• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Pengelolaan Dana Perimbangan Harus Dilakukan Secara Efektif dan Transparan

Pengelolaan Dana Perimbangan Harus Dilakukan Secara Efektif dan Transparan

red cyber by red cyber
2025-09-15
in Featured, PARLEMEN
0
Share on FacebookShare on Twitter

ADHIKARYA PARLEMEN

BANDUNG, -Sebagai provinsi terpadat di Indonesia, Jawa Barat menyandang tanggung jawab besar dalam penyaluran dan pemanfaatan Dana Perimbangan.

“Dana Perimbangan adalah instrumen penting dalam mendukung desentralisasi fiskal. Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, tentunya memiliki kebutuhan fiskal yang sangat besar. Oleh karena itu, pengelolaan dana ini harus dilakukan secara efektif dan transparan,”ujar Ketua Komisi 3 DPRD Jabar, H Jajang Rohana.

Pandangan ini, lanjut politisi PKS asal daerah pemilihan Jabar ini, mencerminkan aspirasi rakyat agar dana yang digelontorkan pusat bukan sekadar mencukupi kuantitas, tetapi juga menjawab kebutuhan konkret masyarakat di tengah dinamika lokal yang beragam.

Menurut Jajang selama ini fokus pengelolaan Dana Perimbangan terlalu hanya pada angka—besarannya—tanpa memperhatikan efektivitas belanja untuk kesejahteraan rakyat.

Baca juga :  Brimob Jabar Laksanakan Patroli Harkamtibmas di Desa Winong

“Jangan hanya dilihat dari besarannya, tapi bagaimana kualitas belanjanya. Selama ini, banyak program yang dilaksanakan menggunakan Dana Perimbangan tetapi output-nya belum signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Polisi PKS Jabar, Jajang Rohana menegaskan bahwa tidak boleh ada anggaran yang terabaikan karena kendala administratif. Jajang juga memperingatkan potensi pemborosan atau proyek “mangkrak” akibat perencanaan yang tidak matang.

“Kalau tidak ada sinergi, banyak program yang mubazir. Bahkan tidak sedikit proyek yang mangkrak karena perencanaan yang tidak matang dan tidak sesuai kebutuhan daerah,” katanya.

Selain itu, tambah Jajang juga menyoroti terkait pengelolaan aset daerah sebagai pilar pendukung yang kerap terlewatkan.

Baca juga :  Tiga Pilar Kecamatan Bojongloa kidul melaksanakan Operasi Yustisi Bagi Bagi Masker

“Kita punya ribuan aset, baik berupa tanah, bangunan, maupun fasilitas umum. Tapi sebagian besar masih bermasalah, belum bersertifikat, tidak termanfaatkan, hingga tidak tercatat secara akurat,” ujarnya.

Sistem administrasi aset yang lemah, ditambah dengan minimnya sinergi antar OPD, membuat potensi dana dan aset tidak maksimal.

Sebagai solusi, anggota fraksi PKS ini mendorong untuk segera mengimplementasikan digitalisasi aset melalui Sistem Informasi Manajemen Barang Milik Daerah (SIMBADA). Dengan sistem ini, pelacakan, pencatatan, dan pengawasan aset bisa dilakukan secara real-time, akurat, dan efisien.

“Kalau kita tidak punya data akurat, bagaimana bisa mengelola? Banyak aset yang punya nilai ekonomi tinggi, bisa disewakan, dikerjasamakan, atau dijadikan jaminan pembiayaan pembangunan,” pungkasnya. **

 

Previous Post

Sambut HUT TNI Ke-80, Koramil 1022-02 Kusan Hilir Gelar Kegiatan Lomba Tenis Meja

Next Post

Diisi Jurnalis Berprestasi, PWI Tanah Bumbu Siap Laksanakan Program Inovatif Kreatif

BeritaTerkait

Ekonomi

Dorong Kepemilikan Rumah dan Pertumbuhan UMKM, bank bjb Gelar Forum Bisnis Perumahan

2026-01-23
Featured

Polres Pangandaran Bangun Jembatan untuk 400 Pelajar dan Masyarakat

2026-01-23
Featured

Melalui Pertarungan Sengit, bank bjb Tandamata Kalahkan JPE 3-2,

2026-01-23
Featured

Sepanjang Sejarah Pertemuan dengan JPE, bjb Tandamata Selalu Meraih Kemenangan

2026-01-23
Featured

Tambang Ilegal Diduga Milik Ir Arifin Bandung Digerebek KDM Tengah Malam, Saksi Kunci Kasus PN Bandung Kembali Disorot

2026-01-22
Ekonomi

Serap 5.876 Tenaga Kerja, Investasi Sumedang Tahun 2025 Tembus Rp5,6 Triliun

2026-01-22
Next Post

Diisi Jurnalis Berprestasi, PWI Tanah Bumbu Siap Laksanakan Program Inovatif Kreatif

No Result
View All Result

Berita Terkini

Dorong Kepemilikan Rumah dan Pertumbuhan UMKM, bank bjb Gelar Forum Bisnis Perumahan

2026-01-23

Polres Pangandaran Bangun Jembatan untuk 400 Pelajar dan Masyarakat

2026-01-23

Melalui Pertarungan Sengit, bank bjb Tandamata Kalahkan JPE 3-2,

2026-01-23

Sepanjang Sejarah Pertemuan dengan JPE, bjb Tandamata Selalu Meraih Kemenangan

2026-01-23

Tambang Ilegal Diduga Milik Ir Arifin Bandung Digerebek KDM Tengah Malam, Saksi Kunci Kasus PN Bandung Kembali Disorot

2026-01-22
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC