TANAH BUMBU, – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar simulasi penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Halaman Kantor BPBD Tanah Bumbu, pada Minggu, 26 April 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 yang mengusung tema “Bersatu Dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana”.
Simulasi tersebut dirancang sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan aparat dalam menghadapi potensi bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi di wilayah Kalimantan.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Tanah Bumbu, H. Sulhadi, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi langkah konkret dalam mengedukasi serta menguji kesiapan seluruh elemen daerah.
“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran, kewaspadaan, sekaligus memastikan masyarakat serta petugas siap bertindak cepat dan tepat dalam menghadapi bencana,” ujar H. Sulhadi.
Ia menambahkan bahwa kegiatan simulasi ini juga sejalan dengan visi dan misi pembangunan daerah, sekaligus mendukung arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mewujudkan Indonesia yang tangguh terhadap bencana.
Keberhasilan pelaksanaan simulasi ini tidak terlepas dari kuatnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Tanah Bumbu. Berbagai unsur terlibat aktif dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kodim 1022 Tanah Bumbu, Polres Tanah Bumbu, Lanal KTB/BTL, Yonif TP 828, Brimob Batalyon Pelopor B, Pos SAR Unit Batulicin, Manggala Agni Daops Batulicin, KPH Kusan, serta dukungan dari pihak perusahaan seperti PT Arutmin Indonesia Site Batulicin dan PT Singaland Asetama.
Selain itu, keterlibatan unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, organisasi kemasyarakatan seperti PMI Tanah Bumbu, ORARI, RAPI, Banser, Relawan PKJR, Senkom Mitra Polri, hingga relawan BPBD turut memperkuat pelaksanaan simulasi.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya Karhutla, dapat terus ditingkatkan. Tidak hanya bagi aparat, tetapi juga bagi masyarakat luas, sehingga mampu meminimalisir dampak bencana serta menjaga keselamatan dan kelestarian lingkungan. (Ag)











