• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, April 25, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Bupati Sumedang Dukung Belajar Luring, Ini Syaratnya

Bupati Sumedang Dukung Belajar Luring, Ini Syaratnya

red cyber by red cyber
Juli 15, 2021
in Featured, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,– Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menjadi pembicara pada Diskusi Kemasyarakatan bersama Rektorat Universitas Padjajaran secara virtual, Kamis (15/7).

Acara tersebut merupakan forum audiensi mengenai repopulasi masyarakat Jatinangor dalam rangka menyambut kedatangan mahasiswa di awal masa pembelajaran 2021/2022.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Padjadjaran (Unpad) Arief Sjamsulaksan Kartasasmita mengatakan, sesuai dengan surat edaran yang disampaikan oleh Mekndikbud mengenai bagiamana sikap setiap universitas dalam menghadapi pandemi di semester mendatang.

“Kami medapat instruksi untuk mulai membuka pembelajaran Luring. Artinya karena kita menganggap ada semacam kehilangan generasi apabila pembelajaran terus dilakukan dalam metode Daring. Ini terbukti dari data yang kami dapatkan, ternyata capaian pembelajaran tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Utamanya adalah untuk pembelajaran yang bersifat pencapaian kemampuan skill tertentu yang membutuhkan datangnya mahasiswa ke tempat-tempat pendapatan skill tersebut,” paparnya.

Berdasarkan hal tersebut, akhirnya pihak UNPAD merancang mahasiswa diperbolehkan untuk datang dengan maksimum 30 persen dari jumlah pendidikan yang harus dilakukan secara Luring.

“Jadi ke depan walaupun pandemi berakhir, Unpad tetap akan melakukan kombinasi Daring dan Luring karena kami menganut hybrid university,” ungkapnya.

Tetapi dikatakan Arief, pandemi Covid-19 akhir-akhir ini sangat mengkhawatirkan sehingga Unpad dan Kementerian melakukan perubahan kebijakan.

“Perubahan kebijakan yang akan kita lakukan adalah dengan menunda seluruh rencana yang sudah kita lakukan,” ujarnya.

Dikatakan Arief, semua proses pembelajaran yang sudah dirancang akan ditunda, minimal sampai PPKM sudah terbukti berhasil, atau ada instruksi lain dari pemerintah mengenai PPKM Darurat.

“Sampai dengan tanggal 20 Juli ini kami menghentikan seluruh kegiatan kemahasiswaan dan kegiatan kampus dan kembali 100 persen Daring. Setelah itu, kami akan melihat situasi dan instruksi dari pemerintah mengenai keamanan di kampus,” ucapnya.

Baca juga :  Pembagian Insentif bagi Tenaga Pendidik Non PNS di Sumedang Diduga Diwarnai Pungli

Arief juga menyampaikan, Universitas Padjajaran saat ini telah melakukan vaksinasi secara bertahap terhadap mahasiswa, dosen, dan yang lainnya.

“Target kami adalah seluruh mahasiswa tervaksinasi sebelum akhir Oktober 2021. Mudah-mudahan jika mahasiswa tervaksinasi, setidaknya bisa lebih aman apabila nanti di akhir semester sudah bisa masuk lagi ke kampus,” ungkapnya.

Namun Arief menambahkan, pihaknya juga harus tetap berkoordinasi dengan otoritas kesehatan setempat, dalam hal ini Dinas Kesehatan dan pemerintah daerah, mengenai dampak kedatangan mahasiswa dari berbagai daerah lain secara bergelombang, walaupun sudah divaksin, terhadap kesehatan masyarakat di lingkungannya.

“Apabila masih dianggap menghawatirkan kesehatan masyarakat di lingkungan tersebut, tentu saja kami akan melakukan langkah-langkah yang mendukung kebijakan Dinas Kesehatan dan pemerintah Daerah sumedang,” imbuhnya.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabuapten Sumedang dr. Reny Anton dalam diskusi tersebut mengatakan, kasus Covid-19 masih belum menurun meskipun sudah satu minggu melaksanalan PPKM Darurat.

“Ini akan menjadi kajian bagi kami selaku pemerintah untuk melihat bagaimana keefektifan PPKM ini. PPKM ini sudah kita jalankan dengan baik, tetapi ada hal-hal yang kurang dalam pelaksanaannya. Misalnya masyarakat yang tidak patuh,” ungkapnya.

Reny menambahkan, Dinkes Kabupaten Sumedang saat ini mempunyai wacana untuk melakukan pendiagnosaan melalui antigen.

“Strategi penanggulangan tentu saja harus sinergis, mulai dari testing, tracking, dan treatment. Kemudian bagaimana masyarakat dan pemerintah melakukan pengawalan terhadap PPKM, dan terakhir dengan vaksinasi,” ujarnya.

Baca juga :  Penyerahan Jenazah Korban Kebakaran Ponpes Miftahul Khoirot Kepada Pihak Keluarga

Sementara itu, Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir mengapresiasi acara Diskusi Kemasyarakatan tersebut yang menurutnya merupakan sebuah ikhtiar untuk melakukan persiapan terhadap kebijakan-kebijakan yang akan diambil dengan komunikasi dan koordinasi yang baik.

“Jika persiapannya matang dan semua memiliki peran dan tanggung jawab untuk melaksanakan kebijakan tersebut dengan sebaik-baiknya, maka output dari kegiatan ini ialah warga negara betul-betul terlidungi dan Jatinangor menjadi kawasan yang aman bagi para mahasiswa sehingga mahasiswa yang datang ke Jatinangor pun dalam kondisi yang sehat,” ucapnya.

Menurut Bupati, saat ini Kabupaten Sumedang sedang melakukan PPKM Darurat dan di dalamnya terdapat beberapa kebijakan yang harus dipatuhi bersama, antara lain pembelajaran harus dilakukan secara Daring.

“Sesuai dengan instruksi Mendagri dan Pergub yang menjadi referensi kami dalam mengeluarkan Perbup, untuk seluruh pembelajaran menggunakan metode Daring selama PPKM,” ujarnya.

Namun Bupati juga mengungkapkan, untuk ke depannya akan dikaji kembali seraya berharap PPKM berjalan dengan baik sehingga tidak ada perpanjangan.

“Jika PPKM dinilai berhasil, maka apa yang menjadi kebijakan Mendikbud akan kita kaji dengan sebaik-baiknya setelah kita mengevaluasi dan melihat kebijakan nasional,” terangnya.

Bupati menambahkan, jika kondisi pandemi di Kabupaten Sumedang lebih baik dan kebijakan nasional pun mendukung upaya untuk Luring, maka Pemkab Sumedang akan mendukung dengan membuat kebijakan untuk Luring dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Berkaitan dengan ini, tentunya persiapan harus kita matangkan, termasuk Dinkes, Camat, Satgas Kecamatan/Desa untuk mempersiapkan kehadiran mahasiswa ketika nanti kebijakan sudah ditetapkan,” pungkasnya. (bs/hms)

Previous Post

Jaga Ketahanan Pangan Dimasa PPKM Darurat, Brimob Jabar Bareng Warga Budidaya Ikan

Next Post

Kapolri Sebar Ribuan Bansos untuk Warga Terdampak PPKM Darurat di Bandung

BeritaTerkait

Featured

Sumedang Perkuat Budaya dan Melangkah Menuju Daerah Maju

April 25, 2026
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan
Featured

Target Nasional Bebas TPA di Akhir 2026, Pemkot Susun Road Map Pengelolaan Sampah.

April 25, 2026
Kepala Diskominfo Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie, S.E., Ak
Featured

Memperkuat Transformasi Digital, Diskominfo Kota Bandung Siapkan “Program Ngulik” dan Bandung “Satu Data”

April 25, 2026
Selain mempercepat kerusakan infrastruktur jalan, keberadaan ODOL bisa membahayakan pengendara lain. Foto Halloriau.com
Featured

Jalan Hancur Akibat ODOL, Dishub Jabar Perketat Pengawasan Angkutan Barang

April 24, 2026
Bapemperda DPRD Kota Bandung menggelar Rapat Kerja terkait Raperda tentang Bantuan Hukim Bagi Masyarakat Miskin di Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu, 22 April 2026.
Featured

DPRD Kota Bandung Inisiasi Pembentukan Raperda Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin

April 24, 2026
Entertainment

Musisi Top, Bintang Sinetron, Siap Meriahkan Karnaval SCTV di Kota Bandung

April 24, 2026
Next Post

Kapolri Sebar Ribuan Bansos untuk Warga Terdampak PPKM Darurat di Bandung

No Result
View All Result

Berita Terkini

Sumedang Perkuat Budaya dan Melangkah Menuju Daerah Maju

April 25, 2026
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan

Target Nasional Bebas TPA di Akhir 2026, Pemkot Susun Road Map Pengelolaan Sampah.

April 25, 2026
Kepala Diskominfo Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie, S.E., Ak

Memperkuat Transformasi Digital, Diskominfo Kota Bandung Siapkan “Program Ngulik” dan Bandung “Satu Data”

April 25, 2026
Selain mempercepat kerusakan infrastruktur jalan, keberadaan ODOL bisa membahayakan pengendara lain. Foto Halloriau.com

Jalan Hancur Akibat ODOL, Dishub Jabar Perketat Pengawasan Angkutan Barang

April 24, 2026

LSM Pemuda Geruduk Kejati Jabar, Desak Usut Proyek Rumah Dinas Wali Kota Cimahi

April 24, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC