• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Oktober 30, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Cawamen Nadiem Harus Inovatif, Profesional, Non-Parpol dan Eksekutor Handal

Cawamen Nadiem Harus Inovatif, Profesional, Non-Parpol dan Eksekutor Handal

red cyber by red cyber
Desember 28, 2019
in Entertainment, Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG,– Siang itu, Sabtu,(28/12/2019), separuh langit Kota Bandung masih berpayung awan kelabu, pertanda hujan akan turun kembali. Kami masih asik berbincang by seluler dengan tokoh muda yang bulan November2019 lalu dideklarasikan Alumni Kongres Relawan Jokowi Sedunia (AK RJS) 2013 dan Forum Wartawan Pancasila (FWP) sebagai calon Wakil Mendikbud, Nadiem Makarim di Bakoel Koffie, Jakarta lalu.

Indra Charismiadji, yang akrab kami panggil  Bang Indra, kelahiran Bandung, 9 Maret 1976 ini tidak ada kata lelah untuk berbagi inovasi, kreatifitas, professionalism, dan nasionalismenya dalam bidang Pendidikan Nasional. Selalu penuh ide juga solusi, maka sangat tepat jika Menteri Nadiem memilihnya sebagai Wamen. Apalagi Indra adalah non-partisan, non parpol.

“Ahahah, bisa aja kalian itu kalau menulis. Saya mah apah atuh,” jawab Indra dengan sederhana saat ditanya apakah sudah di-call mas menteri untuk hal diatas.

“Idealisme dan jiwa mendidik, adalah kunci utama menciptakan sumber daya manusia berkualitas. Tanpa mengesampingkan bisnis semata. Bidang pendidikan, tanpa idealisme tidak akan ada solusi yang bisa jalan. Harus dipahami bahwa dunia pendidikan sangat berbeda dengan dunia perdagangan, atau pun jual-beli pendidikan lebih bersifat jangka panjang dan sangat abstrak. Tidak semua orang bisa terjun di dunia ini, nah mas Menteri paham ini, maka beliau sangat berhati-hati memilih Wamennya nanti yang saat ini sedang di-hold,” sambung Bang Indra yang juga Direktur Eksekutif CERDAS.

Baca juga :  Penyanyi Reki dan Penari Sona Soni Tampil Memukau di Anugerah Pajak Daerah Kabupaten Sumedang

Pria muda ini penuh inovasi, salah satu dari tangan dinginnya ini lahirlah  konsep berlajar berbasis teknologi atau E-SABAK (Sistem Aplikasi Belajar Aktif dan Kreatif), ke sekolah-sekolah diseluruh Indonesia, sambil menyelesaikan studi dari the University of Toledo, negara bagian Ohio Amerika Serikat, dengan gelar ganda dibidang keuangan dan pemasaran untuk jenjang strata satu.

Tidak sampai disana, bang Indra pun melanjutkan studi di Dana University, Ottawa Lake, negara bagian Michigan Amerika Serikat.

Waktunya demikian dimanfaatkan sebaik mungkin, maka wajar jika dia pun diterima bekerja di perusahaan tingkat dunia di Amerika Serikat ; Merril Lynch, Omnicare, dan Dana Corporation, tahun 2002.

Setelah stabil, beliau memutuskan untuk kembali ke tanah air. Kemudian, memilih berperan aktif dalam mengembangkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Kiprahnya dimulai dengan memperkenalkan CALL (Computer-Assisted Language Learning) untuk pertama kalinya. Pengalaman bertahun-tahun di bidang teknologi pendidikan dan jejaring tingkat internasional, membuat Pemerintah Indonesia baik di level pusat maupun daerah menempatkan Indra sebagai konsultan dalam bidang pengembangan Pembelajaran Abad 21.

Kini, Indra pun memimpin PT Eduspec Indonesia, yang merupakan bagian dari Eduspec International, yang juga beroperasi di Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, dan Tiongkok.

Baca juga :  Lagi, Polres Cirebon Sabet Penghargaan Terbaik Peringkat Pertama

“Dari berbagi media yang Saya ikuti, baik media cetak, televisi, online,dsb bahwa bidang Diknas Indonesia sangat banyak masalah. Itu yang mendorong saya pulang ke Indonesia,” katanya.

Padahal, Indra saat itu sudah hidup cukup mapan bersama keluarganya di Amerika. Tapi, hal itu dia tinggalkan semua demi mewujudkan cita-citanya memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia. Tak bisa dimungkiri, banyak teman yang sudah hidup nyaman di Amerika mencegahnya pulang.

“Bodoh kalau pulang ke Indonesia dalam kondisi yang masih kacau. Nanti saja, kalau sudah bagus, kita kembali,” katanya, menirukan saran teman-temannya. Toh, Indra pun tetap kembali ke Indonesia.

“Iya sih teman teman bilang saya ‘ndableg, koppig. Tapi keputusan saya kembali ke tanah air adalah keyakinan dan harapan besar membangun NKRI dibidang Diknas dengan lebih baik lagi. Lalu dengan terpilihnya ‘mas Nadiem sebagai Menteri membuat Saya semakin semangat mengabdi untuk NKRI,” ujarnya masih dari balik seluler.

