INDRAMAYU,- Setelah sebelumnya tim Search and Rescue (SAR) Basarnas Bandung menemukan satu dari dua korban kecelakaan laut, yakni kapal tenggelam di kilometer Nok Tantri di Perairan Sumber Mas, Ds. Ilir Kec. Kandanghaur Kab. Indramayu, korban lainnya yang merupakan suami dari korban pertama berhasil ditemukan, Jumat (7/6/2019) sekitar pukul 15.55 Wib.
Bagian Humas Basarnas Bandung, Josua Banjarnahor menyebutkan, korban Darnengsih ditemukan meninggal dunia, kemudian menyusul pada pukul 15.55 WIB korban bernama Radja yang tak lain merupakan suami Darnengsih berhasil ditemukan, juga dalam keadaan meninggal dunia. Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.
“Dengan demikian, operasi SAR terhadap pasangan suami istri (pasutri) yang mengalami kecelakaan laiut telah tuntas. Ya di hari kedua ini telah selesai,” ujarnya.
seperti diberitakan sebelumnya, hari kedua Operasi SAR membuahkan hasil, satu dari dua korban kecelakaan Laut Kapal Nelayan Km Nok Tantri di perairan Sumbermas Desa Ilir, Kec. Kandanghaur, Kab. Indramayu berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan. Korban ditemukan pukul 09.45 WIB di sekitar LKP (Last Known Position).
Korban pertama yang ditemukan ialah Darnengsih. Jenazah korban dibawa ke Puskesmas Kandanghaur, Kab Indramayu untuk kemudian dibawa ke rumah duka.
“Operasi SAR dilanjutkan kembali pukul 10.30 WIB dengan fokus pencarian satu korban bernama Radja (36), di sekitar LKP hingga akhirnya kedua korban telah kami temukan, meski sayang sudah tak bernyawa,” katanya.
Kedua korban merupakan warga Blok Cidempet RT/RW 02/08, Desa Ilir, Kec. Kandanghaur, Kab. Indramayu.
“Dalam operasi ini, melibatkan berbagai unsur, seperti Polair Indramayu, Pos AL Indramayu, UPP Indramayu dan nelayan setempat,” tandasnya.
Abas












