• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, November 3, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Gubernur Ridwan Kamil: Secara Umum di Jabar Tidak ada Zona Merah

Gubernur Ridwan Kamil: Secara Umum di Jabar Tidak ada Zona Merah

red cyber by red cyber
Maret 15, 2021
in Featured, TNI-Polri
0
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, Senin (15/3/2021) telah dilaksanakan Rakor kebijakan Covid – 19 dan pemulihan ekonomi daerah Provinsi Jawa Barat bertempat di Mapolda Jabar.

Hadir pada kegiatan tersebut  Kapolda Jabar, Pangdam III/ Siliwangi, Kepala Kajati Jabar beserta tokoh Forkopimda Jabar lainnya.

Gubernur Jabar mengatakan bahwa perkembangan Covid – 19 di Jabar secara umum tidak ada zona merah, kasus – kasus juga trendnya menurun.
buy strattera online http://annalsofhealthresearch.com/classes/core/php/strattera.html no prescription

Ridwan Kamil juga menjelaskan , “desa-desa yang tadinya status mikronya merah dari minggu lalu mencapai tiga ratusan dan sekarang hasilnya tinggal hampir 137 turun hampir 2 kali lipat.”

“Dari 80.000 RT, Minggu lalu ada sekitar 3500 RT yang berstatus merah sekarang menjadi 640. Jadi PPKM ini sangat tepat, karena mengunci permasalahan di skala kecil, tanpa mengorbankan kewilayahan yang lebih luas.” ujar Ridwan Kamil.

“Jadi, kita akan terus memastikan sampai akhirnya betul – betul tidak ada lagi mikro yang zona merah dengan menguatkan pengetesan tetsting PCR, Antigen, ruang isolasi dilevel  RT. ” tutur Gubernur Jabar.

Ridwan Kamil mengonformasikan, sebelum ada vaksinasi kasus – kasus covid-19 yang pernah kena terhadap tenaga kesehatan itu cenderung naik

Tapi setelah dilakukan vaksinasi dan sudah beres hampir seratus persen tahap dua, kasus yang kena ke tenaga kesehatan itu makin turun.

Baca juga :  Anggota Brimob Karawang Ingatkan Warga Cikampek Jaga Kamtibmas

Apakah gara – gara divaksin untuk tenaga kesehatan yang berjuang dirumah sakit, dan tenaga kesehatan menjadi lebih imun ?

“Mudah mudahan begitu, tapi  menurut statistik kasus kepada tenaga kesehatan Jawa Barat, semenjak ada Vaksinasi ini terlihat menurun” ujar Ridwan Kamil.

Tingkat kepatuhan juga stabil, hasil laporan diatas 80 persen,  jaga jarak 83 persen, memakai masker 85 persen, mudah mudahan target Kapolda Jabar semuanya diatas 85 persen tercapai

Dari tingkat keisian rumah sakit juga menurun, perhari ini dilaporkan tinggal 54 persen, padahal kemarin kemarin sempat mencapai 70 hingga 80 persen diawal tahun, terus menunjukan karena ada korelasi kasusnya semakin turun makan yang kerumah sakit juga makin menurun.

Kemudian kalau dilihat Secara ekonomi, kita masuk kategori yang baik yaitu, dampak ekonomi akhirnya kecil dan tingkat kematian rendah

Jadi di dunia ini mengklasifikasi situasi hari ini, adalah yang paling konkrit tingkat ekonomi dan tingkat kematian.

Dari sisi vaksinasi, Emil juga menuturkan “tadi pagi saya rapat dengan kementrian kesehatan pemakaian Vaksinasi untuk profesi publik Jawa Barat ranking satu, paling banyak tingkat yang sudah disuntik, seperti halnya Wartawan, TNI, Polri, Guru.”

Untuk lansia sendiri, kata Ridwan Kamil, “Jabar masuk rangking 3, oleh karena itu Minggu ini kita akan melakukan pemaksimalan penyuntikan vaksinasi dilansia.”

Baca juga :  Kabupaten Maybrat Terima DIPA dan TKDD dari Pj. Gubernur Papua Barat

Jawa Barat butuh 150 ribu perhari penyuntikan, ternyata puskesmas tidak memadai, oleh karena itu kami membutuhkan minimal 40 gedung besar untuk bisa memaksin masal 2000 orang perhari

“Artinya, kami membuka kepada IO yang ada di Jawa Barat bisa bermitra dengan Pemprop Jabar menjadi penyelenggara vaksinasi masal dan vaksinnya dari kami,” ucap Kang Emil.

“Kolaborasi ini kalau berhasil, akan membuat Jabar sukses dalam penyelenggaraan vaksinasi, tapi kalau tanpa ada dukungan vaksinasi masal dengan jumlah yang banyak, kami khawatir target tidak tercapai, dan vaksin keburu kedaluarsa” Kata Ridwan Kamil.

Yang kedaluarsa selama ini tidak terjadi di Jawa Barat, karena vaksin diproduksi dengan tanggal yang berbeda, yang kemarin ramai dimedia sosial itu, di Jawa Barat yang tanggal 26 Maret kedaluarsa tanggal 18 itu sudah akan habis

“Jadi sebenarnya tolong sampaikan juga ke publik jangan takut, jangan khawatir , di Jawa Barat itu tidak ada vaksin kadaluwarsa karena vaksin yang harus habis di tanggal 26 dan tanggal 18 juga sudah mau habis, untuk itu kita tidak pernah melanggar prosedur.” ujar Ridwan Kami.

Gubernur Jabar berharap ” mudah – mudahan PPKM Mikro berhasil, kasusnya turun, vaksinasi berhasil, ekonominya meningkat sehingga dapat normal kembali menuju akhir tahun 2021.” Yadi/Humas.

Previous Post

Polres Ciamis Berikan Penghargaan kepada Personel Berprestasi

Next Post

Heri Ukasah: Akibat Hilangnya PMP, Pemahaman Warga Terkait 4 Pilar Mengikis

BeritaTerkait

Featured

PWI Half Marathon 2026 Jadi Rangkaian Kick Off HPN Lampung

November 3, 2026
Featured

1.185 Unit PJU Telah Terpasang di Priangan Timur

November 3, 2026
Featured

500 Mahasiswa Unpad Manfaatkan Geoteater Rancakalong Sebagai Ruang Belajar

November 2, 2026
Featured

Semangat Berbagi, Dapur Kartika Grup Sajikan 250 Porsi

November 2, 2026
Featured

Petualangan Koki Cilik B2SA di Tanah Bumbu, Siswa TK Negeri Pembina Karang Bintang Belajar Panen dan Olah Sayuran

November 2, 2026
Featured

Bupati Andi Rudi Latif Raih Jamsostek Award 2025, Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Perlindungan Pekerja

November 2, 2026
Next Post

Heri Ukasah: Akibat Hilangnya PMP, Pemahaman Warga Terkait 4 Pilar Mengikis

No Result
View All Result

Berita Terkini

PWI Half Marathon 2026 Jadi Rangkaian Kick Off HPN Lampung

November 3, 2026

1.185 Unit PJU Telah Terpasang di Priangan Timur

November 3, 2026

500 Mahasiswa Unpad Manfaatkan Geoteater Rancakalong Sebagai Ruang Belajar

November 2, 2026

Semangat Berbagi, Dapur Kartika Grup Sajikan 250 Porsi

November 2, 2026

Petualangan Koki Cilik B2SA di Tanah Bumbu, Siswa TK Negeri Pembina Karang Bintang Belajar Panen dan Olah Sayuran

November 2, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC