BANDUNG,– Dalam rangka Milangkala ke 36 PPG Sawana Bandung, sebuah aksi bertajuk “Baralik Ka Leuweng Dina Raga Babakti” digelar di Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Senin, (25/12/2023).
Acara dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Camat Cileunyi, Kanit Satpol PP Cileunyi dan para Pencinta Alam Sadawana.
Adapun pertimbangan “Baralik Ka Leuweung Dina Raga Babakti”, mengingat kondisi saat ini alam dinilai rusak bahkan dapat menimbulkan bencana alam seperti longsor.
Tokoh setempat, Abah Cecep didampingi Abah Soma mengaku dari tahun ‘86 an ngamumule atau melestarikan lokasi Batu Kuda. Sehingga dengan acara ini, ia mengaku terharu bahkan bisa berkumpul dengan penerusnya.
“Kita terus berjuang tanpa mengenal lelah. Sadawana selalu kompak, solid dalam menata juga mempertahankan lahan hutan tersebut,” ungkapnya.
Ia pun berharap pihak lainnya senantiasa melestarikan dan menjaga alam karena sebagai warisan untuk generasi selanjutnya.
“Identitas Gunung Manglayang adalah warisan leluhur, maka hrus kita jaga rawat demi anak cucu kita,” tambah Abah Caca.
Sementara perwakilan dari organisasi milennial menyampaikan, generasi penerus sejatinya selalu ‘dekat dan bersahabat’ dengan hutan.
“Kita harus tahu bagaimana cara peduli lingkungan hutan. Kalau tidak kenal, tidak dekat dengan alam hutan, maka jangan heran jika alam menjauhi kita dan memberikan bencana. Maka dari itu, cintai alam mulai dari sekarang melalui pelestarian budaya lingkungan,” ungkap Muklis, pewakilan dari ORARI pusat.
Ia pun berpesan agar Gunung Manglayang tetap terjaga dan semua pihak harus menjadi penyelamat Gunung Manglayang.
Senada, Dosen ITB, Mulyaningrum juga berpesan kepada para pecinta alam untuk senantiasa menjadi benteng pertahanan Gunung Manglayang. Pihaknya pun mendukung jika pemerintah mengeluarkan anggaran untuk merawat keasrian gunung. (Abah Maman)