“Mas Menteri Nadiem telah membawa semangat dan warna baru dalam bidang diknas dan bagaimana layaknya memimpin atau sebagai pejabat publik, penuh Inovasi, mau mendengar dan eksekutor handal. Usianya muda, pastinya tidak mudah mengemban amanah dan visi misi presiden Jokowi. Kita wajib mengawal dan membantu mas Menteri Nadiem,” kata bang Indra lagi, kemudian pamit karena ada giat lainnya.

“Nanti Kita teleponan lagi ya,” katanya kepada patrolicyber.com

“Masih semangat menjadi Cawamen mas  Nadiem kan, bang?” tanya saya menggoda. “Ahsiiyaaap!” dan ‘Cklik, seluler pun ditutup. Bersambung. (PpRief/RL)

Previous Post

Disbudparpora Sumedang tak Ingin Seniman ‘Kehilangan Rumah’

Next Post

AKBP Mariyono Tegaskan Agar Petugas Berikan Rasa Aman dan Nyaman ada Masyaraat

BeritaTerkait

Featured

Didukung BRI, BDSF 2026 Apresiasi Inovasi Digital Sumedang, E-Voting Pilkades di 92 Desa Jadi Perhatian

Oktober 29, 2026
Featured

Mayjen TNI Kosasih Raih KNPI Award 2026, Serukan Pemuda Jadi Pelaku Perubahan

Oktober 29, 2026
Featured

BaraJP: Gibran Jadi Korban Perundungan Politik Brutal, Lawan!

Oktober 28, 2026
Featured

Bandung Digital Safety Forum 2026, Kamis 29 Oktober Siap Digelar

Oktober 28, 2026
Featured

Pleno BaraJP Tegaskan Satu Komando! Ketum Sebut Belum Ada Arahan Lain Selain Kawal Prabowo-Gibran JAKARTA,– Rapat Pleno ke-3 DPP Barisan Relawan Jalan Perubahan (BaraJP) yang digelar di Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (28/10), menetapkan sikap politik tegas: satu komando di garis Jokowi. Pleno yang dipimpin langsung Ketua Umum DPP BaraJP, Willem Frans Ansanay tersebut menjadi penegas bahwa BaraJP tetap solid dan tidak terpecah. “Belum ada arahan lain selain tetap mendukung penuh Pemerintahan Prabowo-Gibran. Kami tetap komit mendukung selama belum ada arahan baru dari Bapak Jokowi,” ujar Willem, dengan tegas. Willem menjelaskan, sikap ini diambil untuk menjawab spekulasi liar di luar yang mencoba membenturkan relawan Jokowi dengan pemerintah. Ia memastikan BaraJP tidak akan kemana-mana dan tidak ada manuver politik lain di luar arahan Jokowi. “BaraJP memastikan relawan Jokowi tetap satu barisan mengawal pemerintahan hasil perjuangan bersama. Ini adalah pemerintahan yang kita perjuangkan bersama Bapak Jokowi. Jadi kewajiban kita untuk kawal sampai tuntas,” lanjutnya. Lebih jauh, pleno menginstruksikan kepada seluruh DPD dan DPC BaraJP di seluruh Indonesia untuk tetap merapatkan barisan dan fokus pada kerja-kerja kerakyatan, bukan terpancing isu-isu yang memecah belah. “BaraJP tetap dukung pemerintah, tetap di garis Jokowi, tidak ada manuver lain. Kami satu komando,” pungkasnya. (Ist)

Oktober 28, 2026
Featured

Bupati Sumedang Apresiasi PLN, Jaga Pasokan Listrik Pilkades Digital Tetap Aman

Oktober 28, 2026
Next Post
Kapolres Majalengka AKBP Mariyono didampingi Kasat Reskrim AKP Wafdan Mutaqqin berfoto bersama usai melakukan pengecekan Pos Pam Operasi Lilin Lodaya 2019, yang ada di Jalan KH. Abdul Halim Kelurahan Majalengka Kulon Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka, Sabtu (28/12/2019).

AKBP Mariyono Tegaskan Agar Petugas Berikan Rasa Aman dan Nyaman ada Masyaraat

No Result
View All Result

Berita Terkini

Pangdam Kosasih: Saung Satuan Bukan Sekadar Tempat Istirahat, tetapi Perekat Kebersamaan

Oktober 30, 2026

Didukung BRI, BDSF 2026 Apresiasi Inovasi Digital Sumedang, E-Voting Pilkades di 92 Desa Jadi Perhatian

Oktober 29, 2026

YBM BRILiaN Region 9 Bandung Gulirkan Program Ketahanan Pangan bagi Lansia dan Keluarga Prasejahtera

Oktober 29, 2026

Mayjen TNI Kosasih Raih KNPI Award 2026, Serukan Pemuda Jadi Pelaku Perubahan

Oktober 29, 2026

BaraJP: Gibran Jadi Korban Perundungan Politik Brutal, Lawan!

Oktober 28, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC