• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, April 24, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Jadi Narasumber Talkshow BPC PHRI, Bupati Sumedang Singgung Core Business

Jadi Narasumber Talkshow BPC PHRI, Bupati Sumedang Singgung Core Business

red cyber by red cyber
Maret 3, 2022
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,– Masih dalam rangkaian Rakercab, Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restauran (BPC PHRI) Sumedang, menggelar talkshow kewirausahaan dengan tema “Strategi Bisnis Kreatif Untuk Kebangkitan Pariwisata Sumedang” di Shapire City Park, Rabu (2/3/2022).

Selain talkshow, kegiatan dirangkaikan pula dengan Pengukuhan dan Pelantikan Asosiasi Kafe dan Resto (AKAR) Kabupaten Sumedang sebagai bagian anak Cabang BPC PHRI.

Talkshow menghadirkan beberapa narasumber, di antaranya Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Asep Haelusna (Owner Asep Strawberry) Perry Tristianto (Owner Floating Market) dan Herman Muchtar (Ketua BPD PHRI Jawa Barat).

Ketua BPC PHRI Sumedang, Nana Mulyana mengatakan, kondisi Covid-19 membuat sektor usaha hotel, restoran dan pariwisata kian terpuruk sehingga perlu ada gebrakan untuk membangkitkannya.

“Untuk menggerakan sektor parawisata agar bisa bangkit dari keterpurukan, kita sengaja menghadirkan beberapa praktisi yang juga aktif di beberapa organisasi untuk memberukan motivasi dan pencerahan,” katanya.

Dikatakan, ada ratusan cafe di Kabupaten Sumedang yang sebagian besar dikelola anak muda dan sekarang terhimpun dalam kepengurusan BPC PHRI dan AKAR.

“Pengurus BPC PHRI sekarang ini  70 persen diisi dari kalangan milenial.  Sekarang yang pegang kendali hampir semuanya adalah anak anak muda,” kata Nana.

Sementara Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir menyampaikan, sektor pariwisata bagi Sumedang saat ini sudah menjadi ‘core business’ mengingat potensi Sumedang yang begitu beragam, baik itu wisata alam, wisata budaya, maupun wisata buatannya.

Baca juga :  TNI Kerahkan Personel, Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak

“Setiap daerah harus punya ‘core business’ sesuai dengan potensinya. Sedangkan ‘core business’ Sumedang itu adalah pariwisata,” ujarnya.

Dony menjelaskan, bahwa pada bulan September tahun 2019 yang lalu Kabupaten Sumedang telah mendeklarasikan diri sebagai Kabupaten Pariwisata di Gedung Sapta Pesona Jakarta sehingga Pemda Sumedang  terus mendorong terwujudnya ekosistem Pariwisata, dimana seluruh elemen masyarakat diharapkan bisa ambil bagian dalam mendorong sektor pariwisata di Sumedang.

“Semua pimpinan SKPD menjadi ‘Kepala Dinas Pariwisata’. Semua SKPD jadi ‘Dinas Pariwisata’. Semua masyarakat jadi ‘pemandu wisata’ dan semua tempat di Sumedang menjadi ‘destinasi wisata. Semua itu kami lakukan untuk mendorong ekosistem Kabupaten Pariwisata,” jelasnya.

Selain mendorong ekosistem pariwisata, faktor aksesibilitas, amenitas dan atraksi juga tengah  dipacu. Bahkan, branding, advertising dan selling  yang dikolaborasikan dengan lima pilar pentahelix diharapkan bisa ikut memicu pengembangan sektor kepariwisataan.

“Berbagai sarana prasarana akomodasi pariwisata sedang kami bangun, termasuk beberapa ruas jalan menuju destinasi wisata di Sumedang dan sentra-sentra pertanian. Ini sudah menjadi komitmen kami selaku pemerintah daerah,” ungkapnya.

Baca juga :  Antisipasi Bencana, Kepala Desa Sindangpakuon Minta Jumsih Digalakkan

Meski di tengah-tengah pandemi Covid-19, lanjut Bupati, lompatan inovasi sangatlah diperlukan agar potensi yang ada bisa dikelola secara kreatif sehingga bisa menjadi nilai ekonomi yang akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami melakukan ‘ambidexterity government’. Jika orang-orang sekarang hanya berpikir untuk ‘survive’, kami lebih dari itu. Di samping ‘survive’, kami juga ‘to win’. Caranya yaitu dengan membuat inovasi agar pemulihan ekonomi ini biaa dipercepat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua BPD PHRI Jabar Herman Muchtar mengatakan, keberadaan PHRI harus memberikan kontribusi bagi Pemda dan bisa memberikan nilai tambah bagi kemajuan daerah.

“Keberadaan PHRI dan Asosiasi di dalamnya harus bisa memberikan kontribusi positif bagi Pemda dan harus mandiri sehingga memberikan nilai tambah bagi kemajuan Sumedang,” katanya.

Dalam mendorong kemajuan daerah, kata Herman, Sumedang tidak hanya cukup mengandalkan tahu saja, tetapi harus ada ikon lain yang bisa dimanfaatkan menjadi daya tarik Sumedang.

Apalagi dengan dibangunnya beberapa proyek strategis nasional seperti Tol Cisumdawu, masyarakat harus disiapkan agar Sumedang tidak menjadi kota mati.

“Sumedang nasibnya jangan sampai seperti Purwakarta karena kurang siap dengan adanya tol purbaleunyi. Menjadi mati karena tidak siap,” pungkasnya. (Abas)

Previous Post

Polsek Bojongloa Kidul Laksanakan Himbauan PPKM

Next Post

Polsek Andir Pengaturan Lalulintas

BeritaTerkait

Selain mempercepat kerusakan infrastruktur jalan, keberadaan ODOL bisa membahayakan pengendara lain. Foto Halloriau.com
Featured

Jalan Hancur Akibat ODOL, Dishub Jabar Perketat Pengawasan Angkutan Barang

April 24, 2026
Bapemperda DPRD Kota Bandung menggelar Rapat Kerja terkait Raperda tentang Bantuan Hukim Bagi Masyarakat Miskin di Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu, 22 April 2026.
Featured

DPRD Kota Bandung Inisiasi Pembentukan Raperda Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin

April 24, 2026
Entertainment

Musisi Top, Bintang Sinetron, Siap Meriahkan Karnaval SCTV di Kota Bandung

April 24, 2026
Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, H. Toni Wijaya, S.E., S.H., menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Kebijakan Perlindungan Perempuan dan Anak di Kota Bandung, di Hotel Papandayan.
Featured

DPRD Dorong Implementasi Kebijakan Perlindungan Perempuan dan Anak

April 23, 2026
Featured

83,8 Persen Warga Puas, Perubahan di Sekolah Bandung Mulai Terasa

April 23, 2026
Featured

Hasil Survei 85,9 Persen Warga Menyatakan Puas Terhadap Layanan Kesehatan

April 23, 2026
Next Post

Polsek Andir Pengaturan Lalulintas

No Result
View All Result

Berita Terkini

Selain mempercepat kerusakan infrastruktur jalan, keberadaan ODOL bisa membahayakan pengendara lain. Foto Halloriau.com

Jalan Hancur Akibat ODOL, Dishub Jabar Perketat Pengawasan Angkutan Barang

April 24, 2026

LSM Pemuda Geruduk Kejati Jabar, Desak Usut Proyek Rumah Dinas Wali Kota Cimahi

April 24, 2026
Bapemperda DPRD Kota Bandung menggelar Rapat Kerja terkait Raperda tentang Bantuan Hukim Bagi Masyarakat Miskin di Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu, 22 April 2026.

DPRD Kota Bandung Inisiasi Pembentukan Raperda Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin

April 24, 2026

Musisi Top, Bintang Sinetron, Siap Meriahkan Karnaval SCTV di Kota Bandung

April 24, 2026
Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, H. Toni Wijaya, S.E., S.H., menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Kebijakan Perlindungan Perempuan dan Anak di Kota Bandung, di Hotel Papandayan.

DPRD Dorong Implementasi Kebijakan Perlindungan Perempuan dan Anak

April 23, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC