TANAH BUMBU, – Bupati Tanah Bumbu, H. Andi Rudi Latif, A.Md.T., S.H., M.M., menegaskan bahwa penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 harus berorientasi pada program prioritas yang terukur, efisien, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan dalam jawaban Bupati Tanah Bumbu atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap RAPBD Tahun Anggaran 2027, Selasa (20/10/2026). Jawaban Bupati disampaikan melalui Asisten Bidang Administrasi Pembangunan, H. Yamani.
Dalam penyampaiannya, Bupati menekankan bahwa arah kebijakan penganggaran daerah harus selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tanah Bumbu 2025–2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Keselarasan tersebut menjadi landasan penting agar setiap alokasi anggaran benar-benar mendukung pencapaian target pembangunan daerah dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu juga menerapkan prinsip money follows program, yakni pengalokasian anggaran berdasarkan program prioritas dan hasil yang ingin dicapai. Dengan pendekatan ini, penggunaan anggaran diharapkan semakin efektif, tepat sasaran, dan berorientasi pada manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Salah satu sektor yang menjadi perhatian utama adalah pendidikan. Bupati menegaskan bahwa komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan tidak cukup hanya dengan memenuhi ketentuan belanja wajib.
Anggaran pendidikan harus mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia agar menjadi lebih cerdas, terampil, berkarakter, dan berakhlak.
Peningkatan kualitas pendidikan dinilai penting untuk mempersiapkan generasi muda Tanah Bumbu agar mampu menghadapi tantangan pembangunan dan persaingan di masa mendatang.
Selain pendidikan, pemerintah daerah juga menempatkan sektor kesehatan dan infrastruktur sebagai prioritas pembangunan. Penguatan kedua sektor tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperluas akses masyarakat terhadap layanan dasar, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Di bidang ekonomi, Pemkab Tanah Bumbu berkomitmen memperkuat perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pengembangan sektor pertanian dan perikanan, serta peningkatan akses pemasaran produk lokal.
Pemerintah daerah juga mendorong pelaksanaan pelatihan dan penempatan tenaga kerja sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterampilan masyarakat, memperluas kesempatan kerja, dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah.
Melalui penyusunan RAPBD 2027 yang terarah dan berbasis prioritas, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang merata bagi masyarakat.
Jawaban Bupati atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses pembahasan RAPBD 2027, guna memastikan kebijakan anggaran daerah sejalan dengan sasaran pembangunan dan kebutuhan masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu. (Ag)












