• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Oktober 17, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Ratusan Pedagang Pasar Sandang Telah Divaksin Covid-19

Ratusan Pedagang Pasar Sandang Telah Divaksin Covid-19

red cyber by red cyber
Maret 25, 2021
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,- Sebanyak 700 orang pedagang Pasar Sandang Kabupaten Sumedang mendapatkan vaksin Covid-19 tahap pertama.

Vaksinasi dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang di Lantai III Pasar Sandang Sumedang, Kelurahan Kotakaler, Kecamatan Sumedang Utara, Kamis (25/03/2021).

Wakil Bupati Sumedang H Erwan Setiawan memonitor pelaksanaan vaksinasi tersebut guna memastikan vaksinasi berjalan lancar.

Erwan mengatakan, melihat proses di lapangan diperkirakan seluruh peserta akan selesai mendapatkan vaksin sekitar pukul 16.00 WIB.

“Dari 700 yang akan divaksin sudah berjalan sekitar 400 orang. Saya berharap semua pedagang sudah divaksin hari ini dan dua minggu kemudian semua bisa ikut lagi untuk tahap ke dua,” ucapnya.

Ia berpesan kepada yang sudah divaksin agar tetap menjaga protokol kesehatan.

“Menjalankan prokes lebih ketat lagi. Karena imun di dalam tubuh belum terbentuk secara sempurna. Justru sekarang  sedang membentuk imun dan akan terbentuk selama 28 hari kemudian,” pesannya.

Terkait situasi menghadapi Bulan Ramadan, ia meminta penerapan protokol kesehatan harus tetap diperketat.

“Tidak hanya menjelang Ramadan saja, tapi dari sekarang pun Prokes ini harus tetap diterapkan sehingga nanti menjelang Ramadan dan Lebaran Prokes ini sudah diterapkan secara ketat,” tegasnya.

Ia menambahkan, untuk mengantisipasi banyaknya pasar tumpah menjelang Ramadan, ia akan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (Diskop UKM perindag) agar tidak terjadi klaster baru.

Baca juga :  Anggota Brimob Polda Jabar Kawal Pendistribusian Vaksin

“Kita inginkan pasar tumpah ini tetap melaksanakan Prokes secara ketat. Kalau mereka tidak melaksanakan prokes dan bisa membuat klaster baru, kita bubarkan. Tidak boleh ada kelonggaran dalam penerapan Prokes di masa pandemi ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang dr. Reny Anton mengatakan, sasaran vaksinasi di Pasar Sandang kurang lebih 700 orang.

“Sasaran kita hari ini semuanya pedagang dari Pasar Sandang, Inpres dan Pasar Kordon yang dikoordinir oleh Disperindag dan UPT Pasar serta dibantu dari beberapa pedagang,” katanya.

Ia juga mengungkapkan,  kendala di lapangan biasanya terjadi adanya penambahan sasaran dari luar data awal yang sudah dua hari diinput sebelumnya.

“Karena antusias warga yang tinggi, jadi ada beberapa yang nyelonong dari luar data sasaran. Itu sedikit menyulitkan kami,” ucapnya.

Dikatakan, proses menginput dan memverifikasi data tambahan dari data sebelumnya ke dalam sistem akan membuat proses menjadi lebih lama.

“Takutnya kalau (yang baru) ini dimasukkan, maka yang sudah terdata tidak kebagian vaksin. Nantinya justru yang mendapatkan vaksin adalah yang tidak terdata sebelumnya,” ungkapnya.

Baca juga :  Antisipasi Kemacetan Pagi Polsek Sukasari Polrestabes Bandung Lakukan Giat Pengamanan Jalur

Ia menerangkan, penyaluran vaksin di Kabupaten Sumedang sudah mencapai 8,8 persen dan termasuk yang tidak terlalu ketinggalan.

“Sumedang sampai saat ini masuk ke dalam urutan 10 sampai 15 kabupaten/kota di Jawa Barat,” ujarnya.

Memasuki bulan puasa, pihaknya tetap akan melakukan vaksinasi tetapi dengan beberpa pengkondisian.

“Nanti kita lanjutkan kembali bagi pelayan publik. Masih banyak (yang belum) seperti Guru dan ASN. Kita akan selesaikan minggu depan dan masih menggunakan vaksin Sinovac seperti dari awal,” terangnya.

Sekretaris  Diskop UKM Perindag Deni Tanrus menambahkan, dilakukannya vaksinasi di pasar tradisional maupun modern karena warga pasar sering menghadapi banyak orang.

“Kegiatan ini juga sekaligus dalam mensosialisasikan Prokes Covid-19,” katanya.

Deni mengatakan, vaksinasi di pasar disambut antusias pedagang dilihat dari banyaknya peserta yang ingin divaksin.

“Sesuai arahan pak Wabup, semua (warga pasar) harus divaksin secara bertahap, termasuk Pasar Tumpah, seperti di Jatinangor dan di exit- exit tol,” ujarnya.

Dikatakan, khusus untuk Pasar Tumpah sudah terbentuk paguyuban dan Satgas yang akan mengawasi jalannya Prokes.

“Kita punya Satgas Eksternal yang dibentuk Pemerintah Daerah untuk melaksanakan Prokes Covid. Jadi di Pasar Tumpah diantisipasi dengan Satgas Eksternal,” ucapnya. (bn)

Previous Post

Tinjau Vaksinasi Dosen dan Pemuka Lintas Agama Bersama Walikota Solo, Inilah Pesan Kapolri

Next Post

Satreskrim Polres Subang Ringkus Enam Pelaku Pengeroyokan di SPBU

BeritaTerkait

Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati Paramudhita, S.H.
Featured

Radea Tekankan Pentingnya Kepemimpinan yang Sehat dalam Lingkungan Kerja

Oktober 17, 2026
Featured

Diskominfosp Tanah Bumbu Evaluasi SP4N LAPOR! di Sekolah, Aduan Masyarakat Wajib Ditindaklanjuti Maksimal Tiga Hari

Oktober 17, 2026
Ekonomi

USB YPKP Dorong Ekonomi Melalui Teknologi Budidaya Magot

Oktober 16, 2026
Featured

Bupati Sumedang Akselerasi Redistribusi Tanah, Pastikan Tepat Sasaran dan Berkeadilan

Oktober 16, 2026
Featured

Melalui Penguatan SDM, Pemkab Sumedang Matangkan Kesiapan Pilkades Digital 2026

Oktober 16, 2026
Featured

Ditemukan Peredaran Sabu, Ketua Ormas LBI Apresiasi Kapolrestabes Bandung Berani Berantas Saritem

Oktober 16, 2026
Next Post

Satreskrim Polres Subang Ringkus Enam Pelaku Pengeroyokan di SPBU

No Result
View All Result

Berita Terkini

Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati Paramudhita, S.H.

Radea Tekankan Pentingnya Kepemimpinan yang Sehat dalam Lingkungan Kerja

Oktober 17, 2026

Diskominfosp Tanah Bumbu Evaluasi SP4N LAPOR! di Sekolah, Aduan Masyarakat Wajib Ditindaklanjuti Maksimal Tiga Hari

Oktober 17, 2026

USB YPKP Dorong Ekonomi Melalui Teknologi Budidaya Magot

Oktober 16, 2026

Bupati Sumedang Akselerasi Redistribusi Tanah, Pastikan Tepat Sasaran dan Berkeadilan

Oktober 16, 2026

Dari Sampah Menjadi Rupiah, USB YPKP Perkuat Ekonomi Sirkular Warga Padasuka

Oktober 16, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC