SUMEDANG,– Ratusan pelajar yang terdiri dari siswa SMA/SMK/MA dan mahasiswa perguruan tinggi di Kabupaten Sumedang turut menyemuti gelaran Jambore Kebangsaan di Tahura Gunung Kunci, Selasa (20/8/2019).
“Sebanyak 200 pelajar dan mahasiswa sebagai generasi muda itu mendapat pemahaman pentingnya rasa nasionalisme/kebangsaan, khususnya dalam momen mengisi kemerdekaan,” jelas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumedang Hj. Rohayah Atang, sekaligus panitia penyelenggara.
Dia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat wawasan kebangsaan dan kebhinekaan dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa, serta akan meningkatkan rasa memiliki terhadap negara dan bangsa.
Sementara itu, materi dan narasumber Jambore Kebangsaan meliputi “Peran Generasi Muda dalam Pencapaian Visi Simpati sebagai Perekat Kebangsaan” oleh Wakil Bupati Sumedang, “Kebijakan Provinsi Jawa Barat dalam Meningkatkan Daya Saing Generasi Muda menuju Jabar Juara” oleh Kepala Badan Kesbangpol Jwa Barat, “Pendidikan Karakter” dari Dekan Fakultas FISIP Unpad Jatinangor, “Peran Polri dalam Menjaga Keutuan NKRI” dari Kapolres Sumedag, dan “Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara” dari Dandim 0610 Sumedang.
Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan saat membuka Jambore menyebutkan, Pemkab Sumedang selalu menyambut baik berbagai kegiatan positif, termasuk jambore ini.
“Sebab, ini sangat strategis sebagai ajang silaturahmi antar pemuda di seluruh kabupaten. Selain itu, ajang ini untuk memperkuat dan menguatkan rasa persaudaraan dan persatuan sesama generasi muda,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Erwan juga menyinggung maraknya berita bohong atau hoaks yang berpotensi memprovokasi masyarakat.
“Hoaks dapat menyebabkan perpecahan bangsa. Untuk itu, kita sebagai generasi muda harus lebih selektif dalam menerima informasi,” ujarnya.
Putra tokoh masyarakat Jawa Barat, H. Umum Muchtar itu mengajak seluruh generasi muda Sumedang untuk menjaga dan mengaktualisasikan rasa sayang, rasa cinta kepada bangsa dan negara dengan memberikan karya yang terbaik sesuai dengan kompetensi masing-masing..
“Sebagai contoh, cara kita mencintai lingkungan dan tanah air adalah dengan mengurangi limbah plastik dengan cara mengurangi penggunaan plastik, karena dampak plastik terhadap lingkungan merupakan akibat negatif yang harus ditanggung alam yang dapat mencemari tanah, air, laut bahkan udara,” kata Wabup.
Selain itu, Wabup juga mengingatkan akan bahaya Narkoba dan mengajak kaum millenial Kabupaten Sumedang untuk menjauhi Narkoba dan bersama-sama memerangi peredarannya. “Saya menghimbau kepada adik-adik kaum millenial agar tidak terjerumus ke dalam Narkoba yang dapat menghancurkan masa depan kita semua” tukasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Barat, anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Ketua Forum Pembaruan Kebangsaan, dan para narasumber Jambore Kebangsaan.












