• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Diduga Langgar Merit Sistem, Rotasi Pejabat Bandung Barat Dikritik LSM Brantas dan Aktifis

Diduga Langgar Merit Sistem, Rotasi Pejabat Bandung Barat Dikritik LSM Brantas dan Aktifis

red cyber by red cyber
2025-09-12
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG BARAT,-Rotasi dan mutasi 14 pejabat eselon II yang dilakukan Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail memicu kritik keras. Kebijakan yang disebut hasil evaluasi kinerja, uji kompetensi, dan tindak lanjut putusan PTUN Bandung ini justru dinilai sarat permainan politik dan menabrak prinsip merit sistem.

Ketua Umum DPP LSM BRANTAS (Barisan Rakyat Antikorupsi Tatar Sunda), Wanwan Mulyawan, didampingi Agus Satria menegaskan rotasi kali ini cacat tata kelola. Menurutnya, pola karier pejabat menjadi tidak jelas karena jabatan yang seharusnya diisi pejabat senior justru dibiarkan kosong, sementara pejabat berprestasi malah dipindahkan.

“Rotasi mutasi ini melanggar merit sistem. Pejabat berprestasi malah digeser. Ada jabatan hasil _open bidding_, tapi tidak dipakai dan diisi orang lain. Ini menimbulkan kecurigaan kuat ada pihak tertentu yang memengaruhi bupati,” kata Wanwan, dalam siaran pers nya Kamis (11/9/2025).

Wanwan dan Agus Satria menilai akar masalahnya ada pada peran Sekretaris Daerah. “Rotasi mutasi ini menciptakan pola karier yang tidak jelas. Ini bukti kegagalan dalam menjalankan reformasi birokrasi. Kalau dibiarkan, potensi mosi tidak percaya dari pejabat maupun staf sangat besar,” ujarnya.

Baca juga :  Antisipasi Gangguan Kamseltibcarlantas, Kapolsek Astanaanyar Polrestabes Bandung Pimpin Gatur Lalulintas Sore

Wanwan juga menyoroti penempatan pejabat yang dinilai tidak sesuai kompetensi. “Aspek kompetensi tidak jelas. Lebih parah lagi, pejabat dengan persoalan Tuntutan Ganti Rugi (TGR) dari temuan BPK tetap diposisi yg strategis. Urusan TGR ini bagaimana penyelesaiannya ?” tegasnya.

Terkait Evaluasi kinerja ? Yg menjadi indikatornya apa ?

Kompetensi secara umum mungkin sama, tetapi ada kompetensi yg khas yg perlu dipertimbangkan yaitu kesesuaian track rekord kerja dan latar belakang pendidikan yang sesuai dengan organisasi yg dipimpinnya.

Kemudian dari struktur organisasi OPD, kalau nggak salah tiap OPD berbeda tipe, ada yg A, B, dan C. artinya besarnya dan beban OPD ini perlu diperhatikan jangan sampai loncat – loncat . OPD tipe A di Open biddingkan, yg dari OPD A di rotasi ke OPD tipe C.

Baca juga :  Pulang Dari Maybrat, Duta Besar Vatikan Mengaku Amat Terkesan

Memang masalah ini perlu dibenahi dan perlu disusun jenjang karier dengan pola multitrack. Artinya setiap jabatan memiliki persyaratan tertentu yg harus dimiliki, jadi jenjang karir pejabat akan jelas dan terukur.

Wanwan mendesak DPRD Kabupaten Bandung Barat segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengkaji ulang kebijakan rotasi-mutasi tersebut. “Semua pejabat yang dilantik harus dipanggil. DPRD jangan diam. Publik berhak tahu apa yang sebenarnya terjadi,” kata Wanwan.

Selain itu, Wanwan menekankan perlunya evaluasi total, terutama pada posisi Sekda.

“Sekda harus jadi prioritas evaluasi. Kalau dibiarkan, reformasi birokrasi di Bandung Barat hanya akan jadi jargon tanpa arah,” pungkasnya.

Kritik keras ini menempatkan DPRD pada ujian serius. “Apakah mereka berani mengusut dugaan permainan dalam rotasi pejabat, atau justru membiarkan birokrasi Bandung Barat terus dikuasai kepentingan tertentu ? ,” tegasnya. **

Tags: meritsistempemkabbandungbaratrotasi
Previous Post

Diduga Terlibat Penipuan, Mantan Anggota Legislatif Ciamis Ditetapkan Jadi Tersangka

Next Post

Pemohon SKCK Membludak, Kapolres Bitung Merespon dengan Buka Layanan Hingga hari Minggu

BeritaTerkait

Featured

Tambang Ilegal Diduga Milik Ir Arifin Bandung Digerebek KDM Tengah Malam, Saksi Kunci Kasus PN Bandung Kembali Disorot

2026-01-22
Ekonomi

Serap 5.876 Tenaga Kerja, Investasi Sumedang Tahun 2025 Tembus Rp5,6 Triliun

2026-01-22
Oplus_131072
Featured

Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Keluhkan Pelayanan Rumah Sakit Bandung Kiwari

2026-01-22
Featured

Kepada Sekda, Praja IPDN Laporkan Progres Desa Cantik dan Sumedang Bebas Sampah

2026-01-21
Featured

Jadi Tuan Rumah, Bandung bjb Tandamata Optimis Sapu Dua Pertandingan

2026-01-21
Featured

Kapolres dan MUI Pangandaran, Komitmen Bersama Jaga Moralitas dan Kamtibmas

2026-01-21
Next Post

Pemohon SKCK Membludak, Kapolres Bitung Merespon dengan Buka Layanan Hingga hari Minggu

No Result
View All Result

Berita Terkini

Tambang Ilegal Diduga Milik Ir Arifin Bandung Digerebek KDM Tengah Malam, Saksi Kunci Kasus PN Bandung Kembali Disorot

2026-01-22

Serap 5.876 Tenaga Kerja, Investasi Sumedang Tahun 2025 Tembus Rp5,6 Triliun

2026-01-22
Oplus_131072

Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Keluhkan Pelayanan Rumah Sakit Bandung Kiwari

2026-01-22

Kepada Sekda, Praja IPDN Laporkan Progres Desa Cantik dan Sumedang Bebas Sampah

2026-01-21

Jadi Tuan Rumah, Bandung bjb Tandamata Optimis Sapu Dua Pertandingan

2026-01-21
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC