BANDUNG,– Satresnarkoba Polrestabes Bandung melakukan penggerebekan dan razia eks lokalisasi Saritem, Andir, Kota Bandung, Jumat (9/10/2026) sore. Sebanyak 21 orang terindikasi positif narkoba jenis amphetamine dan langsung digiring ke Mapolrestabes Bandung.
Kinerja Satresnarkoba Polrestabes Bandung, yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Kompol Oliestha Ageng Wicaksana tentunya mendapat apresiasi dari semua pihak.
Ketua Umum Ormas Laskar Benteng Indonesia, Boyke Luthfiana Syahrir SH, ketika dimintai tanggapannya melalui sambungan telepon menuturkan, apresiasi yang sebesar-besar nya kita berikan kepada Kapolrestabes Bandung, khususnya Kasatnarkoba dalam menggerebek peredaran narkoba dan kawasan prostitusi Saritem.
“Tempat prostitusi tersebut menjadi tempat gembong narkoba alias menjadi kampung narkoba. Karena, di temukan nya bukti bukti narkoba jenis sabu di tempat tersebut. Hal ini menjadi sejarah, sepanjang penegakan hukum di wilayah hukum Kota Bandung, baru kali ini tempat lokalisasi Saritem di lakukan Penggerebekan dan di temukan nya peredaran Narkoba.
“Semoga para pelaku, maupun gembong gembong pengedar di hukum seberat berat nya agar Jota Bandung tidak rusak generasi oleh peredaran obat obat terlarang,” ungkap Boyke, Jumat (16/10/2026).
Boyke tokoh muda yang juga Advokat berharap peran Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Kota Bandung, untuk ikut bersama sama menutup tempat tersebut.
“Ketua umun Ormas Laskar Benteng Indonesia (LBI), siap selalu mendukung aparat pemerintah dan penegak hukum untuk menegakan peraturan daeran dan per undangan undangan sebagaimana ketentuan yang berlaku,”kata praktisi hukum yang sekaligus sebagai Tokoh pemuda di Jawa Barat Boyke Luthfiana Syahrir. **












