BANDUNG, – Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Partai Golkar Jawa Barat akan difokuskan sebagai lembaga yang melakukan kajian strategis, saintifik, dan terukur dalam merumuskan program di sejumlah daerah pemilihan (dapil) di Jabar.
Langkah ini sesuai instruksi DPP Golkar, sebagaimana dipertegas dalam sambutan Wakil Ketua Umum, Wihaji pada acara silaturahim DPD Golkar Jabar beberapa waktu lalu.
Hal itu disampaikan Biro Pemenangan Pemilu Dapil 7 Jabar DPD Partai Golkar Jabar, Saeful Rohman yang menanggapi terkait kepengurusan Golkar periode 2026–2031.
Menurut Saeful, di bawah kepemimpinan Daniel Muttaqien Syafiuddin, Golkar Jabar akan kembali berjaya seperti masa kejayaannya sebelumnya.
Dia meyakini kemenangan dalam setiap kontestasi politik, baik legislatif maupun eksekutif, akan kembali menjadi tradisi Golkar ke depan, tradisi yang sempat redup dalam beberapa dekade terakhir.
”Golkar akan kembali berjaya di bawah kepemimpinan Kang Daniel Mutaqien,” ujar Saeful Rohman di Bandung, Rabu (29/7/2026).
Aktivis pergerakan ini meyakini kebangkitan Golkar di bawah kepemimpinan Daniel Mutaqien tercermin dari visi dan misinya dalam menahkodai partai berlambang pohon beringin ini.
Saeful menilai Daniel telah menanamkan semangat kebersamaan, totalitas, soliditas, dan adaptivitas sebagai ruh partai bagi seluruh pengurus.
”Selain visi dan misi, figurasi kepengurusan saat ini adalah kepengurusan yang ideal, karena diisi kombinasi tokoh senior yang sarat pengalaman serta generasi muda dengan inovasi, dan kreativitas dalam menerjemahkan visi-misi ketua ke dalam program dan aksi lapangan sesuai bidang masing-masing,” ujar Saeful.
Saeful juga menyampaikan DPD Golkar Jabar menginstruksikan seluruh pengurus DPD kabupaten/kota untuk segera menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) dalam rangka memilih pengurus baru.
Targetnya, pelaksanaan Musda di 27 kabupaten/kota harus tuntas hingga Agustus 2026. Dengan gerak cepat ini, diharapkan konsolidasi partai dapat berjalan maksimal hingga ke tingkat akar rumput.
”Musda DPD daerah akan diawali Kota Bogor pada 30–31 Juli. Selanjutnya akan disusul DPD Golkar daerah lainnya,” katanya. **












