• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Oktober 21, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Pemkot Bandung Pertimbangkan Memakai Produk Pindad

Pemkot Bandung Pertimbangkan Memakai Produk Pindad

red cyber by red cyber
Maret 18, 2021
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, — Pemerintah Kota Bandung akan mempertimbangkan menggunakan ekskavator buatan PT Pindad untuk memelihara kolam retensi sampai sungai yang berada di Kota Bandung.

Ekskavator tersebut yaitu Excava 80 Amphibious varian amfibius. Didukung instalasi pontoon, ekskavator tipe ini dapat mengeruk dalam posisi terapung di perairan dangkal.

Sehingga alat tersebut cocok digunakan di perairan dangkal seperti di sungai, daerah rawa, dan operasi-operasi lainnya yang tidak dapat dilakukan oleh ekskavator normal.

“Saya minta ke pak kadis (Dinas Pekerjaan Umum) dan jajaran untuk mengkaji dulu. Seperti apa kebutuhan kita dalam hal alat pengeruk ini?” tutur Wali Kota Bandung, Oded M. Danial saat melihat pengoperasian ekskavator di Kolam Retensi Cipamulihan Gedebage, Rabu (17/3/2021).

“Kalau memang hasilnya baik, layak dan juga secara kualitas dan harga bisa bersaing, kenapa tidak? Karena ini merupakan bagian produk Bandung,” ujarnya.

Baca juga :  Masyarakat Jojogan Salem Brebes Menanti Jembatan Permanen

Melihat sistem kerjanya, Oded yakin alat tersebut baik untuk digunakan di perkotaan seperti Kota Bandung.

“Kalau dilihat dari sistem kerjanya dan perspektif konstruksinya, alat ini di Kota Bandung bagus,” nilai Oded.

“Pertama kolam retensi harus dipelihara dengan pengerukan dan juga banyak sungai. (Lebar) 3 meter itu masuk, jadi sungai yang lebarnya lebih dari 3 meter ini masuk (bisa digunakan),” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Didi Ruswandi mengaku tertarik dengan alat tersebut. Pasalnya butuh pemeliharaan untuk kolam retensi.

“Tertarik ya, intinya kita butuh pemeliharaan kolam rentensi dan sungai, itu butuh alat. Kebetulan PT Pindad punya ampibius ekskavator. Ini efektif dan pak wali lihat langsung,” ujarnya.

Saat ini, DPU memiliki 8 ekskavator sebagai alat untuk pemeliharaan.

“Ekskavator itu ada 8. Tapi kita belum punya seperti ini,” tuturnya.

Baca juga :  Polsek Cibeunying Kaler Polrestabes Bandung lakukan Pengontrolan dan pengamanan di Gereja

Sedangkan General Manager Alat Berat PT Pindad, Cucun Kalsum menyampaikan alat tersebut memang cocok untuk di sungai, danau, maupun rawa.

“Alat ini untuk di rawa, danau dan sungai. Juga alat ini bisa dialihfungsikan seperti standar,” tuturnya.

Menurut Cucun, produksi PT Pindan ini sangat istimewa, karena berbeda dengan ekskavator yang standar.

“Kelebihannya bisa mengambang, jadi pada saat masuk, ini bisa mengapung,” tuturnya.

Untuk harga, ia sampaikan jauh dari ekskavator biasanya. Excava 80 Amphibious ini bisa 3 kali lipat.

“Harganya jauh, bisa 3 kali lipat. Mampu menyelesaikan yang tidak bisa diselesaikan oleh standar (ekskavator),” ungkapnya.

Excava 80 Amphibious merupakan varian terbaru ekskavator 8 ton yang dilengkapi dengan mesin diesel 4 silinder. Ekskavator ini memiliki ukuran dimensi yang lebih kecil, gesit dan dapat masuk ke daerah yang lebih sempit. **

Previous Post

Pemkab Tanah Bumbu Targetkan 2000 Orang Lakukan Vaksinasi Covid-19

Next Post

Yana: Sekolah Wajib Mengikutsertakan Siswa Ujian

BeritaTerkait

Ekonomi

Ringankan Beban Warga Kurang Mampu, BRI Peduli Fasilitasi Ambulans Gratis di Kabupaten Bandung

Oktober 21, 2026
Ekonomi

Buka Peluang Kemitraan bagi Komunitas, LinkAja Kembangkan Beyond the Wallet

Oktober 21, 2026
Willem Frans Ansanay
Featured

Catatan Penting Ketum BaraJP untuk Dua Program Prabowo-Gibran

Oktober 20, 2026
Featured

Lewat Subuh Berjamaah, Wabup Sumedang Ajak Kuatkan Ukhuwah dan Akidah

Oktober 20, 2026
Featured

Pemda Sumedang Matangkan Penertiban 5.100 KJA Liar di Waduk Jatigede

Oktober 20, 2026
Featured

DPRD Pangandaran Desak Pemda Siapkan Tandon Air di Setiap Desa Terdampak Kekeringan, Antisipasi El Nino hingga 2027

Oktober 20, 2026
Next Post

Yana: Sekolah Wajib Mengikutsertakan Siswa Ujian

No Result
View All Result

Berita Terkini

Pangdam III/Siliwangi Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, KDMP Pasawahan Tuntas Dibangun

Oktober 21, 2026

Ringankan Beban Warga Kurang Mampu, BRI Peduli Fasilitasi Ambulans Gratis di Kabupaten Bandung

Oktober 21, 2026

Buka Peluang Kemitraan bagi Komunitas, LinkAja Kembangkan Beyond the Wallet

Oktober 21, 2026
Willem Frans Ansanay

Catatan Penting Ketum BaraJP untuk Dua Program Prabowo-Gibran

Oktober 20, 2026

Lewat Subuh Berjamaah, Wabup Sumedang Ajak Kuatkan Ukhuwah dan Akidah

Oktober 20, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC