LAMPUNG SELATAN, — Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto mengukuhkan Bunda PAUD Kecamatan Candipuro dan Bunda PAUD Desa se Kecamatan Candipuro, di Halaman Kantor Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (01/10/2019).
Pengukuhan Bunda PAUD se Kecamatan Candipuro dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan Burhanudin, Ketua II Pokja TP-PKK Lampung selatan Sri Wahyuni, Tim Penilai Apresiasi Bunda PAUD Lampung Selatan, Camat Kecamatan Candipuro Wasidi SE, Forkopimcam Kecamatan Candipuro, para kepala desa se-Kecamatan Candipuro serta para undangan.
Bunda PAUD mengucapkan banyak trimakasih kepada para kepala desa, Winarni Nanang Ermanto berharap kepada para kepala desa ikut peran sertanya dalam membina PAUD-PAUD dengan mengunjungi PAUD yang ada di desanya.
Serta mengajak masyarakat agar anak- anak sebelum ke sekolah dasar agar diwajibkan mengeyam ke pendidikan usia dini (PAUD), “Saya juga berharap kepada kepala sekolah SD kalau bisa masuk sekolah dasar bisa mempuyai sertifikat dari sekolah PAUD, guru atau kepala sekolah dasar jangan menuntut untuk menerima murid agar bisa membaca menulis agar tidak tertekan dari para Bunda PAUD tersebut,” imbau Winarni.
“Saya juga berharap, selaku kepala desa agar bisa memperhatikan sepenuhnya, dan memperhatikan pendidikan usia dini, gizinya bisa terjamin bisa menganggarkan lewat dana desa, emang besar tanggung jawab sebagai kepala desa namun karena sudah menjadi tuntutan harus dijalani juga,” ungkap Winarni.
Sementata Kadisdik Lamsel Burhanudin menyarankan, kententuan pemerintah anak usia dini itu anak 0 sampai 6 tahun tidak boleh di ajarkan sekaligus tentang membaca dan menulis. Ketika anak itu akan masuk ke SD artinya sekolah itu tidak boleh menargetkan bahwa kalau tidak bisa baca dan tulis tidak di terima, tidak boleh.
“Dan kalau bisa diupayakan yang akan masuk ke SD sudah pernah mengeyam pendidikan di PAUD, karena di desa itu semuanya sudah ada, dan disertakan melampirkan sertifikasinya untuk membuktikan bahwa dia sudah pernah mengeyam pendidikan di PAUD,” saran Burhanudin.
“Jangan dipaksakan harus bisa baca dan tulis agar tidak mempengaruhi kedepannya, dan kami kalau selalu ada kesempatan di sampaikan dan nantinya akan kami beri himbauan. Namun yang lebih penting lagi para tenaga didik Lamsel (Tindik) agar selalu bisa disiplin, itu kunci utama. Kalau sudah disiplin baru yang lainnya sepintar apapun kalau tidak disiplin tidak akan maju,” jelasnya.
Selamet-Andy











