• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, April 30, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » BPJAMSOSTEK Luncurkan Kerja Keras Bebas Cemas Masuk Desa di Tanjungsari

BPJAMSOSTEK Luncurkan Kerja Keras Bebas Cemas Masuk Desa di Tanjungsari

red cyber by red cyber
Juli 6, 2023
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,– Badan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) di seluruh Indonesia serentak melaksanakan program Kerja Keras Bebas Cemas (KKBC).

Di Jawa Barat sendiri, program KKBC ini secara resmi diluncurkan di Desa Tanjungsari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Hadir pada acara tersebut Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Barat, Romie Erfianto, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sumedang, dan Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan, Kamis (6/7/2023).

Romie Erfianto mengatakan, program Kerja Keras Bebas Cemas merupakan tagline BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi para pekerja nonformal agar dapat fokus bekerja keras, namun bebas cemas karena hadirnya perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan.

“Kampanye KKBC Masuk Desa merupakan salah satu program BPJS Ketenagakerjaan dalam upaya peningkatan kepesertaan pada pertumbuhan yang berkelanjutan serta meningkatkan awareness masyarakat desa dan ekosistem desa seperti pasar, UMKM dan pekerja rentan tentang BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Romie mengatakan, KKBC Masuk Desa ini yang pertama di Jawa Barat yang digelar di Desa Tanjungsari, Sumedang. Ia mengatakan, ini merupakan program BPJS Ketenagakerjaan dengan sasaran dan pemerataan perlindungan yang lebih menyentuh pada ekosistem desa, seperti pasar, UMKM dan para pekerja rentan.

“Selain itu juga merupakan bentuk edukasi non formal dari kami yang akan langsung turun bersama merangkul pada pekerja di sektor pasar dan UMKM,” katanya.

Romie menyebutkan, potensi desa dan ekosistem pasar merupakan potensi yang paling besar yang dapat meningkatkan growth kepesertaan sesuai target tahun 2026 adalah sebanyak 70 juta peserta khususnya yang paling banyak belum terlindungi adalah pekerja rentan dan peserta Bukan Penerima Upah yang ada di Desa.

Baca juga :  Kuatkan Silaturahmi, Kapolres Sumedang Kunjungan Sejumlah Tokoh dan Ulama

“Kenapa di desa, pertama adalah pelaku ekonomi juga banyak di desa. Nah kami ingin memastikan jangan sampai desa ini tidak tersentuh jaminan sosial. Makanya kalau Desa ini mau maju ekonominya, maka harus ada kepastian perlindungan resiko sosial ini,” jelasnya.

Saat ini, imbuh dia, coverage untuk BP Jamsostek sendiri se Jawa Barat itu baru 32% dari angkatan kerja hampir 20 juta jiwa. Sementara kelompok di desa atau pelaku ekonomi yang ada di desa di ekosistem Desa itu se Jawa Barat kurang lebih sekitar 8,9% (informal) kalau yang formal ini sudah hampir 90%.

“Sekarang kita ubah bagaimana mendekatkan pelayanan ini masuk ke desa. Kita bisa memanfaatkan staf desa, babinsa dan babhinkamtibmas yang akan menjadi agen pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan. Nanti ada income buat koordinator atau kelompok masyarakat yang mendaftarkan peserta BPJS Ketenagakerjaan. Jangan sampai muncul ada kemiskinan baru karena ada resiko apalagi resiko profit ya,” jelasnya.

Atau, kata Romie, upaya memudahkan pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan, bisa sendiri dengan menggunakan aplikasi JMO (Jamsostek Mobile).

Terakhir, Romie menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang atas dukungan dan komitmen dalam memastikan perlindungan tenaga kerja dalam program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Baca juga :  Pusaran Rasuah RTH Bandung, Dadang Suganda Bukan Satu-satunya Makelar yang Terlibat

“Langkah ini adalah wujud negara hadir untuk memberikan perlindungan atas resiko sosial ekonomi yang dihadapi oleh pekerja sebagai salah satu bantalan sosial untuk meminimalisir potensi kemiskinan baru,” ungkapnya.

“Semoga semangat melindungi ini menjadi bagian ikhtiar bersama dalam mewujudkan kesejahteraan Pekerja menuju Jawa Barat juara lahir bathin,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan mengapresiasi kegiatan KKBC ini. Sebab, secara tidak langsung dapat membantu warga terutama mereka yang bekerja di sektor informal dalam perlindungan jaminan sosial seperti kecelakaan kerja, dan tunjangan kematian serta hari tua.

Menurut Erwan, dengan membayar premi angsuran Rp16.800 per bulan itu terhitung murah karena banyaknya jaminan sosial yang bisa dimanfaatkan oleh warga.

“Tadi juga, ada pemberian secara simbolis JHT dan JKM kepada pegawai staf Kecamatan Tanjungsari oleh ahli waris dengan nilai total Rp41.000.000,” katanya.

“Saya kira ini program yang baik, dan bagus untuk melindungi warga Sumedang dari resiko rentan kecelakaan dan kematian saat bekerja. Sekarang tak hanya pekerja di sektor formal seperti PNS dan pegawai kantoran, pegawai in formal juga seperti pegawai desa, pedagang, pelaku UMKM, dan pekerja lainnya bisa terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan,” tandasnya. (Abas)

Previous Post

Buka POPDA Cabor Tarung Drajat, Ini Pesan Kadisdik Jabar

Next Post

Pj. Bupati Maybrat Berdiskusi Bersama Pemuda Indonesia Mengajar

BeritaTerkait

Featured

Andi Irmayani Rudi Latif Resmikan Sekretariat DWP Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu, Dorong Peran Perempuan Lebih Aktif

April 29, 2026
Ekonomi

KUR BRI Cibadak Tembus Rp107,8 Miliar hingga Maret 2026, Ribuan UMKM Dapat Suntikan Modal

April 29, 2026
Featured

Peringati HKB 2026, Pemkab Tanah Bumbu Gelar Simulasi Karhutla untuk Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

April 29, 2026
Featured

Lomba Kuliner Etnis Mappanre Ri Tasi’e 2026 di Pantai Pagatan Tanah Bumbu, Sajikan Ragam Masakan Nusantara dan Diserbu Pengunjung

April 29, 2026
Featured

Berbagai Prestasi Kejuaraan Banyak Diraih UKM Taekwondo UNPAR

April 29, 2026
Featured

PT Arutmin Indonesia Hibahkan Jalan Alternatif Km 171 Satui Barat, Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Konektivitas dan Infrastruktur

April 29, 2026
Next Post
Pj. Bupati Maybrat, Bernhard E. Rondonuwu berdiskusi dengan Pemuda Indonesia Mengajar yang merupakan anak-anak muda sarjana terpilih yang direkrut

Pj. Bupati Maybrat Berdiskusi Bersama Pemuda Indonesia Mengajar

No Result
View All Result

Berita Terkini

Andi Irmayani Rudi Latif Resmikan Sekretariat DWP Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu, Dorong Peran Perempuan Lebih Aktif

April 29, 2026

KUR BRI Cibadak Tembus Rp107,8 Miliar hingga Maret 2026, Ribuan UMKM Dapat Suntikan Modal

April 29, 2026

Peringati HKB 2026, Pemkab Tanah Bumbu Gelar Simulasi Karhutla untuk Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

April 29, 2026

Lomba Kuliner Etnis Mappanre Ri Tasi’e 2026 di Pantai Pagatan Tanah Bumbu, Sajikan Ragam Masakan Nusantara dan Diserbu Pengunjung

April 29, 2026

Berbagai Prestasi Kejuaraan Banyak Diraih UKM Taekwondo UNPAR

April 29, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC