KAB BANDUNG, — Dansektor 21 Satgas Citarum Kol Arm Nursamsudin menginstruksikan seluruh prajurit TNI di bawah jajaran Sektor 21 untuk tetap bekerja dengan fokus, tulus dan ikhlas dalam melaksanakan tugas mengembalikan ekosistem dan kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum sesuai Perpres No 15 Tahun 2018.
“Bekerjalah dengan tulus dan ikhlas, sebagai wujud tanggung jawab tugas. Jangan ada menyerah dalam melaksanakan tugas. Jadikan tugas ini sebagai bagian dari ibadah,” ungkap Kol Arm Nursamsudin saat memberikan arahan kepada anggota di Posko Sektor 21, Taman Kehati, Cimahi, Kamis (18/02/2020).
Sejak Maret 2018, Pemerintah Indonesia mulai melaksanakan program Citarum Harum di sepanjang DAS Citarum di Provinsi Jawa Barat. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memulihkan perairan tersebut yang mengalami kerusakan dan pencemaran akibat banyak hal.
Permasalahan tersebut meliputi limbah industri, domestik hingga limbah rumah tangga (sampah), bangunan liar di bantaran, persoalan lahan kritis. Untuk itu, sebagai satgas di lapangan harus mampu menjadi tauladan bagi lingkungan sekitar.
“Dalam menjalankan pengawasan terhadap pelaku pencemaran sungai, kita tidak memusuhi siapapun, yang kita musuhi adalah perbuatan pelanggarannya,” ungkapnya.
Dansektor 21 mengatakan jika Satgas Citarum Harum memiliki peran untuk mengawal perpres. Dalam melakukan sosialisasi dan pengawasan diutamakan bertindak dengan mengedepankan sikap humanis bukan arogansi.
Untuk menajamkan program rencana aksi di tiap wilayah Subsektor, Kolonel Nursamsudin memerintahkan jajaran satgas untuk melaksanakan kegiatan karya bakti bersama warga dan perangkat kewilayahan mulai dari tingkat RT, RW, tingkat desa hingga Kecamatan.
“Minimal, dalam sebulan melaksanakan sekali atau dua kali karya bakti bersama warga. Hal ini untuk membangun kebersamaan, meningkatkan kesadaran dan kepedulian warga terhadap lingkungan,” tuturnya.
Dansektor berharap dengan adanya kolaborasi ini sekaligus dapat mengedukasi warga dalam mengelola sampah, dengan tidak membuang sampah sembarang ke sungai.*












