• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Oktober 21, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » KDM: Islam Harus Hadir dalam Perilaku dan Sistem Sosial Masyarakat

KDM: Islam Harus Hadir dalam Perilaku dan Sistem Sosial Masyarakat

red cyber by red cyber
Agustus 7, 2025
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

KOTA BANDUNG, – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melantik Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Badan Pengelola Islamic Centre (BPIC) Jawa Barat periode 2025–2035 di Gedung Pusdai Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis (7/8/2025).

Pelantikan tersebut menetapkan dua pimpinan masjid strategis, yaitu Dede Suherman sebagai Ketua DKM Masjid Nurul Qur’an LPTQ Jabar dan KH. Jujun Junaedi sebagai Ketua DKM Masjid Pusdai Jabar.

Dalam sambutannya, KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi menyoroti kondisi fisik lingkungan Pusdai yang dinilainya kurang terawat.

Ia menyebut adanya umbul-umbul yang tidak diganti bertahun-tahun, aspal yang rusak hingga kebersihan area yang diabaikan.

“Mengapa saya sangat peka terhadap yang seperti itu karena ini namanya Pusdai, pusat dakwah. Dari pusat dakwah kita bisa mengajarkan bagaimana cara hidup bersih,” ungkap KDM.

Menurutnya, Islam tak cukup diwujudkan hanya dalam bentuk fisik bangunan atau atribut organisasi.

Ia menekankan bahwa substansi Islam harus hadir dalam perilaku dan sistem sosial masyarakat.

Baca juga :  Turnamen Futsal Sahabat Jonny Sirait Cup I Bakal Diikuti 16 Tim

“Hari ini saya tak akan lagi fokus membangun masjid yang besar karena sudah banyak. Yang harus dibangun adalah kesadaran kolektif dan perilaku sosial yang mencerminkan nilai-nilai Islam,” ujarnya.

Ia juga menyinggung fenomena penahanan ijazah oleh sekolah-sekolah yang dinilainya bertentangan dengan nilai-nilai religiusitas.

Menurutnya, keberpihakan pada kaum miskin dan yatim adalah esensi dari Islam yang sering dilupakan.

“Sebanyak 600.000 ijazah ditahan. Apakah kalau diberikan sekolah akan bangkrut? Ini soal keyakinan pada Allah. Jangan sampai kita justru membunuh masa depan anak-anak hanya karena tunggakan Rp1 juta,” katanya.

Lebih jauh KDM menyoroti kondisi sosial Jabar, yang menurutnya belum mencerminkan nilai-nilai keislaman secara utuh, meskipun simbol religiusitas tersebar luas.

“Kita mendeklarasikan diri sebagai provinsi religius, tapi lihat kenyataan di lapangan. Kawin kontrak, TKI tidak pulang bertahun-tahun, anak-anak takut pulang ke rumah karena lingkungan sosialnya rusak,” jelasnya.

Keikhlasan dalam dakwah

Baca juga :  Kendalikan Penyebaran Covid-19, Polsek Cibeunying Kidul Polrestabes Bandung Gelar Ops. Yustisi

KDM menegaskan pula pentingnya keikhlasan dalam menjalankan dakwah dan kepemimpinan.

Ia mencontohkan para kiai terdahulu yang membangun pesantren tanpa orientasi pada materi.

“Untuk itu apa yang hilang dari negeri ini, keikhlasan. Mimbar-mimbar, majelis-majelisnya hebat, tapi lingkungan kita rapuh,” ungkapnya.

KDM menyoroti kondisi sosial di Jawa Barat, yang menurutnya terlihat rapuh secara substansi, meski di permukaan tampak religius dan beragam.

Ia menyebut, banyak orang kaya dan banyak pula yang miskin, simbol-simbol keagamaan begitu menonjol, tapi nilai-nilai dasarnya terasa kering.

“Buktinya bisa kita lihat dari berbagai kekerasan yang terus terjadi. Geng motor tidak kunjung selesai, perkelahian antar pelajar terus berulang, dan konflik di tengah masyarakat seolah tak pernah berhenti,” ujarnya.

Sebagai Gubernur, KDM menyatakan dirinya lebih memilih menyusuri kampung-kampung untuk menyelesaikan persoalan pendidikan dan kemiskinan, dibanding menunjukkan kesalehan secara simbolik.

“Tugas pemimpin bukan menjadi ahli spiritual, tapi menyelesaikan problem sosial,” katanya.**

Previous Post

BPBD Tanbu Salurkan Batuan Kepada Korban Musibah Kebakaran di Desa Pulau Tanjung

Next Post

Kemah Jurnalistik PWI Tanbu, Jurnalisme Modern: Membangun Narasi, Bukan Sensasi

BeritaTerkait

Willem Frans Ansanay
Featured

Catatan Penting Ketum BaraJP untuk Dua Program Prabowo-Gibran

Oktober 20, 2026
Featured

Lewat Subuh Berjamaah, Wabup Sumedang Ajak Kuatkan Ukhuwah dan Akidah

Oktober 20, 2026
Featured

Pemda Sumedang Matangkan Penertiban 5.100 KJA Liar di Waduk Jatigede

Oktober 20, 2026
Featured

DPRD Pangandaran Desak Pemda Siapkan Tandon Air di Setiap Desa Terdampak Kekeringan, Antisipasi El Nino hingga 2027

Oktober 20, 2026
Featured

Ketua DPRD Pangandaran Soroti Pangandaran Icon Carnival 2026, Minta Budaya Lokal Jadi Identitas Utama

Oktober 20, 2026
Featured

Bunda PAUD Tanah Bumbu Buka Workshop 1.000 Guru, Perkuat Kompetensi Pendidik Anak Usia Dini

Oktober 20, 2026
Next Post
NARASUMBER: Kemah Jurnalistik yang akan digelar PWI Kabupaten Tanah Bumbu akan menghadirkan narasumber yakni Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Tanah Bumbu, Puja Mandela, wartawan dari LKBN Antara Sujud Mariono, Man Hidayat yang lama berkiprah sebagai jurnalis media terkemuka di Kalsel: Banjarmasin Post serta Zulqarnain, jurnalis Radar Banjarmasin yang bertugas di Tanah Bumbu – Foto Ist

Kemah Jurnalistik PWI Tanbu, Jurnalisme Modern: Membangun Narasi, Bukan Sensasi

No Result
View All Result

Berita Terkini

Willem Frans Ansanay

Catatan Penting Ketum BaraJP untuk Dua Program Prabowo-Gibran

Oktober 20, 2026

Lewat Subuh Berjamaah, Wabup Sumedang Ajak Kuatkan Ukhuwah dan Akidah

Oktober 20, 2026

Pemda Sumedang Matangkan Penertiban 5.100 KJA Liar di Waduk Jatigede

Oktober 20, 2026

DPRD Pangandaran Desak Pemda Siapkan Tandon Air di Setiap Desa Terdampak Kekeringan, Antisipasi El Nino hingga 2027

Oktober 20, 2026

Ketua DPRD Pangandaran Soroti Pangandaran Icon Carnival 2026, Minta Budaya Lokal Jadi Identitas Utama

Oktober 20, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC