TANAH BUMBU, – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menggelar Workshop Penyusunan Peta Proses Bisnis (Probis) Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik, Senin, 27 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Batulicin ini diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan menghadirkan narasumber dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) Samarinda, Fajar Iswahyudi.
Bupati Tanah Bumbu, H. Andi Rudi Latif, A.Md.T., S.H., M.M., melalui Asisten Bidang Administrasi Umum, HM Yamani, menegaskan bahwa penyusunan peta proses bisnis bertujuan untuk memvisualisasikan seluruh alur kerja pemerintahan secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
“Peta proses bisnis menjadi instrumen penting dalam penataan organisasi dan tata laksana, sekaligus meningkatkan kinerja sesuai prinsip good governance,” ujarnya.
Menurutnya, Probis yang tersusun secara sistematis akan memberikan kejelasan peran bagi setiap unit kerja maupun individu dalam organisasi. Hal ini dinilai mampu meminimalkan tumpang tindih pekerjaan serta mendorong terciptanya sistem kerja yang lebih efektif dan efisien.
Selain itu, penyusunan Probis juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Proses kerja yang tertata dengan baik akan berdampak pada layanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat.
Kegiatan ini mengacu pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 19 Tahun 2018 yang menegaskan pentingnya peta proses bisnis sebagai bagian dari upaya reformasi birokrasi.
Melalui workshop ini, peserta tidak hanya dibekali pemahaman konseptual, tetapi juga didorong untuk mampu menyusun peta proses bisnis secara tepat dan aplikatif di masing-masing perangkat daerah.
Pemkab Tanah Bumbu menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk menyempurnakan Probis di seluruh OPD, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih terstruktur, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (Ag)












