• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, November 5, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Dadang Suganda Curhat di Persidangan, Ada Oknum KPK Coba Peras Dirinya

Dadang Suganda Curhat di Persidangan, Ada Oknum KPK Coba Peras Dirinya

red cyber by red cyber
April 29, 2021
in Featured, Hukum
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, –Terdakwa kasus dugaan korupsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dadang Suganda curhat didepan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung perihal adanya oknum penyidik KPK yang memeras dirinya.

Dadang menyinggung itu saat di persidangan pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Klas IA Khusus Bandung, Kamis (29/4/2021) malam

Selaku terdakwa, Dadang meluapkan unek-uneknya karena dianggap membebani dirinya.

Dirinya menjelaskan dihadapan majelis hakim, bahwa dia didatangi seorang mengaku penyidik KPK berinisial ATH, E dan YB.

“Saat diperiksa sebagai saksi di PAM Obvit Polda Jabar, mereka (penyidik KPK) menyinggung soal permintaan uang namun tidak disebutkan berapa nominalnya. Katanya anggap aja uang buang sial,” ujar Dadang di muka persidangan.

Pengacara Dadang Suganda, Efran Helmi Juni menanyakan berapa uang yang diminta.

“Jumlah uangnya tidak, tapi saya katakan saya tidak ada uang banyak, kalau Rp 1 miliar – Rp 2 miliar mah ada,” paparnya.

Dadang menjelaskan, bahwa saat oknum KPK menghubunginya, dirinya berstatus saksi.

Baca juga :  Polda Jabar Masih Selidiki Penyebab Laka Maut di Tol Cipularang

“Saat itu peristiwanya saat saya masih saksi, belum jadi tersangka. Nah setelah peristiwa itu, saya ditetapkan tersangka,” terangnya.

Hingga akhirnya, Dadang mengaku tidak menyerahkan uang tersebut.

“Kalau saya beri uangnya, saya seperti orang yang bersalah dalam kasus ini. Padahal saya ini pengusaha yang beli tanah sesuai prosedur, banyak orang yang sesuai profesi saya beli tanah untuk RTH, mekanisme pencairannya sama tapi kok tidak jadi tersangka,” jelasnya.

Ia menambahkan pernyataannya ini tidak bermaksud untuk menyudutkan KPK atau tim jaksa penuntut umum.

“Saya percaya dengan integritas penegak hukum di KPK, tapi saya di dalam (KPK) ada oknum,” ucapnya.

Dadang juga meminta memutarkan rekaman suara antara dirinya dengan seorang penyidik berinisial E yang dia rekam.

Dalam rekaman itu, penyidik tersebut meminta bertemu dan meyakinkan dengan cara menunjukan anatomi kasus RTH yang membelitnya.

“Saya tidak tahu apakah dia oknum penyidik atau di luar KPK. Tapi mereka punya anatomi kasusnya. Tapi yang pasti saya korban kesewenang-wenangan penyidik. Rekaman ini bukan sebagai bukti, tapi sebagai referensi dari unek-unek saya,” terang Dadang.

Baca juga :  Peringati HKN, Dansat Brimob Jabar: Mantafkan Kualitas Pengabdian Kepolisian

Terpisah Jaksa KPK, Chaerudin menanggapi kesaksian Dadang Suganda.

“Saudara harus memastikan apakah itu benar penyidik atau bukan karena banyak contoh kasus seperti itu,”papar Jaksa KPK diruang Sidang Pengadilan Tipikor Bandung.

Jaksa juga keberatan soal Dadang yang menyertakan bukti yang diperdengarkan di persidangan.

“Kami juga keberatan saudara menyertakan bukti di persidangan yang buktinya di luar dari pokok dakwaan,” ucap Chaerudin.

Ketua Majelis Hakim T Benny Eko Supriyadi menengahi keberatan jaksa atas kesaksian Dadang Suganda soal bukti rekaman.

“Tadi saudara terdakwa sudah menyebut bahwa rekaman suara yang dihadirkan bukan sebagai bukti tapi sebagai referensi dan unek-unek,” papar Hakim menengahi perdebatan antara Dadang dan JPU KPK. Dud

Previous Post

Bupati Tanbu Ikuti Rakor Kepala Daerah se Indonesia Bersama Presiden Jokowi

Next Post

Pj. Sekda Tanbu Tinjau Kesiapan Sekolah Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

BeritaTerkait

Featured

Bupati Andi Rudi Latif Lantik 42 Anggota BPD di Tanah Bumbu, Perkuat Demokrasi dan Tata Kelola Desa

November 5, 2026
Ekonomi

Dorong Profesionalisme Pengelola Zakat, BAZNAS Jabar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Amil Skema Kualifikasi 3

November 4, 2026
Featured

Puluhan ASN Tanah Bumbu Ikuti Pelatihan Komcad 2026, Perkuat Disiplin dan Kesadaran Bela Negara

November 4, 2026
Featured

Perkuat Kolaborasi Asean-Korea, Kabupaten Sumedang Tampil di Forum Internasional WINIT 2026

November 3, 2026
Featured

Wabup Fajar Paparkan Digitasi Hingga Desa pada Monev KI Jabar

November 3, 2026
Featured

Wabup Sumedang Turun Langsung, 700 Personel Bersihkan Sungai di Jatinangor

November 3, 2026
Next Post

Pj. Sekda Tanbu Tinjau Kesiapan Sekolah Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

No Result
View All Result

Berita Terkini

Bupati Andi Rudi Latif Lantik 42 Anggota BPD di Tanah Bumbu, Perkuat Demokrasi dan Tata Kelola Desa

November 5, 2026

Dorong Profesionalisme Pengelola Zakat, BAZNAS Jabar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Amil Skema Kualifikasi 3

November 4, 2026

Puluhan ASN Tanah Bumbu Ikuti Pelatihan Komcad 2026, Perkuat Disiplin dan Kesadaran Bela Negara

November 4, 2026

Perkuat Kolaborasi Asean-Korea, Kabupaten Sumedang Tampil di Forum Internasional WINIT 2026

November 3, 2026

Wabup Fajar Paparkan Digitasi Hingga Desa pada Monev KI Jabar

November 3, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC