• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, April 23, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Warna-warni Batik Banyumasan Ramaikan Kirab Hari Batik

Warna-warni Batik Banyumasan Ramaikan Kirab Hari Batik

cyber by cyber
Oktober 2, 2018
in Featured, Seni Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANYUMAS,- Dalam rangka memperingati Hari Batik NasionaL ke-9, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banyumas menyelenggarakan Kirab Batik Banyumasan (2/10) di Alun-alun Purwokerto. Kirab batik kali ini merupakan kali ketiga, dengan mengangkat tema “Semarak Batik Banyumas”.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banyumas Wisnu Jatmiko, SH M.Hum mengatakan kirab batik diikuti oleh 104 peserta yang dibagi dalam 3 kategori yaitu kategori A yang terdiri dari dinas, intansi, OPD, SKPD, dan kecamatan di Kabupaten Banyumas; kategori B terdiri dari BUMN, BUMD, para pelaku usaha batik, dan umum; serta kategori C yang terdiri dari pelajar SMP dan SMA/sederajat se-kabupaten Banyumas. Selain itu juga ada 6 kelompok yang berasal dari PKK, Pramuka dan perajin batik banyumasan.

Peserta kirab diberangkatkan dari Alun-alun Purwokerto dimana Bupati dan Anggota Forkompinda berada di panggung depan pendopo untuk menyambut para peserta berdemontrasi.

Para peserta menampilkan berbagai peragaan, formasi jalan ataupun yel yel di depan panggung kehormatan yang membuat penonton terpukau dan memberi sambutan tepuk tangan meriah.

Kemudian peserta melewati Jalan Jenderal Soedirman, Jalan Mederka dan Jalan Jenderal Gatot Subroto hingga jalan Masjid dan kembali lagi ke Alun-alun Kota Purwokerto.

Di sepanjang jalan tersebut ribuan warga sebagian besar pelajar yang juga mengenakan batik, menyaksikan peserta dengan atribut dan warna warni batik banyumasan.

Baca juga :  Sambut KTT G20, Pos Indonesia Rilis Prangko Instimewa Seri G20

Diantara penonton terdapat wisatawan asing yang ikut menyaksikan dangan mengabadikan persistiwa dengan camera yang dibawanya.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengajak semua wong banyumas terutama para kawula muda, hendaknya juga ikut pro aktif menyosialisasikan, mem-publish, memposting bahkan mem-viral-kan batik banyumasan melalui berbagai media yang ada, khususnya media sosial, agar batik banyumasan semakin dikenal luas, tidak saja pada tataran lokal, regional dan nasional, tetapi juga tataran global.

Apabila batik banyumasan bisa mendunia, insya allah batik banyumasan bisa terus berkembang, semakin dikenal, dicari, dan digandrungi.

“Apabila kita semua bisa bersinergi, nyengkuyung lan regeng bareng mem-viral-kan batik banyumasan, saya yakin, Banyumas juga akan semakin dikenal, dan keberadaan IKM Batik Banyumas semakin berkembang dan bisa menjadi sumber ekonomi bahkan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama para perajin batik,” katanya.

Kirab ini menurut Bupati untuk mengenalkan jenis-jenis batik, tipe-tipe dan corak batik yang ada di Banyumas kepada masyarakat. Sehingga masyarakat Banyumas bisa mencintai batiknya sendiri, lalu mempromosikan batik Banyumas. Sehingga nanti batik Banyumas jadi lebih dikenal oleh masyarakat Banyumas sendiri, luar Banyumas bahkan bisa mendunia.

“Motif batik Banyumas sangat banyak dan khas, di antaranya batik motif Jahe Sarimpang, Lumbon, Pring Sedapur Parang rusak. Namun demikian, untuk batik Banyumas setiap motifnya mempunyai filosofi sendiri dan tidak hanya menggambarkan keindahan saja.

Baca juga :  DPRD Pangandaran Siap Dampingi Proses Hukum Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Padaherang

Batik Banyumas punya filosofi dan cerita, jadi bukan sekedar menggambar keindahan. Tapi di balik itu ada maknanya, misalnya (batik) lumbon, Lumbon dari lumbu (daun talas) tapi punya filosofi, kalau lumbu itu kena air bisa loncat. Jadi maka itu, ini adalah filosofi orang, antara dosa dan pahala tidak bisa di campur harus dipisah, itu lumbon. Yang paling banyak filosofinya untuk batik Banyumas,” tuturnya.

Husein menambahkan dalam kapasitas sebagai regulator, pelayanan publik dan empowering, pihaknya telah menetapkan kebijakan, program dan kegiatan dalam rangka penguatan, pengembangan dan pemberdayaan usaha IKM kerajinan dan batik, sebagai salah satu program strategis pada RPJMD, khususnya di bidang ekonomi kerakyatan.

“Perhatian dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Banyumas di bidang ekonomi kerakyatan ini terus dilanjutkan, dengan menempatkannya sebagai salah satu “hasta krida” pada rencana RPJMD tahun 2018 – 2023, khususnya krida ke – 7, yaitu: “Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakan industri kerakyatan, pariwisata dan industri kreatif berbasis sumber daya lokal”, pungkasnya.

Ari S

Previous Post

Kapolda Jateng: 3 Pilar Harus Menjadi Radiator Pendingin Masyarakat

Next Post

Dansektor 21 Puas, Air Limbah PT Sinar Continental Sesuai yang Diharapkan

BeritaTerkait

Featured

83,8 Persen Warga Puas, Perubahan di Sekolah Bandung Mulai Terasa

April 23, 2026
Featured

Hasil Survei 85,9 Persen Warga Menyatakan Puas Terhadap Layanan Kesehatan

April 23, 2026
Dua terdakwa utama dari pihak swasta, yakni: Trisnadi Yulrisman, Direktur Utama PT Karabha Digdaya, dan Berliana Tri Kusuma, Head Corporate Legal PT Karabha Digdaya Keduanya diduga berperan sebagai pemberi suap kepada sejumlah pejabat di PN Depok.
Featured

Sidang Perdana yang Menyeret Ketua Pengadilan Depok, Jaksa KPK Hadirkan Dua Terdakwa

April 23, 2026
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., menjadi narasumber Tata Cara Pembuatan dan Pengesahan Peraturan Perusahaan (PP) bagi perusahaan di wilayah Kota Bandung, di Hotel Grandia, Bandung, Selasa, 21 April 2026. (Foto: Dok Humas)
Featured

Rizal Khairul: PP Bentuk Keseimbangan Iklim Investasi dan Kesejahteraan Pekerja

April 23, 2026
Featured

OC Kaligis Nilai Kasus eFishery Bukan Pidana, Andri Yadi Disebut Tak Punya Niat Jahat

April 22, 2026
Featured

Pendidikan, Infrastruktur hingga UMKM Sumedang Menguat

April 22, 2026
Next Post

Dansektor 21 Puas, Air Limbah PT Sinar Continental Sesuai yang Diharapkan

Please login to join discussion
No Result
View All Result

Berita Terkini

83,8 Persen Warga Puas, Perubahan di Sekolah Bandung Mulai Terasa

April 23, 2026

Hasil Survei 85,9 Persen Warga Menyatakan Puas Terhadap Layanan Kesehatan

April 23, 2026
Dua terdakwa utama dari pihak swasta, yakni: Trisnadi Yulrisman, Direktur Utama PT Karabha Digdaya, dan Berliana Tri Kusuma, Head Corporate Legal PT Karabha Digdaya Keduanya diduga berperan sebagai pemberi suap kepada sejumlah pejabat di PN Depok.

Sidang Perdana yang Menyeret Ketua Pengadilan Depok, Jaksa KPK Hadirkan Dua Terdakwa

April 23, 2026
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., menjadi narasumber Tata Cara Pembuatan dan Pengesahan Peraturan Perusahaan (PP) bagi perusahaan di wilayah Kota Bandung, di Hotel Grandia, Bandung, Selasa, 21 April 2026. (Foto: Dok Humas)

Rizal Khairul: PP Bentuk Keseimbangan Iklim Investasi dan Kesejahteraan Pekerja

April 23, 2026

OC Kaligis Nilai Kasus eFishery Bukan Pidana, Andri Yadi Disebut Tak Punya Niat Jahat

April 22, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC