil meraih nomor satu di Jawa Barat dan nomor empat secara nasional. Mohon doanya agar Pemda Sumedang terus menjadi amanah dan berikhtiar memajukan kabupaten serta masyarakatnya,” ungkapnya.
Wabup Fajar mengajak seluruh warga untuk mendoakan jajaran Pemkab Sumedang agar senantiasa menjadi roda pemerintahan yang bersih, amanah, dan terhindar dari perbuatan tercela.
“Mudah-mudah dijauhkan dari marabahaya serta perbuatan tercela seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme. Sejatinya pemimpin yang dicintai masyarakat adalah pemimpin yang amanah,” katanya. (hms/bon)










