Garut, – Penambahan Kasus Terkonfirmasi Virus Corona di Kabupaten Garut kembali terjadi, total kasus sementaranya mencapai angka 26.768 kasus.Rabu (20/10/2021)
Hal tersebut akibat kurang disiplinnya masyarakat dalam menerapkan Protokol kesehatan oleh sebagian masyarakat, hal ini disebabkan karena kurang disiplinnya masyarakat dalam menerapkan Protokol kesehatan ketika beraktivitas diluar rumah.
Untuk itu jajaran Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar terus melaksanakan kegiatan Pencegahan penyebaran virus tersebut di wilayah Kabupaten Garut baik berupa himbauan dan edukasi maupun dengan cara melaksanakan program Penyemprotan Disinfektan dengan sasaran tempat yang rawan dan dapat memaparkan Virus Corona kepada masyarakat.
Team Penyemprotan Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar Dipimpin Briptu Aris Harismawan melaksanakan kegiatan Penyemproran Disinfektan di Lingkungan Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Garut.
Setibanya di lokasi anggota langsung melaksanakan kegiatan Penyemprotan Disinfektan di dampingi petugas Security di tempat yang rawan dan berpotensi menyebarkan virus Corona karena kerap digunakan oleh masayarakat, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut pun mengucapkan banyak terima kasih atas kegiatan pencegahan paparan COVID-19 melalui kegiatan Penyemprotan Disinfektan Brimob Jabar dan berharap Pandemi ini segera berakhir.
Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K., mengatakan “Sudah mencapai 704.537 kasus terkonfirmasi COVID-19 terjadi di Provinsi Jawa Barat dengan kasus harian yang terus mengalami peningkatan yang tidak sedikit hari ini saja sebanyak 67 kasus baru terjadi
Oleh karena lanjut Yuri, itu jajaran Satbrimob Polda Jabar melaksanakan kegiatan Pencegahan salah satunya adalah dengan Penyemproran Disinfektan di tempat yang rawan akan paparan Virus Corona ini merupakan wujud dari Bhakti Brimob Polda Jabar untuk masyarakat”.
“Penambahan kasus Terkonfirmasi COVID-19 masih terus terjadi di Provinsi Jawa Barat tepatnya di kabupaten Garut yang mana kasus hariannya mencapai angka 67 kasus baru yang menambah total kasusnya menjadi 704.537 kasus.” pungkasnya.












