• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, September 22, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » USB YPKP Bekali 894 Mahasiswa Baru dengan Adaptasi, Kolaborasi dan Integritas

USB YPKP Bekali 894 Mahasiswa Baru dengan Adaptasi, Kolaborasi dan Integritas

red cyber by red cyber
September 20, 2026
in Uncategorized
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG – Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung menyambut 894 mahasiswa baru melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) USB YPKP, Bandung, Jumat (19/9/2026).

PKKMB tahun ini mengusung tema “Generasi Berdampak yang Adaptif, Kolaboratif, dan Berintegritas Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menjadi pijakan bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus memahami peran perguruan tinggi dalam membentuk sumber daya manusia yang mampu berkontribusi bagi masyarakat.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, melalui tayangan video yang diputar dalam rangkaian kegiatan, menyampaikan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai peserta didik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sebagai bagian dari perubahan di tengah masyarakat.

“Mahasiswa diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi diri sendiri, masyarakat, dan bangsa. Untuk itu, bermimpilah besar, beranilah melangkah, berkaryalah tanpa henti,” ujar Brian.

Menurutnya, PKKMB menjadi salah satu momentum untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa sebelum menjalani proses pendidikan tinggi dan melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi.

Ia berharap mahasiswa dapat tumbuh menjadi lulusan yang memiliki kedalaman ilmu, akhlak, kecintaan terhadap tanah air, sekaligus memiliki daya saing di tingkat global.

“Mari kita semarakkan penyambutan mahasiswa baru sebagai calon pemimpin bangsa dengan semangat meneruskan perwujudan kampus berdampak, menyiapkan generasi pelajar Pancasila yang cerdas, berkarakter, dan membawa Indonesia menuju masa depan yang gemilang,” katanya.

Rektor Tekankan Adaptasi, Kolaborasi dan Integritas

Rektor USB YPKP Prof. Diana Sari, S.E., M.Mgt., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa baru yang memilih USB YPKP sebagai tempat melanjutkan pendidikan.

Menurutnya, keberhasilan perguruan tinggi tidak semata-mata diukur dari capaian akademik mahasiswa, tetapi juga dari kemampuan lulusan dalam memberikan manfaat dan menciptakan perubahan positif bagi masyarakat.

“Sebagai mahasiswa USB YPKP, saudara diharapkan memiliki kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, membangun kolaborasi, serta menjunjung tinggi integritas dalam setiap tindakan,” ujar Diana.

Selain aspek akademik, Diana juga mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam budaya Green Campus. Upaya tersebut, kata dia, dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membawa tumbler, menjaga kebersihan, menghemat energi dan air, serta menggunakan fasilitas kampus secara bertanggung jawab.

“Kita selalu gaungkan USB menuju Green Campus. Sekarang kita tidak memakai minuman kemasan, kita menjaga lingkungan, memilah sampah, dan mewajibkan mahasiswa untuk menggunakan tumbler. Ke depannya kita akan ikut dalam UI GreenMetric sehingga kegiatan-kegiatan menuju sustainable campus dapat dinilai secara terukur,” katanya saat ditemui awak media seusai kegiatan.

Baca juga :  Polsek Cibeunying Kaler Lakukan Pengontrolan dan pengamanan di Gereja

Diana mengakui jumlah mahasiswa baru USB YPKP tahun ini masih berada di bawah target yang ditetapkan pihak universitas.

“Alhamdulillah tahun ini kita ada 894 mahasiswa baru. Masih di bawah target, tapi itu merupakan tantangan bagi kita untuk tahun depan. Kita harus bisa menambah jumlah mahasiswa,” ujarnya.

Ia menilai tema PKKMB 2026 juga berkaitan dengan kebutuhan keterampilan mahasiswa di era saat ini, terutama kemampuan beradaptasi, berkolaborasi dan menjaga integritas.

“Tema mahasiswa berdampak yang adaptif, kolaboratif, dan berintegritas ini sangat penting karena merupakan salah satu 21st century skills yang perlu dimiliki oleh mahasiswa,” katanya.

Dharma Pongrekun Soroti Kedaulatan Pikiran

Salah satu narasumber PKKMB, Komjen Pol. (Purn.) Dr. Dharma Pongrekun, S.I.K., M.M., M.Hum., mengaku memiliki ketertarikan tersendiri terhadap USB YPKP, khususnya terhadap makna nama “Sangga Buana”.

“Saya tertarik datang karena kata Sangga Buana itu buat saya sakral sekali. Kita, manusia yang hidup di Indonesia, harus memiliki jiwa Sangga Buana atau penyangga alam semesta. Bukan fisik, tetapi jiwa. Dimulai dari jiwa,” ujar Dharma.

Dalam materinya, Dharma mengajak mahasiswa untuk membangun kemandirian dalam berpikir dan mengenali jati diri.

“Jangan biarkan pola pikir kita diperbudak, jangan biarkan pola pikir kita dijajah. Karena kemerdekaan manusia dimulai dari kedaulatan pikirannya,” katanya.

Ia berharap mahasiswa USB YPKP dapat menerapkan nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bagian dari perubahan di masyarakat.

“Ketika mereka sadar, percaya sama saya, Indonesia akan beres mulai dari mahasiswa Sangga Buana ini. Karena mereka paham. Ingat, satu orang bisa mengubah dunia, apalagi mereka banyak orang,” ujarnya.

Mahasiswa Baru Tertarik Program dan Status Unggul

Salah seorang mahasiswa baru, Muhammad Okta Fadilah, mengaku memilih USB YPKP setelah melakukan pencarian informasi mengenai perguruan tinggi yang menjadi pilihannya.

Mahasiswa asal Kota Bandung yang mengambil Program Studi Teknik Mesin itu sebelumnya sempat mencoba masuk perguruan tinggi negeri. Setelah tidak lolos, ia kemudian mencari alternatif perguruan tinggi dan menemukan USB YPKP.

“Awalnya saya tidak lolos masuk PTN. Setelah itu saya sempat bingung mau kuliah di mana. Kemudian saya mencari informasi dan menemukan Universitas Sangga Buana YPKP. Setelah saya cari tahu lebih lanjut, ternyata Sangga Buana YPKP termasuk kampus yang sudah memiliki predikat unggul,” tuturnya.

Baca juga :  Bantuan Beras dari Pemerintah Pusat Didistribusikan Kodim Sumedang

Menurut Okta, sejarah pendidikan serta berbagai program yang ditawarkan USB YPKP turut menjadi pertimbangannya dalam memilih kampus.

“Di sini juga banyak program yang disediakan, seperti program belajar ke luar negeri maupun peluang bekerja ke luar negeri,” katanya.

Yayasan Soroti Tren Penerimaan Mahasiswa PTS

Ketua Yayasan YPKP, Prof. Dr. H. Ricky Agusiady, S.E., M.M., Ak., CFrA., CHRM., mengapresiasi penyelenggaraan PKKMB sekaligus menyoroti kondisi perguruan tinggi swasta di Jawa Barat.

Menurutnya, penurunan penerimaan mahasiswa terjadi di sejumlah perguruan tinggi swasta. Kondisi tersebut, kata dia, perlu mendapat perhatian dari berbagai pihak.

“Melihat kondisi di Jawa Barat, hampir perguruan tinggi swasta mengalami penurunan. Ini harus disikapi baik oleh saya selaku asosiasi di ABBTSI dan pemerintah. Kemungkinan karena adanya perubahan di perguruan tinggi negeri atau juga menurunnya daya beli masyarakat. Mudah-mudahan tahun depan akan kembali lagi,” ujarnya.

Meski demikian, Ricky menilai kondisi USB YPKP masih relatif baik. Salah satu faktor yang mendukung adalah ketersediaan program beasiswa, termasuk KIP yang disebut mencapai hampir 69 persen dan Bakti Sangga Buana sekitar 30 persen.

USB YPKP juga terus membuka peluang kerja sama internasional. Tahun ini, terdapat mahasiswa asal Somalia yang bergabung di kampus tersebut.

“Sebetulnya kita juga ada potensi dengan Korea, namun karena kesiapan kita belum bisa menerima mahasiswa dari Korea terkait prodi dan kurikulumnya, masih sedang dijajaki. Insya Allah ke depannya akan lebih baik,” katanya.

Tujuh Mahasiswa Internasional Bergabung

Wakil Rektor III USB YPKP, Dr. Nurhaeni Sikki, S.A.P., M.A.P., mengatakan, sebanyak tujuh mahasiswa internasional bergabung dengan USB YPKP pada tahun akademik ini.

Mereka berasal dari sejumlah negara dan mengikuti pendidikan di berbagai program studi, termasuk Pascasarjana Magister Manajemen, Teknik Informatika, Fakultas Ekonomi, Administrasi Bisnis dan Komunikasi.

“Tahun ini ada tujuh mahasiswa internasional, terdiri dari Pascasarjana Magister Manajemen satu orang dari Somalia, kemudian Teknik Informatika dari Kenya, kemudian dari Sudan. Yang banyak tahun ini adalah di Fakultas Ekonomi untuk prodinya, dan kita sebar juga di Administrasi Bisnis dan Komunikasi,” jelas Nurhaeni.

Melalui PKKMB 2026, USB YPKP memperkenalkan lingkungan akademik sekaligus mendorong mahasiswa baru untuk mengembangkan kemampuan adaptasi, kolaborasi dan integritas selama menjalani pendidikan tinggi.

Previous Post

Bahaya Judol dan Pinjol Pesan Penting dalam Film Layar Lebar “Menang Untuk Kalah”

Next Post

Wabup Sumedang Buka Turnamen Ginaba Cup 2026

BeritaTerkait

MarNalom Hutahaean, kuasa hukum Konsorsium ISAC, kontraktor pelaksana pekerjaan pemulihan limbah TTM B3 di WK Rokan. (f: istimewa)
Uncategorized

Mantan Karyawan Chevron Disebut Terkait Penguasaan Lahan TTM B3, Polda Diminta Usut

September 10, 2026
Uncategorized

Maju di Bursa Ketua PWI Jabar, Tantan Sulthon Tawarkan UKW Gratis, AI, dan BPJS Wartawan

Agustus 1, 2026
Uncategorized

Kang Andhy Bawa Visi PWI Jabar Maju dan Berjaya, Prioritaskan Kesejahteraan Anggota

Agustus 1, 2026
H. Ikbal Nurjamil, Anggota BPD Cileunyi Kulon
Uncategorized

Bupati Bandung Serentak Lantik Anggota BPD Periode 2026-2034

Juli 31, 2026
Uncategorized

Sejak 2011 Tak Pernah Sepi, Akang Oles Jadi Ikon Kuliner Kaki Lima Padaherang -Pangandaran

Juli 31, 2026
Uncategorized

Universitas Sangga Buana Donasikan 1.000 Pohon melalui USB Green Action

Juli 15, 2026
Next Post

Wabup Sumedang Buka Turnamen Ginaba Cup 2026

No Result
View All Result

Berita Terkini

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir saat meninjau kondisi Lapang Desa Cimanggung. (foto: Istimewa)

Melalui CSR, Lapang Desa Cimanggung Bakal Dilengkapi Jogging Track

September 21, 2026
Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Sasak Beureum. (Foto: Prokopim/Istimewa)

Anggaran Pembangunan Jembatan Sasak Beureum Rp15 Miliar

September 21, 2026
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir disela meninjau progres pembangunan Puskesmas Cimanggung, Senin (21/9/2026).

Bupati Sumedang Targetkan Puskesmas Cimanggung Beroperasi 1 Januari 2027: Kualitas dan Keamanan Jalur Jadi Prioritas

September 21, 2026
Anggota DPRD Kota Bandung, Andri Rusmana menghadiri Peringatan Hari Koperasi Nasional (HARKOP) ke-79 Tahun 2026 Tingkat Kota Bandung, yang digelar di LOTTE Grosir Bandung, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Sabtu, 19 September 2026.

Andri Rusmana Apresiasi Peran Koperasi dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

September 21, 2026

Berikut Daftar Lengkap Juara West Java Paragliding Championship 2026

September 21, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC