TANAH BUMBU, – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pekab Tanbu) terus memperkuat transformasi sektor koperasi melalui pemanfaatan teknologi digital. Upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Koperasi bagi pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi yang berlangsung di Gedung PKK Kapet, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (15/07/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagri) Kabupaten Tanah Bumbu ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong koperasi bertransformasi dari sistem pengelolaan konvensional menuju koperasi modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman.
Bupati Tanah Bumbu, H. Andi Rudi Latif, A.Md.T., S.H., M.M., melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskumdagri Eryanto Rais, yang sambutannya disampaikan oleh Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Rhani Patih, menegaskan bahwa digitalisasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing koperasi sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mengelolanya.
Menurutnya, penerapan digitalisasi tidak hanya berkaitan dengan penggunaan perangkat komputer maupun aplikasi digital, tetapi juga menuntut kesiapan SDM koperasi untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi dalam menghadapi perubahan.
“Keberhasilan digitalisasi koperasi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia yang mampu berubah, berkembang, dan memanfaatkan teknologi secara optimal untuk kemajuan koperasi,” ujarnya.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh serta mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam pengelolaan koperasi di daerah masing-masing.
“Diharapkan setelah mengikuti bimtek ini, para pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi mampu meningkatkan kualitas tata kelola koperasi sehingga lebih profesional, transparan, akuntabel, dan mampu bersaing di era digital,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Novita Mayasari mengatakan kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari berbagai koperasi di Kabupaten Tanah Bumbu.
Menurut Novita, tujuan utama pelaksanaan Bimtek Digitalisasi Koperasi adalah mempercepat transformasi koperasi dari sistem konvensional menuju koperasi modern yang memanfaatkan teknologi digital dalam setiap aspek pengelolaannya.
“Melalui pelatihan ini diharapkan koperasi mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota, memperkuat tata kelola organisasi, serta memperluas peluang pengembangan usaha melalui pemanfaatan teknologi digital,” jelasnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh berbagai materi yang berfokus pada penguatan transformasi digital koperasi. Materi tersebut meliputi transformasi digital dalam pengelolaan koperasi, digitalisasi manajemen dan akuntansi koperasi, serta pengembangan bisnis koperasi berbasis digital.
Seluruh materi disampaikan oleh narasumber dari Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Kalimantan Selatan, Rohadi Nursetyawibawa, yang memberikan pemahaman mengenai pentingnya penerapan teknologi informasi dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta daya saing koperasi di tengah perkembangan ekonomi digital.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap koperasi-koperasi di daerah mampu bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang lebih modern, profesional, inovatif, dan kompetitif.
Selain meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, digitalisasi juga diharapkan mampu memperkuat tata kelola koperasi sehingga semakin dipercaya oleh anggota dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (Ag)












