• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, September 17, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Hery MOS: Pemkot Bandung, Ada Kesan Memaksakan untuk Mendapatkan Hibah Bus Kemenhub

Hery MOS: Pemkot Bandung, Ada Kesan Memaksakan untuk Mendapatkan Hibah Bus Kemenhub

red cyber by red cyber
November 11, 2022
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, – Ketua Pemuda Demokrat Indonesia (PDI) Jawa Barat, Herry Mei Oloan menilai, banyaknya shelter atau halte bus yang terbengkalai tak lepas dari kajian yang tidak lengkap (komprehensif). Dan ada kesan Pemkot Bandung memaksakan diri untuk mendapatkan bus dari Kementrian perhubungan (Kemenhub).

“Karena tidak komprehensifnya kajian yang dilakukan, maka kemudian pembangunan infrastruktur dibuat tergesa-gesa, asal-asalan, yang pada gilirannya terlantar dan terbengkalai seperti sekarang ini,”ujar Hery, Jumat (11/11/2022).

Moda transportasi masal, kata Hery, bertujuan untuk mengurai kemacetan lalulintas jalan raya. Maka pada saat Kementrian Perhubungan (Kemenhub) akan memberikan hibah bus ini dianggap sebagai salah satu solusi untuk mengatasi kemacetan.

Akan tetapi untuk mendapatkan bus atau moda transportasi massal Kemenhub itu, lanjut Hery, ada persyaratan teknis yang harus di penuhi oleh kota/kabupaten sebagai penerima hibah. Dan tentunya, penerima hibah harus melakukan kajian komprehensif sebelum turunnya bantuan bus hibah tersebut.

Baca juga :  Bersama Lawan Corona, Brimob Polda Jabar Terus Semprotkan Cairan Disinfektan di Berbagai Wilayah

“Nah yang terjadi di Kota Bandung, sepertinya tidak dilakukan kajian komprehensif. Dan ada kesan memaksakan diri untuk mendapatkan hibah bus Kemenhub. Akibatnya tujuan moda transportasi sebagai pengurai kemacetan tidak terwujud. Bahkan infrastruktur yang sudah dibangun pun terbengkalai atau sia-sia,”katanya.

Lanjut Hery, adapun soal kajian menyeluruh dimaksud Hery, adalah kajian seperti lebar jalan, jarak antar lampu merah yang pendek-pendek (berdekatan), rute tujuan antar bus, jumlah pengguna moda transportasi, rasio penambahan jumlah kendaraan dengan penambahan panjang jalan, keamanan dan kenyamanan penumpang, termasuk fasilitas pendukung berupa shelter sebagai tempat naik-turunnya penumpang.

Baca juga :  Dibuka Wabup Tanbu, 381 Peserta Ikuti Jambore Pramuka Tanah Bumbu 2025

Oleh karena itu, sebagai tokoh pemuda Hery berharap, ke depan Pemerintah Kota Bandung harus melakukan kajian komprehensif sebelum meluncurkan program atau proyek kegiatan.

“Jika tidak dikaji matang akan berdampak juga pada pembangunan yang asal-asalan. Bukti nyatanya adalah pembangunan shelter atau halte yang sekarang terbengkalai dan merusak estetika kota. Apalagi kemudian akan dibongkar karena alasan sudah berubah fungsi. Ini kan ibarat mengatasi masalah dengan masalah. Ada apa dibalik semua ini?,” tandas Hery.

Hery menyarankan agar pemerintah Kota Bandung, tidak memaksakan diri untuk mendapatkan sesuatu selama belum mengkaji dan miliki kemampuan.

“Jangan memaksakan diri akan sesuatu, apalagi hanya untuk menarik simpati atau pencitraan saja,”pungkas Hery. **

 

Previous Post

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Melepas Ekspor Tanaman Hias

Next Post

Peringati Hari Pahlawan 2022, Ini Pesan Wagub Jabar

BeritaTerkait

Featured

Babak Baru Pikiran Rakyat di PHI Bandung, 131 Eks Karyawan Bawa Tagihan Hak Rp15,4 Miliar

September 16, 2026
Featured

Salah Paham, Dugaan Pencurian di Batu Kuda Tuntas Dengan Musyawarah

September 16, 2026
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP), William Frans Ansanay. (Foto; Istimewa)
Featured

Soal Isu Keretakan Jokowi-Prabowo, Ini Penjelasan BaraJP

September 16, 2026
Ekonomi

Keberadaan Baznas Harus Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

September 16, 2026
Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar
Featured

Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

September 15, 2026
Pemkab Sumedang Perkuat Mitigasi Hadapi Musim Hujan, Wilayah Ini Rawan Longsor
Featured

Pemkab Sumedang Perkuat Mitigasi Hadapi Musim Hujan, Wilayah Ini Rawan Longsor

September 15, 2026
Next Post

Peringati Hari Pahlawan 2022, Ini Pesan Wagub Jabar

No Result
View All Result

Berita Terkini

Babak Baru Pikiran Rakyat di PHI Bandung, 131 Eks Karyawan Bawa Tagihan Hak Rp15,4 Miliar

September 16, 2026

Salah Paham, Dugaan Pencurian di Batu Kuda Tuntas Dengan Musyawarah

September 16, 2026
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP), William Frans Ansanay. (Foto; Istimewa)

Soal Isu Keretakan Jokowi-Prabowo, Ini Penjelasan BaraJP

September 16, 2026

Keberadaan Baznas Harus Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

September 16, 2026
Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

Soal Literasi dan Kearsipan, Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar

September 15, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC