TANAH BUMBU, – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahun 2026 di Kabupaten Tanah Bumbu resmi dimulai. Hal ini ditandai dengan kegiatan ground breaking atau peletakan batu pertama yang dilaksanakan di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Kusan Hilir, pada Senin, 6 April 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 1022 Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., sebagai bentuk komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari upaya strategis untuk membuka akses wilayah yang selama ini tergolong terisolir dan sulit dijangkau oleh masyarakat, khususnya di Kecamatan Kusan Hilir dan sekitarnya.
Dengan adanya jembatan ini, diharapkan mobilitas masyarakat akan semakin lancar, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun untuk distribusi barang dan jasa. Selain itu, keberadaan jembatan ini juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Acara ground breaking berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal), jajaran pemerintah daerah, camat, serta perangkat desa setempat.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Eryanto Rais yang hadir mewakili, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang diinisiasi oleh Kodim 1022 Tanah Bumbu.
Menurutnya, kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah merupakan langkah strategis dalam mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses infrastruktur.
“Kolaborasi seperti ini sangat penting dalam mendorong percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Jembatan Perintis Garuda nantinya akan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, baik dari sisi konektivitas wilayah maupun peningkatan aktivitas ekonomi lokal.
Prosesi ground breaking ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Dandim 1022 Tanah Bumbu Letkol Inf Zierda Aulia Salam, didampingi oleh unsur Forkopimda serta perwakilan pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1022 Tanah Bumbu menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna memastikan pembangunan jembatan dapat berjalan lancar hingga selesai sesuai target yang telah ditetapkan.
“Kami berharap adanya dukungan dan sinergi dari seluruh elemen, sehingga proses pembangunan ini dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan menjadi tonggak penting dalam membuka keterisolasian wilayah, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Tanah Bumbu menuju pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan. (Ag)












