• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Mei 2, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Survei LKPI: Elektabilitas Prabowo-Sandi Kalahkan Jokowi-Ma’ruf

Survei LKPI: Elektabilitas Prabowo-Sandi Kalahkan Jokowi-Ma’ruf

cyber by cyber
April 5, 2019
in Nasional, Politik
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,-Pilpres 2019 diprediksi Joko  Widodo – Ma’ruf Amin kalah oleh Prabowo Subianto – Sandiaga Uno. Fakta itu terungkap dari hasil survei Lembaga Kajian Pemilu Indonesia  (LKPI) yang dilaksanakan dari tanggal 20 Maret hingga 3 April 2019.

“Tingkat Eletabilitas Pasangan Joko Widodo – Maruf Amin hanya berkisar  40,9 persen dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 58,1 persen dan tidak memilih 1 persen,” ujar Direktur Eksekutif LKPI, Tubagus Alvin dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Jumat (5/4/2019).

Penemuan hasil survey ini juga dipaparkan dalam jumpa pers dengan tema Menguji  Pilihan  Masyarakat Indonesia Terhadap Capres – Cawapres  Pada Pilpres 2019, Di Hotel Grand Alia Cikini, Jakarta, Jumat (5/3/2019).

Alvin mengatakan banyak faktor yang menyebabkan merosotnya tingkat keterpilihan Joko Widodo –Maruf Amin, diantaranya soal arah Negara dibawah kepemimpinan Jokowi.

Hasil survey LKPI kata Alvin, sebanyak 58,1 persen masyarakat berpendapat bahwa Negara Indonesia saat ini sedang berjalan kearah yang salah seperti tingginya tingkat Korupsi yang kian merajalela, mempermudah Masuknya tenaga kerja asing di Indonesia serta maraknya jual beli jabatan di Pemerintahan dari tingkat Desa sampai ke tingkat Pusat.

Baca juga :  Titiek Soeharto: Posyandu Garda Terdepan Cegah Penyakit

“Menurunnya tingkat pendapatan dan perekonomian Keluarga yang sangat dirasakan oleh Masyarakat Indonesia sebesar 85,5 % selama kurun waktu 4 tahun terakhir juga menjadi alasan masyarakat tidak percaya lagi dengan Jokowi,” tandasnya.

Tak hanya itu, kata dia, ketidakpuasan masyarakat dalam keadaan Negara saat ini di bawah kepemimpinan Joko Widodo  menyangkut berkembangnya ideologi khilafah yang sangat meningkat sehingga mengancam ideologi Pancasila dan suburnya politik identitas dalam kehidupan sosial Politik.

“Hal ini tercermin  dari temuan survey sebanyak 79,1 % sehingga mengakibatkan ketidakpuasan masyarakat mencapai 65,6 persen,” tuturnya.

Disisi lain, Alvin juga mengungkapkan sumber perolehan dana dalam melakukan survei kali ini. Karena, kata dia, sebelumnya belum ada lembaga survei yang menjelaskan dari mana dana penelitian didapat.

Baca juga :  Partai Golkar Sebut Pemerintah Tak Sepatutnya Mengelurkan Perpres 11 Bahan Pangan

“Yang pertama, dana didapat dari sumbangan donatur yang terdiri dari pengusaha-pengusaha yang tidak ingin disebutkan namanya. Kedua, dana dari LKPI sendiri,” katanya.

Menurutnya, para pengusaha menginginkan aurvei yang independen untuk menentukan kebijakan usahanya di tanah air.

“Ini juga penting bagi mereka untuk mengambil kebijakan terkait investasinya di Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, survei LKPI melibatkan 2426 responden dengan Margin of error dari ukuran sampel tersebut sebesar +/- 1.99 % pada tingkat kepercayaan 95 persen. Responden terpilih, diwawancarai lewat tatap  muka oleh surveyor yang telah dilatih.

Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 35% dari total sample oleh penyelia surveyor dengan kembali mendatangi responden terpilih (Yadi/Zis).

 

 

Previous Post

Dion Hardi (Caleg DPR RI): Partai Berkarya akan Bikin Indonesia Kembali Berjaya

Next Post

UMKM bank bjb Sokong Kemajuan Wirausaha

BeritaTerkait

Featured

Sebanyak 13.576 SPPG Telah Mengantongi SLHS, Agustus Seluruh SPPG Harus Sudah Bersertifikat

April 16, 2026
Featured

Dibawah Inisiatif Jonny Sirait, BaraJP Bogor Raya Terus Resmikan PAC

April 13, 2026
Politik

Ketika Aktivis Diserang, Publik Bertanya: Di Mana Negara?

April 12, 2026
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pro Jurnalismedia Siber (PJS), Mahmud Marhaba.
Featured

Rapimnas PJS 2026 Digelar di Jakarta, Matangkan Strategi Menuju Konstituen Dewan Pers

April 7, 2026
oplus_0
Featured

Musda Golkar Jabar Resmi Dibuka, Idrus Marham Sampaikan Pesan Ketum Bahlil Lahadalia

April 2, 2026
Featured

Didukung 16 DPD Kabupaten/Kota Ahmad Hidayat Daftar Calon Ketua Golkar Jabar

April 1, 2026
Next Post

UMKM bank bjb Sokong Kemajuan Wirausaha

Please login to join discussion
No Result
View All Result

Berita Terkini

Menteri Agus Andrianto Apresiasi Konser Musik Karya Warga Binaan Lapas Kelas IIB Ciamis

Mei 1, 2026

Polemik Rekrutmen Relawan MBG di Ciamis Berujung Penganiayaan, Satu Warga Terluka

Mei 1, 2026
Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 30 April 2026.

Sempurnakan Sistem Kependudukan Hingga Kesejahteraan Warga, DPRD Kota Bandung Sahkan Dua Raperda

Mei 1, 2026

Warga Binaan Lapas Ciamis Tampilkan Lagu Karya Sendiri, Musisi Donasikan Gitar

April 30, 2026

BAZNAS Jabar Dampingi Gubernur Salurkan Santunan bagi Korban Kecelakaan KRL–KA Argo Bromo

April 30, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC