KAB. BANDUNG – Pemda Provinsi Jabar menegaskan komitmen pembangunan yang responsif dalam Rapat Koordinasi Program Strategis Jabar Istimewa di UPTD Pusat Pelayanan Sosial Griya Lansia Ciparay, Kabupaten Bandung (18/6/2025).
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jabar, Noneng Komara Nengsih memaparkan capaian kinerja dan proyeksi kebijakan strategis dalam pembangunan daerah.
Dinas Pendidikan Provinsi Jabar juga memaparkan kontribusi program strategis yang berfokus pada optimalisasi pelayanan publik bagi kelompok rentan.
Noneng menekankan pembangunan harus mengedepankan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan berorientasi hasil. Pada kesempatan tersebut, diserahkan cinderamata sebagai apresiasi kepada lansia binaan Griya Lansia Ciparay yang saat ini menampung 160 klien dengan layanan sosial berkelanjutan.
“Pemberian ini bukan seremonial semata, melainkan wujud kepedulian dan nilai empati dalam pelayanan publik. Kolaborasi lintas sektor dalam rapat ini menjadi komitmen bersama membangun ekosistem pelayanan yang inklusif dan berkelanjutan sebagai bagian dari integrasi kebijakan untuk mempercepat pencapaian indikator kesejahteraan masyarakat,” ujar Noneng.
Program Strategis Jabar Istimewa merupakan wujud visi Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, dalam mewujudkan masyarakat sejahtera, adil, dan merata.
Noneng berharap forum ini memperkuat konsolidasi antarstakeholder untuk menjawab tantangan pembangunan ke depan.
“Pemprov Jabar berkomitmen membangun tata kelola kolaboratif yang berbasis kebutuhan riil masyarakat. Jabar Istimewa diharapkan menjadi kerja nyata, bukan sekadar jargon,” pungkas Noneng. **












