• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Senin, November 9, 2026
Patroli Cyber
Advertisement
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik
No Result
View All Result
Patroli Cyber
No Result
View All Result
  • Regional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Kronik

Beranda » Jelang Kedatangan Santri, Wabup Tinjau Komplek Yayasan Al Masoem

Jelang Kedatangan Santri, Wabup Tinjau Komplek Yayasan Al Masoem

red cyber by red cyber
Agustus 10, 2020
in Featured, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG,– Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan mengecek protokol kesehatan menjelang kedatangan santriwan santriwari ke kampus Pesantren Siswa Al Ma’soem di Komplek Yayasan Al Ma’soem Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor, Senin (10/8).

Dalam kunjugannya bersama Dinkes, Satpol PP, dan Forkopimka Jatinangor, Erwan mewanti-wanti untuk menjaga kesehatan para santri saat kedatangan dan pada saat berada di asrama. Wabup pun mengapresiasi protokol kesehatan di Yayasan Al Ma’soem yang begitu ketat.

“Dua kali saya mengunjungi pondok pesantren, alhamdulillah sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Saya percaya lembaga sebesar Al Ma’soem, mampu menjaga protokol kesehatan dan menjaga kesehatan anak didik dan civitas akademika,” kata Erwan didampingi Ketua Yayasan Al Ma’soem Bandung Dr. Ir. H. Ceppy Nasahi Masoem MS.

Erwan pun mengimbau, bagi lembaga pendidikan formal (diluar pesantren) untuk tidak menyelenggarakan tatap muka karena resistensi penyebaran virus Covid 19 masih ada. Kecuali, pesantren karena siswa dikarantina di pondok dan tidak berinteraksi ke luar.

“Kalau santri kan tidak pulang pergi ke rumah atau ke dunia luar. Jadi terjamin kesehatannya. Kemudian, sebelum pembelajaran, santri akan dikarantina di ruang isolasi yang sudah disediakan pihak yayasan,” katanya.

Kabupaten Sumedang, lanjut Erwan, meskipun masuk zona hijau, tapi sebagian kecamatan masih zona merah. Seperti Jatinangor dan beberapa kecamatan lain yang masih ada warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca juga :  Mengantisipasi Kepadatan Kendaraan Polsek Padalarang Polres Cimahi Pantau Lalin Sore

“Saya sudah berkoordinasi dengan disdik, bahwa ada dua guru dan dua siswa yang terkonfirmasi Covid-19. Jadi, untuk tatap muka belum bisa diperbolehkan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Al Ma’soem Bandung Dr. Ir. H. Ceppy Nasahi Masoem MS mengatakan, untuk menjaga tidak terjadi kerumunan, kedatangan santri akan dibagi dalam beberapa gelombang. Ceppy pun memastikan bahwa di Al Ma’soem belum ada kegiatan belajar mengajar. Semuanya masih dilakukan secara daring atau online.

“Kita patuhi arahan pemerintah, sebelum ada surat edaran dari pemerintah, kita tidak menggelar tatap muka. Dan di Al Ma’soem, karena pembelajaran daring difasilitasi dengan siaran langsung, jadi belajar online serasa offline. Selain zoom meeting juga ada Google meet dan beberapa aplikasi online lainnya,” katanya.

Termasuk, kata Ceppy, sistem absensi siswa dengan pola dan konsep Al Ma’soem, tingkat kehadiran 97 persen siswa dari kelas VII sampai IX dan siswa kelas X sampai XII kehadiran sangat baik.

“Kita pantau absensinya dengan sistem yang kami punya, alhamdulillah ketidakhadiran cuma 3 persen. Sisanya ya online belajar daring,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan Pesantren Siswa Al Ma’soem, Asep Dedi Suhendri menambahkan salah satu syarat masuk ke Ponpes, harus ada surat keterangan sehat dari Dinkes minimal rapid tes dan surat pernyataan dari ortu, diatas materai tentang sehat dan izin dari orang tua.

Baca juga :  Anggota Polsek Lembang Intens Memantau Lalu Lintas di Jalur Wisata

“Jadi santri yang akan masuk pesantren, benar-benar sehat. Orangtuanya pun mengizinkan dengan membuat surat pernyataan. Kalau orang tua keberatan, mereka bisa menahan anaknya untuk tidak sekolah,” katanya.

Selain persyaratan tadi, para santri harus membawa masker 5 buah, madu, vitamin C, hand sanitizer, dan menerapkan pisikal distancing baik ketika datang, melaksanakan  solat, ngaji dan aktivitas lainnya.

“Pembelajaran santri pun kita lakukan pisikal distancing. Makan juga kita layani dengan petugas catering, pengambilan oleh petugas gak boleh sendiri. Termasuk Kantin semua tutup. Setiap ruangan ada hand sanitizer, dan selalu disemprot disinfektan,” katanya.

Pada saat kedatangan santri pun, lanjut Asep, awalnya ditargetkan 100 orang, namun karena perkembangan Covid-19 terus naik, maka yang hadir jadi 24 orang. Sehingga, pisikal distancing benar-benar diterapkan di kampus Al Ma’soem.

“Pada saat kedatangan santri, kendaraan dan barang milik santri disemprot disinfektan. Kemudian, santri disuruh cuci tangan dan dicek suhu tubuhnya. Orang tua pun cukup mengantarkan sampai parkir, nanti petugas yang mengantarkan,” tandasnya. (abas)

Previous Post

Wabah Corona di Sumedang Masih Harus Diwaspadai

Next Post

Bersihkan Sampah & Rumput di Sungai dan Bantaran Cidurian

BeritaTerkait

Featured

Pemkab Tanah Bumbu Ajukan Perubahan Ketiga Perda Perangkat Daerah, Sesuaikan Kelembagaan dengan Kebutuhan Pemerintahan

November 7, 2026
Featured

Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan Aplikasi Mantap Risiko, Perkuat Pengendalian dan Tata Kelola Pemerintahan

November 7, 2026
Featured

DPRD Tanah Bumbu Setujui Dua Raperda, Perkuat Penanggulangan Kemiskinan dan Pengembangan SDM

November 7, 2026
Featured

Azis Abdullah Bakal Calon Ketua PWI Sumedang, Ini Program yang Ditawarkannya

November 6, 2026
Featured

T-OPT Gathering 2026 Digelar di Batulicin, Toyota Perluas Pilihan Suku Cadang Berkualitas dengan Harga Terjangkau

November 6, 2026
Featured

Pemkab Tanah Bumbu Apresiasi RS Marina Permata, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan

November 6, 2026
Next Post

Bersihkan Sampah & Rumput di Sungai dan Bantaran Cidurian

No Result
View All Result

Berita Terkini

Pemkab Tanah Bumbu Ajukan Perubahan Ketiga Perda Perangkat Daerah, Sesuaikan Kelembagaan dengan Kebutuhan Pemerintahan

November 7, 2026

Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan Aplikasi Mantap Risiko, Perkuat Pengendalian dan Tata Kelola Pemerintahan

November 7, 2026

DPRD Tanah Bumbu Setujui Dua Raperda, Perkuat Penanggulangan Kemiskinan dan Pengembangan SDM

November 7, 2026

Azis Abdullah Bakal Calon Ketua PWI Sumedang, Ini Program yang Ditawarkannya

November 6, 2026

T-OPT Gathering 2026 Digelar di Batulicin, Toyota Perluas Pilihan Suku Cadang Berkualitas dengan Harga Terjangkau

November 6, 2026
Patroli Cyber

Patrolicyber.com - Membangun Bangsa Indonesia

Jl. Ahmad Yani No. 262 (Lt.2 Komp. Stadion Sidolig) Kota Bandung
Email: redaksipatrolicyber@gmail.com

  • Home
  • Ekonomi
  • TNI-Polri
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • PARLEMEN
  • Kronik

Patrolicyber.com © 2020 MFC

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • TNI-Polri
  • Hukum
    • Kronik
  • Nasional
    • Regional
  • Olahraga
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Patrolicyber.com © 2020 MFC