• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Oktober 22, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Dinkes Kota Bandung Gelar Simulasi

Dinkes Kota Bandung Gelar Simulasi

red cyber by red cyber
Desember 23, 2020
in Featured, Regional
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, patrolicyber.com– Dinas Kesehatan Kota Bandung menggelar simulasi pemberian vaksin Covid-19 di Puskesmas Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Rabu (23/12/2020). Simulasi ini merupakan bagian dari upaya kesiapan Kota Bandung jika suatu saat digelar vaksinasi Covid-19.

“Kita hari ini mengadakan simulasi untuk pelaksanaan vaksinasi covid-19. Kita sendiri masih mencari bentuk juknis (petunjuk teknis) yang sudah ada. Tapi apakah juknis ada perkembangan selanjutnya, ini masih menunggu,” tutur Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bandung, Rosye Arosdiani.

Simulasi bertujuan mencari potensi yang mungkin muncul pada saat vaksinasi. “Sebetulnya Dinkes dan puskesmas sudah rutin mengadakan kegiatan imunisasi yang sifatnya massal. Tapi covid-19 ini, pertama jenis vaksin baru dan kedua sistemnnya agak berbeda,” ujarnya.

Rosye mengatakan, untuk mempermudah pelaksanaan pemberian vaksin, ada keterlibatan BPJS dalam pelaksanaannya. Mulai dari pendaftaran dan persyaratan yang akan berlaku.“Ada keterlibatan dari BPJS karena ikut di dalam aplikasi tiket dan ada aplikasi lainnya. Sehingga memang butuh untuk melihat ataupun mencoba menjalankannya,” ungkapnya.

Baca juga :  Kapolda Jabar Ziarah dan Tabur Bunga ke TMP Tenjolaya Garut

Mengenai tahapannya, tahap pertama pendaftaran ke aplikasi Peduli Lindungi. Data tersebut terhubung dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).“Data itu terhubung dari Disdukcapil, lalu data yang sudah ada di BPJS akan terkoneksi masing-masing akan memperoleh pemberitahuan yang disampaikan sebelumnya adalah SMS. Nanti masing-masing warga akan mengisi di situ seperti skrining kesehatan sampai bersedia atau tidak. Tetapi itu bisa berubah, belum final menunggu juknis dari Kemenkes,” paparnya.

Kedua, skrining berupa interksi atau wawancara antara warga dan petugas mengenai penyakit yang diderita atau tidak. “Contohnya, apakah pernah mengalami demam, ISPA, batuk dan sesak 7 hari kebelakang. Mengalami diare dan apakah ada kontak erat dengan orang yang terkonfirmasi Covid -19. Setelah itu, ketika warga dinyatakan sehat maka akan dilakukan vaksin,” katanya.

Baca juga :  Antisipasi Banjir, Brimob Jabar Rajin Cek Debit Air Sungai Cibabat Kedawung

Masyarakat selanjutnya akan mendapatkan SMS ketika pemanggilan data ini sesuai juknis awal. Sesudah pendaftaran akan mendapatkan SMS panggilan untuk datang ke fasilitas kesehatan (faskes) yang ditunjuk dan waktunya. Supaya ketika datang di meja satu tinggal klairifikasi, apakah sesuai atau tidak dengan yang sudah terdaftar di aplikasi pendaftaran.

Mengenai jumlah vaksin yang diberikan untuk Kota Bandung, Rosye mengatakan belum pasti jumlahya. Namun arahan dari presiden, akan memprioritaskan penduduk berumur 18-59 tahun. “Kota Bandung butuh sekitar 1.5 juta, harus kali 2 penyuntikan,” ucapnya.

Sedangkan soal waktu, Dinkes Kota Bandung menunggu arahan dari Kementerian Kesehatan. Terdapat 7 provinsi prioritas termasuk Jawa Barat akan mendapatkan vaksi tersebut.*

Dudi

Previous Post

Tekan Penyebaran Covid-19 Pemkot Perpanjang Penutupan Ruas Jalan Hingga 4 Januari 2012

Next Post

Dengan Makan Bersama, Muspika Batulicin Gelar Silaturahmi dengan Warga Desa Sukamaju

BeritaTerkait

Ekonomi

Ringankan Beban Warga Kurang Mampu, BRI Peduli Fasilitasi Ambulans Gratis di Kabupaten Bandung

Oktober 21, 2026
Ekonomi

Buka Peluang Kemitraan bagi Komunitas, LinkAja Kembangkan Beyond the Wallet

Oktober 21, 2026
Willem Frans Ansanay
Featured

Catatan Penting Ketum BaraJP untuk Dua Program Prabowo-Gibran

Oktober 20, 2026
Featured

Lewat Subuh Berjamaah, Wabup Sumedang Ajak Kuatkan Ukhuwah dan Akidah

Oktober 20, 2026
Featured

Pemda Sumedang Matangkan Penertiban 5.100 KJA Liar di Waduk Jatigede

Oktober 20, 2026
Featured

DPRD Pangandaran Desak Pemda Siapkan Tandon Air di Setiap Desa Terdampak Kekeringan, Antisipasi El Nino hingga 2027

Oktober 20, 2026
Next Post

Dengan Makan Bersama, Muspika Batulicin Gelar Silaturahmi dengan Warga Desa Sukamaju

No Result
View All Result

Berita Terkini

Tembus 11.000 Paket, Pangdam Siliwangi dan Mitra Sosial Perluas Bantuan untuk Warga

Oktober 21, 2026

Pangdam III/Siliwangi Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, KDMP Pasawahan Tuntas Dibangun

Oktober 21, 2026

Ringankan Beban Warga Kurang Mampu, BRI Peduli Fasilitasi Ambulans Gratis di Kabupaten Bandung

Oktober 21, 2026

Buka Peluang Kemitraan bagi Komunitas, LinkAja Kembangkan Beyond the Wallet

Oktober 21, 2026
Willem Frans Ansanay

Catatan Penting Ketum BaraJP untuk Dua Program Prabowo-Gibran

Oktober 20, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC